Home / Headline / Menanam Jamur di Pekarangan Rumah, Begini Caranya

Menanam Jamur di Pekarangan Rumah, Begini Caranya

?

Armajid, pelaku budidaya jamur tiram saat melakukan pameran di Wisma Benteng Medan, Sabtu (27/2).(Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 28/2 (LintasMedan) – Pekarangan rumah yang sempit ternyata tetap bisa mendatangkan nilai ekonomi yang besar bagi pemiliknya dengan bertanam jamur tiram.

Menurut Armajid pelaku budidaya jamur dari Tebing Tinggi, menanam tumbuhan yang punya nilai gizi tinggi itu tidaklah sulit.

Bahkan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari salah satu perusahaan perkebunan swasta ini mengatakan, budidaya jamur bisa dilakukan di areal pekarangan rumah yang hanya berukuran 2×2 meter.

“Untuk luas areal tersebut bisa muat lebih kurang 300 media tanam (baglok) yang akan dijadikan tempat untuk menyemai bibit jamur. Selama 3 bulan dalam proses sterilisasi jamur yang tumbuh telah siap dipanen dengan penghasilan Rp25 ribu/baglok atau seberat setengah kilogram,” paparnya saat membuka stand pameran di Wisma Benteng Medan, Sabtu.

Baglog merupakan media tanam terbuat dari serbuk kayu dicampur dengan dedak padi dan kapuk yang dimasukkan dalam kantung plastik.

Selain itu, untuk proses pembibitan jamur, kata Armajid dibutuhkan jagung dan kacang-kacangan (kedelai), yang dimasukkan masing-masing satu butir dalam 1 baglok.

Kemudian dalam proses pembiakannya menggunakan kentang parut, agar-agar dan gula yang dimasak serta dimasukkan ke dalam botol, selanjutnya dicampur ke dalam baglok setelah disanitasi.

Armajid mengatakan dari usaha yang telah lima tahun dilakoninya itu, telah mampu merekrut 20 orang tenaga kerja.

Bahkan usaha ini juga telah memiliki 30 mitra binaan di berbagai daerah antara lain, Pematang Siantar, Sergai dan Batubara.

Saat ini, kata Armajid mereka akan terus mengembangkannya hingga ke Medan yang dianggap punya pasar paling menjanjikan.

“Budidaya jamur tiram itu tidak sulit. Memasarkannya juga gampang, apalagi jamur merupakan makanan yang banyak digemari,” papar ayah dua anak ini.

Dia juga mengatakan siap membimbing masyarakat yang ingin melakukan budidaya jamur. Bahkan kata Armajid mereka juga bersedia menyediakan media tanam, yang mungkin sulit diperoleh, serta membantu pemasarannya.

Menurut suami Tarsinah ini, di Kota Tebing Tinggi budidaya jamur semakin menarik minat masyarakat karena di kawasan itu banyak pabrik-pabrik pembuatan meubel. “Jadi serbuk kayu lebih gampang didapat,” ucapnya.

Untuk yang ingin melakukan budidaya jamur tiram bisa menghubungi Armajid di Jalan Sorek Merapi Lingkungan I Kelurahan Mentos Kota Tebing Tinggi atau nomor telepon 082167927749- 087749292367. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top