Home / Medan / Larang Karyawati Berhijab Komisi C Panggil Manajemen City Walk

Larang Karyawati Berhijab Komisi C Panggil Manajemen City Walk

Ilustrasi

Ilustrasi

Medan, 2/2 (LintasMedan) – Menindaklanjuti adanya informasi soal pelarangan penggunaan hijab bagi karyawati yang beragama Islam yang bekerja di Ring Road City Walk Komisi C DPRD Medan memanggil pihak manajemen City Walk.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Ketua Komisi C Anton Panggabean sejumlah anggota dewan terlihat berang saat meminta klarifikasi kepada manajemen Ring Road City Walk yang dihadiri Riza Pasaribu dari bagian Legal dan Abu Bakar dari bagian Operational.

“Sebelum kita mendengar klarifikasi dari City Walk yang mau kita sampaikan bahwa kita mendapat kabar soal adanya pelarangan penggunaan hijab bagi karyawati yang beragama Islam. Ini jelas melanggar HAM dan juga dapat memicu adanya konflik,” kata Anton.

Pihkanya a juga memantau langsung dan menanyakan beberapa karyawan yang bekerja disana dan benar adanya soal pelarangan itu.

“Kalau memang ini benar, sudah sepantasnya City Walk ini ditutup,”tegas Anton didampingi sejumlah anggota dewan diantaranya Zulkifli, Hendra DS, Golfried Effendi Lubis, dan Boydo HK Panjaitan.

Kecaman yang sama juga disampaikan Zulkifli dari Fraksi PPP. Menurut Zulkifli apapun alasannya tidak sepatutnya ada larangan penggunaan hijab karena hal ini menyangkut soal kewajiban seorang muslimah.

“Apapun alasannya. Mau dalam rangka menyambut Imlek lah tidak dibenarkan adanya pembatasan hak seseorang menjalankan ibadah. Saya minta pihak manajemen City Walk mencari tau soal ini. Kalau pun ini diluar tanggungjawab dan sepengetahuan manajemen City Walk tetap saja bertanggungjawab melakukan pengawasan terhadap tenant-tenant yang ada disitu,”ujar Zulkifli.

Sementara itu anggota Komisi C dari Fraksi Gerindra Golfried mempertanyakan fasilitas Musholla di Ring Road City Walk. Karena Golfried mengaku prihatin di beberapa Mall di Kota Medan pihak pengelolaa Mall kurang memperhatikan soal Musholla.

“Di City Walk ini apa ada Mushollanya. Terus kalau ada dimana tempatnya. Jangan sampai seperti di Mall-mall lainnya Mushollanya dekat mesin Genset. Ditempat yang terhormatlah,”ujar Golfried.

Menyahuti soal informasi soal pelarangan penggunaan hijab, perwakilan Ring Road City Walk Riza Pasaribu mengaku terkejut dan baru mendengarnya.

Begitupun Riza mengaku kalau dari pihak manajemen tidak ada mengintruksikan adanya pelarangan penggunaan Hijab. Hanya saja Riza tidak membantah kalau dalam rangka menyambut Imlek dekorasi ditata sedemikian rupa dengan nuansa Imlek.

“Saya malah terkejut dan baru mendengar soal pelarangan itu. Memang saat ini kita suasana kita buat dengan nuansa menyambut. Ini biasa kita lakukan termasuk saat menyambut Lebaran Idul Fitri dan juga Natal. Yang jelas kita tidak ada melarang atau mengintruksikan soal pelarangan menggunakan Jilbab,”ujar Riza.

Lebih lanjut dikatakan Riza, terkait informasi yang disampaikan dewan dirinya sangat mengapresiasi dan akan menindaklanjutinya.

Masih menurut Riza, tidak hanya soal kebebasan karyawan menggunakan hijab, pihaknya juga menyediakan fasilitas Musholla yang bertempat di Basemaent dengan ukuran 6×8 meter untuk laki-laki dan 7×8 meter untuk wanita. Musholla ini juga dilengkapi Kipas Angin dan Ac.

“Apalagi salah satu target pasar kami adalah masyarakat dari Aceh tentunya Musholla ini menjadi perhatian kami. Kalau melihat mall-mall yang ada di Kota Medan faslitas Musholla kami jauh lebih baik,”ujarnya. (LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top