Home / Headline / Golkar Bantah Intervensi Luhut di Munaslub

Golkar Bantah Intervensi Luhut di Munaslub

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid saat memberi keterangan pers di sela-sela kampanye caketum Golkar Zona I Sumatera, hari kedua, Senin (9/5).(Foto:LintasMedan/irma)

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid saat memberi keterangan pers di sela-sela kampanye caketum Golkar Zona I Sumatera, hari kedua, Senin (9/5).(Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 9/5 (LintasMedan) РWakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid membantah sinyalemen yang beredar di media sosial Munaslub Golkar bakal diwarnai intervensi untuk memenangkan salah satu calon  menjadi ketua umum partai beringin.

Intervensi tersebut sebagaimana beredar dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopulhukam) Luhut Panjaitan.

Namun informasi tersebut dibantah keras kalangan Partai Golkar.

“Saya perlu meluruskan tidak ada intervensi sebagaimana yang beredar di Medsos,” kata Nurdin yang juga Ketua Steering Committe (SC) Munaslub kepada pers, Senin di Medan.

Menurut Nurdin pihaknya perlu secepat mungkin menklarifikasi isu tersebut ke publik termasuk juga kepada Luhut Panjaitan.

“Ketika isu beredar cepat saya konvirmasi dan Pak Luhut bilang tidak ada dia melakukan intervensi,” sebut Nurdin pada hari kedua kampanye Caketum Golkar Zona -1 Sumatera.

Nurdin juga membantah tegas isu yang beredar bahwa Luhut ada mengundang pengurus DPD I dan II untuk intervensi memeangkan salah satu calon tersebut.

Sebelumnya tersiar kabar Luhut Panjaitan menyatakan pemerintah memberi dukungan terhadap Setya Novanto yang menjadi salah satu calon ketua umum Partai Golkar dalam pertemuan dengan DPD Partai Golkar.

Nurdin menjelaskan pertemuan sejumlah DPD I dan II, dengan Luhut hanya atas inisiatif DPD dalam rangka konsultasi kepada senior Partai Golkar.

“Jadi bukan pertemuan antara Menkopulhukam dan pertemuan itu bukan diprakarsai oleh pak Luhut. Dalam pertemuan tersebut tidak ada arahan apalagi menggunakan instrumen pemerintah untuk menggiringan suara salah satu calon. Tidak ada pernyataan dan sikap apapun atas nama presiden terhadap Munaslub Partai Golkar ini,” tuturnya.

Dijelaskan Nurdin Halid, pertemuan DPD I dan II kepada Luhut Panjaitan itu terjadi pada 8 April 2016 saat ada turnamen golf antara DPD I se I Indonesia. Bahkan saat itu juga tidak ada satupun caketum yang hadir. Kemudian ada 5 orang dari DPD I berinisiatif bertemu dengan Luhut Panjaitan untuk konsultasi kepada senior partai Golkar.

Pertemuan juga bukan dengan seluruh DPD I dan II. Dan mereka juga bukan dipanggil pak Luhut. Tapi inisiatif sendiri. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top