Home / Medan / 11.216 Warga Sumut Nikmati Gas Murah

11.216 Warga Sumut Nikmati Gas Murah

image_pdfimage_print

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT PGN Tbk Dilo Seno Widagdo bersama Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Parulian Sihotang, Sekretaris Direktorat Jenderak Migas Iwan Prasetya Adhi dan Kasubdit Pengaturan Akun, Tarif dan Harga Direktorat Gas Bumi Anwar Rofiq mencoba menghidupkan kompor warga dari Jargas yang sudah operasional pada peresmian Jargas di Kantor Camat Medan Denai Jalan Pancasila Medan Selasa (26/3). (Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 26/3 (LintasMedan) – Sebanyak 11.216 sambungan rumah tangga (SR) jaringan gas (Jargas) warga Sumatera Utara mulai menikmati gas murah dari operasional jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Deli Serdang dan Medan.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT PGN, Tbk Dilo Seno Widagdo menyampaikan dari jumlah tersebut terdiri dari 5.560 SR di Deliserdang dan Kota Medan 5.656 SR.

“Ini merupakan alokasi Jargas di Sumut untuk tahun anggaran 2018,” ujarnya pada peresmian Jargas di Kantor Camat Medan Denai Jalan Pancasila Medan Selasa (26/3).

Hadir Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Parulian Sihotang, Sekretaris Direktorat Jenderak Migas Iwan Prasetya Adhi, Kasubdit Pengaturan Akun, Tarif dan Harga Direktorat Gas Bumi Anwar Rofiq, Sales Area Head PT PGN Tbk Medan Saeful Hadi dan Humas Yusnani.

Peresmian itu ditandai dengan menghidupkan kompor gas dari Jargas di salah satu rumah penduduk sekaligus melihat atraksi masakan.

Dilo Seno Widagdo menjelaskan untuk Kota Medan, Jargas yang sudah dipasang ke konsumen per 22 Maret 2019 sebanyak 1.404 unit. Pembangunan SR mencakup wilayah Tegal Sari Mandala, Medan Area dan Medan Denai.

Sejak dibangun pertama kali tahun 2009 dengan dana APBN, Jargas sudah mengaliri 325.773 SR pada 40 kabupaten/kota di 16 provinsi. Pada tahun 2019 akan dibangun lagi sebanyak 78.216 SR Jargas di 18 lokasi di Indonesia.

Ia menyebut peresmian program Jargas di Medan pun menjadi momentum penting bagi PGN karena Ibu Kota Sumut ini juga sebelumnya tercatat sebagai salah satu lokasi awal pelayanan gas bumi yang dilakukan PT Perusahaan Gas Negara, Tbk. Sejak tahun 1987-2016 telah beroperasi layanan gas sebanyak 19.753 rumah tangga atau RT.

PT Hutama Karya (Persero) telah merampungkan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga di Kota Medan. Infrastruktur yang dibangun menggunakan dana APBN 2018 ini pun mulai mengaliri 5.656 sambungan rumah tangga yang tersebar di beberapa lokasi.

Deputi Monetisasi dan Keuangan Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas, Parulian Sihotang menambahkan setelah pipa distribusi tersebut selesai dibangun, Jargas Kota Medan selanjutnya akan dikelola oleh PGN.Pasokan gas Jargas Kota Medan berasal dari PT Triangle Pase Inc dengan volume sebesar 0,2 mmscfd.

Ia menjelaskan, pada tahap ini Jargas Kota Medan tersebar di beberapa wilayah, yakni Tegal Sari Mandala I, Tegal Sari Mandala II, Tegal Sari Mandala III, Tegal Sari I dan Tegal Sari III. Dengan total investasi pembangunan jaringan distribusi senilai Rp52 miliar.

“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Jargas diyakini dapat menghemat biaya bahan bakar masyarakat, ramah lingkungan serta mengurangi beban subsidi BBM atau LPG pada sektor rumah tangga. Jargas juga dibangun di daerah-daerah yang memiliki sumber gas atau dekat dengan sumber gas serta memiliki jaringan transmisi. Dengan begitu, masyarakat setempat dapat menikmati sumber daya alam yang ada di daerahnya.

“Medan merupakan salah satu daerah prioritas pembangunan Jargas sehingga pemerintah akan terus melanjutkan pengembangan jaringannya secara bertahap,” kata Parulian.

Rabitha, 54, ibu rumah tangga konsumen gas bumi di Kecamatan Medan Denai, mengaku merasa gembira bisa mendapatkan aliran dari program Jargas. Dia memilih menggunakan gas bumi untuk keperluan memasak agar lebih hemat. (LMC-05)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey