Home / Headline / Pengungsi Sinabung Butuh Tambahan Tenda Darurat

Pengungsi Sinabung Butuh Tambahan Tenda Darurat

Ilustrasi - Gunung Sinabung kembali menyemburkan lava dan debu vulkanik, baru-baru ini.  (Foto: LintasMedan/ist)

Ilustrasi – Gunung Sinabung kembali menyemburkan lava dan debu vulkanik, baru-baru ini. (Foto: LintasMedan/ist)

Kabanjahe, 21/6 (LintasMedan) – Sejumlah kepala keluarga korban erupsi Gunung Sinabung mengaku membutuhkan tenda dan toliet darurat tambahan karena kapasitas posko penampungan dan tenda yang tersedia belum seimbang dengan jumlah pengungsi.

“Kami berharap ada tambahan tenda darurat,” kata Koordinator Posko Desa Kuta Rayat Saleh Sembiring, di Posko Jambur Tongkoh, Berastagi, Minggu.

Disebutkannya, jumlah warga Desa Kuta Rakyat di posko pengungsian tersebut sekitar 666 kepala keluarga atau 2.728 orang.

Namun karena kapasitas posko penampungan pengungsi tidak cukup, lanjut Saleh, masih banyak warganya yang bertahan di Desa Kuta Rakyat.

Sebelumnya Pemerintah berjanji akan segera mendirikan tenda darurat tambahan, tetapi hingga saat ini belum terealisasi.

Para pengungsi tinggal di jambur atau balai pertemuan terbuka.
Setiap sisi balai hanya ditutupi terpal. Alas tidurnya hanya berupa terpal dan beberapa tikar.

Lokasi itu untuk menginap para ibu dan anak-anak, sedangkan para bapak dan laki-laki membuat tenda darurat seadanya menggunakan terpal di luar balai pertemuan itu dengan ukuran 4 meter x 6 meter.
“Kalau malam dingin sekali. Kami sudah lima hari mengungsi di sini,” kata seorang warga, Mujahid Purba.

Sementara itu Kepala Desa Jeraya Johana Boru Sinuraya, mengemukakan, sebanyak 689 orang warganya saat ini diungsikan ke Posko Desa Surbakti.

“Di posko itu hanya ada satu kamar mandi sekaligus toilet serta empat toilet darurat. Kami masih butuh kamar mandi yang lebih banyak. Minimal 10 agar tidak terlalu lama mengantre,” katanya.

Pascaerupsi Gunung Sinabung selama tiga hari terakhir, dilaporkan ada 9.496 warga mengungsi dari 11 desa dalam zona bahaya.

Para pengungsi tinggal di 10 lokasi yang aman dari erupsi Gunung Sinabung.

Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho saat mengunjungi para pengungsi, Sabtu (10/6), mengatakan pihaknya datang untuk meninjau lapangan sekaligus mendata segala keperluan pengungsi.

“Saya mendaftar semua keperluan pengungsi untuk dibawa dalam rapat koordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) pada Selasa depan,” kata Gatot. (LMC-01/KC)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top