Home / Sports / Tinggalkan KKI, Nezar Djoeli Pilih Pordbiya Sumut

Tinggalkan KKI, Nezar Djoeli Pilih Pordbiya Sumut

Para pengurus Institut Karate-Justu (Inkatsu) Pordibya pada kegiatan Konsolidasi Pengurus Pusat Pordibya ke Sumut, yang bertujuan untuk pengembangan organisasi dan kemajuan karate Indonesia, di Medan, Minggu (29/5).(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 31/5 (LintasMedan) – Pengurus Pusat Institut Karate-Justu (Inkatsu) Pordibya menunjuk H.M. Nezar Djoeli sebagai Plt Ketua Pengprovorvsu Pordibya Sumatera Utara.

Penunjukkan dilakukan dalam rangka kegiatan Konsolidasi Pengurus Pusat Pordibya ke Sumut yang bertujuan untuk pengembangan organisasi dan kemajuan karate Indonesia.

Ketua Umum Pordibya, Drs. Darly Siregar, ICPS.CATS.CCPS mengatakan perguruan karate yang telah berusia 49 tahun ini pernah mengalami era keemasan.

Namun di tengah perjalanan Pordibya mengalami pasang surut dan kevakuman yang berkepanjangan.

“Pengurus pusat mencoba membangkitkan kembali organisasi ini dengan membentuk pengprov-pengprov di seluruh Indonesia, termasuk Sumut,” kata Darly.

Dia menjelaskan berdasarkan usulan kabupaten/kota yang ada di Sumut, akhirnya ditunjuk Nezar Djoeli sebagai Plt. Ketua Pengprov Pordibiya Sumut.

“Semoga di bawah kepemimpinan beliau organisasi dapat berjalan dengan baik dan menjalankan musyawarah daerah dengan segera,” katanya di Medan, kemarin.

Hadir dalam acara itu antara lain, Sekretaris Pordibya Pusat, Kemas Benyamin, Plt. KetuaPordibya Sumut, HM. Nezar Djoeli.

Kemudian Wakil Ketua Jaya Kirana, Leonard Surungan Samosir, Sekretaris Muhammad Fachroel Rozy dan pengurus kabupaten/kota.

Darly mengatakan dipilihnya Nezar yang juga anggota DPRD Sumut ini karena dinilai mau berkontribusi untuk memajukan kareate di Sumut.

Untuk itu Pengurus Pusat Pordibya memberikan waktu 6 bulan kepada Pengprov Sumut untuk menyelenggarakan musawarah daerah (Musda) sekaligus memilih ketua definitif dan juga pengembangan perguruan serta mempersiapkan para atlet untuk menghadapi kejuaran
nasional, internasional dan piala mendagri pada Oktober mendatang.

Sementara itu, Plt. Ketua Pengprov Pordibya Sumut, Nezar menerima penunjukkan dirinya.

“Saya menerima dengan amanah dan target yang telah ditentukan. Mulai dari sekarang, saya akan bekerja maksimal untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” katanya.

Di singgung tentang posisinya sebagai Ketua KKI Sumut yang sebelumnya terpilih melalui musda, Nezar mengatakan pasca terpilih memimpin organisasi itu, politisi Nasdem ini merasa seperti tidak diterima di KKI.

“Sampai saat ini saya juga belum menerima SK sebagai Ketua KKI Sumut,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pengurus KKI Sumut, Jaya Kirana yang hadir pada kesempatan itu mengatakan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari kepengurusan KKI.

“Saya merasa kecewa karena Nezar Djoeli seperti tidak dianggap, padahal dia terpilih berdasarkan hasil musyawarah daerah KKI Sumut,” ujarnya.(LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top