Home / Nasional / Catatan IPW, Polisi dan TNI Gugur Pada 2015

Catatan IPW, Polisi dan TNI Gugur Pada 2015

Ilustrasi TNI-Polri (Foto:Lintasmedan/ist)

Ilustrasi TNI-Polri (Foto:Lintasmedan/ist)

Jakarta, 2/1 (LintasMedan) – Indonesia Police Watch (IPW) mencatat jumlah polisi tewas di seluruh Indonesia ada sebanyak 18 orang dan 74 luka-luka. Sedangkan, TNI tercatat 10 orang tewas dan 12 orang mengalami luka-luka.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane, Sabtu menyebutkan aparat yang bertugas menjaga keamanan dan pertahanan Indonesia serta melayani dan melindungi masyarakat ini gugur pada saat menjalankan tugas, menjadi korban pengeroyokan, ditembak begal, ditabrak, ditusuk.

Namun ada juga akibat bentrokan sesama polisi, bentrok dengan TNI dan korban bunuh diri.

Selain itu, di Papua, Lampung, Sumsel, Jatim, dan Gorontalo aparat gugur masing-masing dua peristiwa. Sementara di Jateng, Jogja, Maluku, dan NTB masing-masing satu peristiwa.

Berikut di antara perwira TNI dan Polri tewas di medan konflik selama tahun 2015 yang dirangkum:

Anggota TNI ditembak OPM di Papua, Mayor Inf Jhon de Fretes yang ditemukan tewas di Kampung Namuni, Mamberamo Raya, Papua. Perwira penghubung ini tewas setelah diserang kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka atau OPM pada Senin (30/11). Mayor Inf Jhon de Fretes ditembak di bagian perut dan langsung meninggal.

Anggota TNI, Serka Sainudin yang gugur dengan luka tembak di kepala, terjadi di Dusun Gayatri, Desa Meranda, KM 6-7 sekitar pukul 09.00 WITA, Minggu (29/11). Sebelum kejadian anggota Satuan Ba Purir Kipan C Yonif 712 Raider itu tengah melakukan patroli di wilayah Poso.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengaku mendapat informasi dan memastikan jika pelaku adalah teroris kelompok Santoso.

Kemudian dua anggota TNI Satuan Unit Intelkam Kodim 0103 Aceh Utara diculik oleh sekelompok anggota Din Minimi, Senin (23/3). Korban penculikan masing-masing Serda Hendri, dan Sertu Indra yang kemudian ditemukan sudah tak bernyawa di tepi hutan.

Kedua korban mengalami luka tembak di bagian badan.

Sementara itu, penyerangan terhadap kantor polisi dilakukan kelompok bersenjata di Papua menyerbu Polsek Sinak, Minggu (27/12). Akibatnya, tiga polisi tewas diterjang peluru, sedang dua orang lainnya berhasil selamat dari penyerbuan tersebut.(LMC/MC)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top