Home / Headline / Dilantik, Pemprov Sumut Bebankan Rp200 Juta per Kepala Daerah ?

Dilantik, Pemprov Sumut Bebankan Rp200 Juta per Kepala Daerah ?

Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi pada acara gladi resik rencana pelantikan kepala daerah, Selasa (16/2) di Lapangan Merdeka.(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 16/2 (LintasMedan) : Sejumlah 15 pasangan kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak Sumatera Utara 9 Desember lalu dipastikan akan dilantik, Rabu pukul 9.30 di Lapangan Merdeka.

Namun beredar informasi pasangan yang akan dilantik ini dibuat pusing ‘tujuh keliling’.

Pasalnya, Pemprov Sumut diduga membebani mereka harus bayar Rp200 juta perpasangan untuk proses pelantikan itu.

“Sudah, sudah selesai persoalan. Akhirnya bisa dilantik besok setelah bayar Rp200 juta ke Pemprov Sumut,” ujar sumber yang merupakan tim dari salah satu pasangan kepala daerah, Selasa sore.

Menurutnya dana tersebut harus diberikan kepada panitia pelantikan dalam hal ini Biro Otonomi Daerah Pemprov Sumut.

Sejauh ini belum diketahui secara pasti, jumlah dana yang disebutkan itu untuk keperluan apa.

“Tidak tahu untuk apa, tapi harus bayar Rp200 Juta baru bisa dilantik,” ucapnya.

Sementara Kepala Biro Otda Pemprov Sumut Jimmy Pasaribu yang dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon membantah sinyalemen pihaknya ada meminta uang ratusan juta kepada para kepala daerah yang akan dilantik.

“Tidak ada itu, uang untuk apa? Saya juga tidak tahu karena dari tadi sibuk ngurusi persiapan gladi resik acara pelantikan besok,” kata Jimmy dengan nada keras.

Sejauh ini sebut dia untuk persiapan sarana termasuk lokasi pelantikan yang digelar di Lapangan Merdeka menjadi tanggung jawab Pemko Medan.

Sebelumnya Kepala Bidang Penyelenggaraan Otda Setda Provinsi Sumut, Basarin Yunus Tanjung mengatakan, ada 15 pasangan kepala daerah yang akan dilantik Plt Gubernur Sumut.

“Kemarin SK yang kita terima baru enam kabupaten/kota, tadi masuk lagi sembilan, sehingga 15 inilah yang akan kita lantik,” paparnya.

Para kepala daerah yang akan dilantik yakni Medan, Tapanuli Selatan, Tanjung Balai, Labuhanbatu Utara, Sibolga, Binjai, dan Serdang Bedagai. Kemudian Labuhanbatu, Pakpak Bharat, Toba Samosir, Asahan, Samosir, Humbang Hasundutan, dan Labuhanbatu Selatan dan Tapanuli Tengah.

“Dari 15 kabupaten/kota yang kepala daerahnya dilantik 14 merupakan hasil pemenang Pilkada, dan satu Kabupaten Tapanuli Tengah dilantik yakni Syukran Tanjung sebelumnya Plt Bupati menjadi defenitif,” katanya. (LMC-05)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top