Home / Headline / Politisi Golkar ‘Ngotot” Tinjau Podomoro City

Politisi Golkar ‘Ngotot” Tinjau Podomoro City

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Sumut dengan pihak pengembang Podomoro dan TVRI Stasiun Sumut, Kamis (11/2 )>(Foto:LintasMedan/irma)

 Komisi A DPRD Sumut menggelar rapat dengar pendapat dengan jajaran pimpinan perusahaan pengembang Podomoro City dan TVRI Stasiun Sumut, di Medan, Kamis (11/2).  (Foto:LintasMedan/Irma)

Medan, 11/2 (LintasMedan) – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut Fernando Simanjuntak terkesan ‘ngotot’ meminta Komisi A DPRD setempat segera meninjau lokasi mega proyek kondominium dan pusat bisnis Podomoro City di Medan yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

“Kita harus meninjau lokasi proyek ini,” katanya saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama jajaran manajemen PT Sinar Menara Deli (SMD) selaku pengembang proyek Podomoro City di Medan, Kamis.

Desakan itu dilontarkan Fernando berulang-ulang kepada Sarma Hutajulu selaku Ketua Komisi A DPRD Sumut yang memimpin rapat agar dapat ditindaklanjuti.

Dia mengaku penasaran dengan keberadaan proyek tersebut serta mengaku sama sekali belum mengetahui aktivitas yang dilakukan di lokasi itu.

“Saya ini orang kampung, jadi tolong jelaskan mau dibangun apa di situ. Apakah rumah ibadah atau apa?” ucap dia kepada pimpinan proyek Podomoro City.

Sayangnya sikap ngotot Fernando untuk meninjau proyek Podomoro City yang berlokasi di Jalan Putri Hijau Medan itu kurang mendapat tanggapan pimpinan Komisi A DPRD Sumut itu.

Bahkan Sarma Hutajulu lebih fokus kepada agenda rapat yaitu membahas terganggunya sinyal dan pemancar TVRI Sumut yang berlokasi tidak jauh dari proyek Podomoro City.

RDP tersebut turut dihadiri Kepala TVRI Stasiun Sumut Zainudin Latuconsina, Kepala Dinas Kominfo Medan Darusalam Pohan, serta pihak Tata Ruang Tata Bangunan Medan.

Sementara GM PT SMD Anggiat Sihombing menjelaskan di lokasi itu rencananya akan didirikan bangunan sejumlah 50 lantai, berupa condomininium, apartemen dan perkantoran serta mall.

“Namun sejauh ini masih mendapat izin ketinggian 120 meter dari Pemko Medan,” ujarnya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top