Home / Hukum / DPRD Sumut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Gas Oplosan

DPRD Sumut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Gas Oplosan

Ilustrasi -gas Oplosan

Ilustrasi -gas Oplosan

Medan, 22/12 (LintasMedan ) – Kalangan anggota DPRD Sumut membidangi hukum dan pemerintahan meminta polisi untuk transparan dalam upaya mengusut tuntas kasus gas oplosan, yang belum lama ini gudang penyimpanannya digrebek oleh aparat.

“Kita minta jangan tebang pilih dan tegakkan hukuman setegas-tegasnya bagi para pelaku yang terlibat dalam praktik melawan hukum dan merugikan masyarakat itu,” kata Ketua Komisi A DPRD Sumut, Toni Togatorop di Medan, kemarin.

Sejauh ini, kata Politisi Hanura itu ada kesan pelaku yang sebenarnya masih belum tersentuh hukum dan tetap bebas berkeliaran.

“Siapapun dia oknum di balik kasus dugaan pengoplosan gas itu, baik pejabat publik maupun oknum anggota dewan jika terbukti bermain gas oplosan harus ditindak dan diproses secara hukum,” Toni.

Toni menilai tindak lanjut kasus penggerebekan gudang diduga tempat pengoplosan gas yang digrebek aparat di kawasan Jalan Ring Road Pasar III Tanjung Sari, Medan Selayang beberapa waktu lalu, terkesan masih jalan di tempat.

Dalam kasus tersebut kepolisian hingga kini masih sebatas mengamankan dan menahan sejumlah karyawan. Sementara oknum pemilik yang diduga merupakan pimpinan salah satu fraksi di DPRD Sumut sama sekali belum diperiksa.

Komisi A kata Toni berjanji akan memanggil sejumlah pejabat terkait maupun kepolisian dalam upaya meminta keterangan kembali seputar kasus gas oplosan tersebut.

“Apalagi tindakan pengoplosan gas semakin marak di Sumut dan Kota Medan,” ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD Sumut membidangi Perekonomian, Donald Lumban Batu juga menegaskan,
siapa saja yang melakukan tindak kejahatan harus segera diproses hukum.

“Karena tidak ada yang kebal hukum di negeri ini,”cetusnya.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey