Home / Medan / Wagirin: Proyek Nasional di Deliserdang Jangan Sengsarakan Warga

Wagirin: Proyek Nasional di Deliserdang Jangan Sengsarakan Warga

Wagirin Arman saat menggelar reses di Kabupaten Deliserdang, Minggu malam.(Foto:lintasMedan/ist)

Medan, 19/7 (LintasMedan) – Anggota DPRD Sumatera Utara Wagirin Arman mengingatkan agar pemerintah bisa lebih memperdulikan nasib masyarakat yang terimbas dampak proyek nasional khususnya di beberapa wilayah kabupaten Deliserdang.

“Jangan proyek nasional seperti pembangunan jalan tol justru menyengsarakan warga yang berada di sekitarnya,” kata Wagirin usai menggelar reses di daerah pemilihannya itu, Selasa.

Saat reses di beberapa tempat di wilayah Deliserdang, Politisi Golkar yang segera dilantik menjadi Ketua DPRD Sumut ini banyak mendengar keluhan masyarakat yang terkena dampak proyek nasional itu.

“Pembangunan jalan tol belum selesai, namun dampaknya jalan kabupaten yang dibangun dengan uang APBD malah banyak yang hancur. Belum lagi debu-debu yang berterbangan sedangkan pihak pemegang proyek sama sekali tidak mau tahu kesehatan warga sekitar,” sesal Wagirin.

Dampak pembangunan, kata Wagirin juga mengganggu warga yang mencari rejeki, di tambah sebagian areal persawahan juga terganggu.

Pemerintah, kata dia tidak bisa tutup mata dengan kondisi tersebut.

Di sisi lain Wagirin juga mendesak pemerintah segera menuntaskan penyelesaian lahan eks HGU PTPN II seluas 5.873 hektar di wilayah Deliserdang.

Jika persoalan itu tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan menjadi ‘bom waktu’ gejolak di masyarakat Deliserdang maupun Provinsi Sumut.

“Kita berharap pemerintahan Indonesia saat ini dipimpin Presiden Jokowi segera mendistribusikan lahan tersebut kepada masyarakat yang berhak. Kita tidak ingin masyarakat Deliserdang hanya sekadar menjadi penonton di kampungnya sendiri terhadap segala potensi pembangunan khususnya di lahan eks HGU,” paparnya.

Dia mengakui di era pemerintahan Presiden Jokowi saat ini cukup banyak melakukan pembangunan di Sumut, seperti jalan tol, jalur kereta api hingga akses umum dan sektor pariwisata.

“Namun masyarakat jangan hanya di buat jadi penonton di daerahnya sendiri, malah dibuat sengsara akibat dampak pembangunan itu,” ujarnya.

Reses Waagirin dihadiri ratusan massa digelar di Aula Akper – Akbid dan STIKes Deli Husada, RSU Sembiring, Desa/Kelurahan Delitua Barat Kecamatan Delitua Kabupaten Deliserdang.(LMC/rel)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top