Home / Sports / Sumut Raih 3 Emas di Peparpenas VII

Sumut Raih 3 Emas di Peparpenas VII

PARALIMPIAN Sumut yang memperoleh medalibersama dengan Ketua Kontingen Sumut Mazrinal Nasution dan ofisial.(Foto:LintasMedan/ist)

PARALIMPIAN Sumut yang memperoleh medalibersama dengan Ketua Kontingen Sumut Mazrinal Nasution dan ofisial.(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 16/6 (LintasMedan) – Kontingen Sumut memperoleh 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu pada Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VII di Bandung, Jawa Barat, 9 sampai 15 Juni lalu.

Demikian disampaikan Ketua Kontingen Peparpenas Sumut, Mazrinal Nasution SE MAP di Medan, Senin.

Dari Peparpenas dua tahun lalu di Jakarta, kontingen Sumut mengalami peningkatan satu perolehan emas.

“Peparpenas di Jakarta tahun 2013, kontingen Sumut memperoleh dua emas, sedangkan peringkat tetap 12,” kata Mazrinal.

Mazrinal mengakui bahwa persaingan sangat ketat. “Lagi pula kita (Sumut) tidak menurunkan semua paralimpian pada nomor kecacatan. Misalnya di tuna daksa, kita hanya menurunkan dua paralimpian dari delapan kuota,” ujar Mazrinal. Untuk tuna daksa, menurut Mazrinal, kekurangan paralimpian. Untuk ke depan, tuna daksa menjadi fokus pembinaan.

Paralimpian putra cabang atletik, Pamelius Giawa menyumbangkan dua emas dan satu perunggu bagi kontingen Sumut. Pamelius yang merupakan tuna netra memperoleh emas pada nomor tolak peluru dan lompat jauh. Perunggu diperoleh dari nomor lari 200 meter. Satu emas lain dihasilkan, Agus Brutu (tuna netra) juga dari cabang atletik nomor lari 100 meter putra.

Tiga perak diperoleh, Putra Novaldi (tuna daksa) nomor lari 100 meter putra, M Diki Chandar (tuna daksa) tolak peluru putra, Aisyah Witayanti (tuna netra) cabang catur putri. Tiga perunggu didapat, Putra Novaldi (tuna daksa) nomor lari 200 meter, Pamelius Liawa (tuna daksa) lari 200 meter putra dan Jordan Armando (tuna grahita) tenis meja putra.

Sumut mengirimkan 18 paralimpian dengan mengikuti lima cabang olahraga dengan empat klasifikasi, yakni tuna daksa, tuna grahita, tuna netra dan tuna rungu. Jatim tampil sebagai juara umum, dan Solo ditetapkan sebagai tuan rumah pada Peparpenas VIII/2017.

Peparpenas VII/2015 diikuti 34 provinsi, dibuka oleh Menpora H Imam Nahrawi SAG didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di lapangan Universitas Padjajaran Bandung, 11 Juni lalu.

Sementara itu, Kadisporasu H Baharuddin Siagian SH MSi memberikan apresiasi kontingen Peparpenas Sumut. “Kita mengharapkan Peparpenas di Solo tahun 2017 prestasi dapat ditingkatkan,” ujar Baharuddin.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey