Home / Nasional / Indonesia Rugi Rp221 Triliun Akibat Kebakaran Hutan

Indonesia Rugi Rp221 Triliun Akibat Kebakaran Hutan

Presiden Jokowi mengatakan, butuh tiga tahun untuk sepenuhnya mengendalikan situasi kebakaran hutan.(Foto:LintasMedan/ist)

Presiden Jokowi mengatakan, butuh tiga tahun untuk sepenuhnya mengendalikan situasi kebakaran hutan.(Foto:LintasMedan/ist)

Jakarta, 17/12 (LintasMedan) – Pemerintah Indonesia mengalami kerugian sebesar $15.72 miliar atau sekitar Rp 221 triliun akibat bencana kebakaran hutan.

Temuan itu dikemukakan Bank Dunia dalam laporan triwulan terakhir di 2015.

Angka itu tak begitu jauh dari yang ditaksir aktivis lingkungan di Indonesia.

Menurut Bank Dunia, bencana kebakaran hutan dan kabut asap membuat Indonesia mengeluarkan biaya yang jumlahnya “lebih dari dua kali” biaya rekonstruksi setelah Tsunami Aceh pada 2004.

Kebakaran hutan di Indonesia mengakibatkan sejumlah negara di Asia Tenggara diselimuti kabut asap selama berbulan-bulan.

Api menyebar akibat praktik tebang-bakar, atau slash-and-burn, oleh sejumlah perusahaan yang membuka lahan untuk perkebunan kelapa sawit dan kayu pembuat kertas.

“Krisis ekonomi dan lingkungan yang sangat besar berulang tahun demi tahun, karena sekian ratus bisnis dan sekian ribu petani berusaha mencari untung dari praktik spekulasi lahan dan perkebunan. Sementara itu, puluhan juta warga Indonesia menderita gangguan kesehatan dan ekonomi,” kata World Bank dalam rilisnya.

Presiden Jokowi mengatakan, butuh tiga tahun untuk sepenuhnya mengendalikan situasi kebakaran hutan.

Pemerintah menyatakan akan mencabut lisensi perusahaan maupun individu yang terbukti membakar lahan, dan siapa yang tertangkap akan dijatuhi hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Berdasarkan data World Bank, sampai Oktober tahun ini, telah terbakar lebih dari 800.000 ha hutan di delapan provinsi – sekitar 100.000 ha di masing-masing provinsi.

“Kini saatnya Indonesia menangani apa yang mendorong pembakaran hutan oleh manusia, menegakkan hukum, dan memperbaiki kebijakan demi mengurangi risiko krisi ekonomi terjadi lagi,” tulis Bank Dunia.

Kebakaran dan kabut asap telah berdampak parah pada anak-anak dan kehidupan liar -termasuk Orang Utan.(LMC/BBC)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey