Home / Headline / Sastra : Tidak Sulit Menjadi Walikota Medan

Sastra : Tidak Sulit Menjadi Walikota Medan

Sejumlah penarik beca memperlihatkan bantuan tenda dari bakal calon walikota Medan, Sastra SH MKn, di Medan, Selasa (9/6).(Foto:LintasMedan/ist)

Sejumlah pengemudi beca bermotor memperlihatkan bantuan tenda dari bakal calon walikota Medan Sastra SH MKn, di Medan, Selasa (9/6).(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 9/6 (LintasMedan) РBakal Calon Walikota Medan Sastra SH, M.Kn, berpendapat mengemban tugas sebagai Walikota Medan bukan suatu hal yang sulit,  asalkan pejabat publik yang bersangkutan memiliki arah dan kebijakan pembangunan yang tepat dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat luas.

“Pemimpin harus peka dan mampu memahami secara utuh apa yang diinginkan masyarakat,” katanya di Medan, Selasa,

Keinginan masyarakat di antaranya adalah pemimpin yang jujur dan adil, memiliki keteladanan, serta transparansi dalam mengelola anggaran.

Kejujuran seorang pemimpin, menurutnya bisa terlihat dari kebijakan-kebijakan yang dilakukan harus transparan dan benar-benar berorientasi kepada  kepentingan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras dan antargolongan.

“Dari hasil kajian yang saya lakukan bersama kawan-kawan, masyarakat di Medan dewasa ini sangat membutuhkan pemerataan pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas, seperti jalan raya, ruang terbuka hijau, pasar tradisional dan fasilitas pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, Sastra juga menilai penyerapan pajak dan retribusi dalam rangka mendongkrak kinerja pendapatan asli daerah (PAD) belum maksimal untuk menjawab kebutuhan anggaran pembangunan dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat.

Sementara Kota Medan dengan perkembangan bisnis dan jasa yang relatif dinamis, sesungguhnya merupakan peluang besar untuk meraup sumber PAD secara lebih maksimal sekaligus meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Jika kinerja pengutipan dan pengelolaan pajak maupun retribusi berjalan maksimal, ia menyatakan optimistis APBD Kota Medan bisa mencapai sedikitnya Rp7 triliun.

“Dengan asumsi APBD Kota Medan Rp7 trilun, tentunya banyak program dan kegiatan yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat bisa diwujudkan,” tuturnya.

Bahkan sebagian dari anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk menambah insentif dan tunjangan kesejahteraan pegawai dan para pejabat di jajaran Pemerintah Kota Medan.

“Kalau insentif dan kesejahteraan pegawai maupun pejabat di Pemko Medan ditingkatkan, saya yakin kualitas dan kinerja pelayanan publik akan lebih baik,” katanya.

Karena itu, Sastra mengaku tidak sulit untuk mengemban tugas menjadi Walikota Medan jika dirinya dipilih dan dipercaya oleh masyarakat. (LMC-01)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top