Home / Sports / Asahan Janjikan Bonus Rp150 Juta Peraih Emas PON

Asahan Janjikan Bonus Rp150 Juta Peraih Emas PON

Ketua dan Wakil Ketua KONI Asahan .(Foto:lintasmedan/ist)

Medan, 30/8 (LintasMedan ) – Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menjanjikan bonus ratusan juga terhadap atletnya yang berhasil meraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Untuk PON XIX/2016 di Bandung Jawa Barat yang akan digelar pertengahan September nanti, kabupaten yang dipimpin Bupati Taufan Gama Simatupang ini akan menggelontorkan bonus meningkat dibanding PON empat tahun lalu.

“Tahun ini jumlahnya meningkat, untuk peraih emas di PON Pemkab Asahan menjanjikan Rp150 juta, perak Rp100 juta dan perunggu Rp50 juta,” kata Ketua KONI Asahan Nurkarim Nehe, didampingi Wakil Ketua KONI Anda S Rambe saat ditemui di Sekretariat KONI Sumut di Medan, Selasa sore.

Sedangkan pada PON empat tahun lalu, Asahan menyediakan bonus Rp100 juta untuk peraih emas. Bonus tersebut diterima karateka Nova Siagian yang berhasil menyumbang emas untuk Sumut.

Sementara pada PON tahun ini, KONI Kabupaten Asahan kembali berkontribusi mengirimkan 11 atletnya memperkuat kontingen Sumut dan satu pelatih.

“Ada 11 atlet binaan Kabupaten Asahan yang akan memperkuat Sumut di PON tersebar di berbagai cabor,” tambah Nehe.

Dia mengaku sangat bangga atas kepercayaan yang diberikan KONI provinsi ini terhadap para atlet binaan Kabupaten Asahan.

“Ini suatu kebanggaan, sejumlah atlet kita lolos seleksi PON. Tentu selaku induk organisasi olahraga kami sangat mengapresiasinya,” ujarnya.

Ke 11 atlet binaan Kabupaten Asahan tersebut yakni, Syarifah (Drumband), Nova Sinaga (Karate), Afiani Laurencia (Pencak Silat), Agustina Manik (atletik 400 meter puteri), Ari Swanda, Rafid Manjai Lubis (Voli/pa), Anggi Permata Sari (Voli/pi), M Robi Darwis (Bulutangkis) dan Masriani Sirait (hoki), Khairul Amri Ritonga, Bambang Rahmat Hidayat (Sepakbola). Sedangkan pelatih Budi Sianturi (sepakbola).

Nehe mengatakan bonus juga berlaku bagi atlet kategori beregu dengan jumlah yang sama.

“Baik beregu maupun perorangan, tetap dapat bonus Rp150 juta untuk peraih emas,” katanya.

Menurut Nehe bonus diberikan guna merangsang dan memotivasi pembinaan olahraga di kabupaten itu.

“Pembinaan di daerah inikan muaranya untuk bisa memperkuat provinsi di even olahraga skala nasional ini,” sebut Nehe yang optimis atletnya punya peluang meraih medali emas terutama di cabor pencak silat dan karate. (LMC-02/rel)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top