Home / Headline / Politisi PAN Ini Minta Erry Pertahankan Hasban

Politisi PAN Ini Minta Erry Pertahankan Hasban

Aripay Tambunan                                    Hasban Ritonga

Medan, 2/5 (LintasMedan) – Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumatera Utara, Aripay Tambunan menilai Hasban Ritonga merupakan sosok yang memiliki sifat pengayom, sehingga posisinya sebagai Sekda Provinsi Sumatera Utara pantas dipertahankan.

“Saya satu tahun berada di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut, dalam setiap pembahasan
keuangan Pemprov Sumut yang begitu alot terasa betapa Pak Hasban sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) begitu bertanggungjawab, bijak dan sabar,” kata anggota Komisi B DPRD Sumut, Senin.

Namun di sisi lain, dia juga mengakui sikap dan kepemimpinan seseorang bisa saja tidak mampu memuaskan berbagai pihak, sehingga tetap tidak terlepas dari kritik dan hujatan.

Selama pembahasan keuangan di Badan Anggaran DPRD Sumut, Aripay juga mengakui begitu banyak serangan ditujukan kepada Hasban Ritonga, namun serangan dari segala penjuru itu tetap disambutnya dengan jawaban-jawaban santun.

Mantan dosen ini mengakui dan dapat memaklumi, jika ada berbagai kekurangan dari sejumlah TAPD yang dikordinir oleh Hasban, khususnya pada penjelasan anggaran triwulan I /2016 yang baru-baru ini dipaparkan di Legislatif.

Menurut dia, pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah jajaran di Pemprov Sumut dan anggota Legislatif sangat mengganggu konsentrasi.

“Jadi bukan hanya beliau yang terganggu konsentrasinya, namun seluruh jajaran termasuk DPRD,” ucap Aripay.

Sehingga dia berharap berbagai pihak di Legislatif juga bisa memaklumi ketidakhadiran Hasban dalam beberapa kali pembahasan, bisa saja karena urusan-urusan penting yang tentunya masih berkaitan dengan pemeriksaan lembaga hukum tersebut terhadap kinerja keuangan Pemprov Sumut di era lalu.

Sedangkan mengenai pembahasan-pembahasan tehnis menyangkut kinerja TAPD lainnya, Aripay mengatakan agar sebaiknya dipertanyakan langsung kepada kepala dinas (kadis) masing-masing yang dinilai lebih menguasai.

Begitu juga dengan keterlambatan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait APBD 2016, dinilai bukan akibat kesalahan Sekda Prov Sumut, namun masih menjadi tanggungjawab Plt Gubernur.

“Jadi tidak serta merta semua persoalan terkait pengelolaan anggaran harus Hasban Ritonga yang diserang,” ujarnya.

Dia justru menilai sosok Hasban sudah teruji karena pernah menjabat mantan Sekda di kabupaten, sedangkan persoalan puas dan tidak puas hanya bagian dari dinamika politik.(LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top