Home / Nasional / Wisatawan Tetap Ramai Kunjungi Ground Zero

Wisatawan Tetap Ramai Kunjungi Ground Zero

Wisatawan asing berkunjung ke lokasi tugu korban bom Bali di Jalan Legian Kuta, Minggu (29/3). Lokasi itu hingga kini tetap ramai dikunjungi untuk melakukan ritual tabur bunga atau hanya sejedar berfoto-foto.(Foto:LintasMedan/irma)

Wisatawan asing berkunjung ke lokasi tugu korban bom Bali di Jalan Legian Kuta, Minggu (29/3). Lokasi itu hingga kini tetap ramai dikunjungi untuk melakukan ritual tabur bunga atau hanya sekedar berfoto-foto.(Foto:LintasMedan/irma)

Bali, 31/3 (LintasMedan) – Monumen tragedi bom Bali, di Jalan Legian Kuta hingga saat ini terus rutin dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun manca negara.

Tugu yang dikenal dengan nama Ground Zero ini bahkan masih terus diziarahi oleh warga Bali dan wisatawan yang datang dengan menggelar ritual tabur bunga.

Monumen yang dibangun untuk memperingati para korban tragedi bom Bali 12 Oktober 2002 itu kini menjadi salah satu lokasi wisata. Para wisatawan kerap berfoto-foto di sekitar lokasi.

Untuk selanjutnya mendekati tugu dan membaca sejumlah nama korban meninggal serta asal negara yang tertulis pada monumen.

“Yah, setiap hari tetap ada wisatawan yang berkunjung ke tugu ini. Mereka berfoto-foto di sini,” kata Budayana, warga Bali yang berprofesi sebagai petugas keamanan salah satu perkantoran yang terletak tepat di samping tugu, baru-baru ini.

Sementara jika malam hari sekitar lokasi tugu juga kerap diramaikan ratusan orang hanya untuk sekedar duduk-duduk menikmati kota Legian.

Tragedi yang dikenal dengan nama bom Bali 1 yang menelan nyawa 202 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka nampaknya tidak serta merta mengurangi kecintaan wisatawan asing mengunjungi Pulau Dewata tersebut.

Bahkan sangkin cintanya akan Bali, banyak wisatawan mancanegara itu kemudian tertarik berinvestasi dengan membeli rumah di wilayah yang dikenal dengan keindahan alamnya itu.

Seperti dituturkan Jimmy, 60, turis asing asal Australia yang mengaku telah membeli rumah dan menetap di Bali.

“Saya ingin terus menikmati hidup di Bali bahkan sudah beli rumah di sini, di kawasan Tuban yang berdekatan dengan Bandara Ngurah Rai,” katanya dalam bahasa Indonesia yang fasih.(LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top