Home / Nasional / Gara-gara Kewarganegaraan Gloria Batal Dilantik Jadi Paskibraka

Gara-gara Kewarganegaraan Gloria Batal Dilantik Jadi Paskibraka

Gloria Hamel (Foto:LintasMedan/ist)

Jakarta, 15/8 (LintasMedan) – Soal kewarganegaraan ganda kembali mencuat.
Setelah Archandra Tahar yang akhirnya diberhentikan dari jabatan menteri ESDM akibat diduga punya paspor negara Amerika (AS), nasib yang sama dialami Gloria, Paskibra asal Depok.

Remaja bernama lengkap Gloria Natapraja Hamel gagal dilantik jadi Paskibraka akibat kewarganegaraannya diragukan.

‎Kepala Staf Garnisun I/ Jakarta Joshua Pandit Sembiring mengatakan, Gloria digugurkan karena diketahui memiliki paspor Perancis.‎

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006, seorang yang memiliki paspor negara lain maka statusnya sebagai WNI gugur. ‎

“Ini Gloria sudah punya paspor. Kami cek, dia punya paspor Perancis,” ujar Joshua, Senin.

Sementara Menpora Imam Nahrawi menambahkan bahwa posisi Gloria tidak digantikan oleh orang lain.

Jumlah anggota Paskibraka yang harusnya 68, kini hanya 67 setelah Gloria digugurkan.

“Meski, sekarang, tinggal 67 orang, ini tidak mengurangi konfigurasi maupun tugas-tugas penting yang besok akan dilakukan di istana,” kata Imam. ‎

Sebagaimana dilansir dari Kompas.com, di sela latihannya yang padat Gloria yang diwawancarai mengakui bahwa ayahnya warga negara Perancis dan ibunya warga negara Indonesia. Namun dia lahir dan besar di Depok.

“Papa dari Perancis, Ibu Indonesia. Tapi saya sudah confirm’ mau pilih (menjadi warga negara) Indonesia kok,” ujarnya.

Kepastian kewarganegaraan Gloria ini juga telah disebutkan dalam surat Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM yang diterima pada Senin (15/8/2016), bahwa Gloria Natapradja Hamel adalah warga negara asing (Prancis).

Dalam surat bernomor AHU.4.AH.10.01-123 bertanggal 15 Agustus 2016 perihal permohonan status kewarganegaraan atas nama Gloria Natapradja Hamel disebutkan, Gloria lahir di Jakarta 1 Januari 2000, anak dari pasangan suami istri Didier Andre Aguste Hamel warga negara Prancis dan Ira Hartini warga negara Indonesia.

Dalam surat yang ditujukan kepada Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Kemenpora itu juga tertulis, Gloria mempunyai paspor Prancis Nomor 14AA66042 yang berlaku sejak 20 Februari 2014 sampai 19 Februari 2019, dan pemegang KITAP Nomor 2D21JE0099-Q, yang berlaku sampai 18 Juli 2021.

Surat yang ditandatangani Dirjen Administrasi Hukum Umum Direktur Tata Negara Tehna Bana Sitepu, dengan tembusan Dirjen Administrasi Hukum Umum dan Direktur Izin Tinggal Keimigrasian (Ditjen Imigrasi) itu juga memaparkan, Gloria tidak pernah didaftarkan oleh orangtua/walinya untuk memperoleh kewarganegaraan RI kepada Menteri berdasarkan Pasal 41 UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI.

Ketua Satgas Perlindungan Anak Muhammad Ihsan mengkritik sikap pemerintah yang mempermasalahkan status kewarganegaraan Gloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Jawa Barat. (LMC/berbagai sumber)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top