Home / Medan / Pemerintah Pusat Janji Dukung Pendanaan Tirtanadi

Pemerintah Pusat Janji Dukung Pendanaan Tirtanadi

Dirjen Cipta Karya Kementerian PU PERA Andreas Suhono saat menerima kunjungan kerja Asisten Perkenomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Binsar Situmorang dan jajaran Direksi PDAM Tirtanadi di Jakarta, baru-baru ini.(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 28/8 (LintasMedan) – Pemerintah pusat melalui Kementerian PU-PERA menyatakan mendukung penuh upaya PDAM Tirtanadi meningkatkan pelayanan melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sesuai bisnis plan perusahaan BUMD itu tahun 2015-2019.

“Pemerintah siap mengalokasikan porsi pendanaan dari APBN. Anggarannya dapat disetujui asalkan share dari masing-masing daerah jelas dituangkan dalam MoU. Begitu juga untuk sektor pelayanan air limbah khususnya di kawasan Danau Toba yang merupakan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional,” kata Dirjen Cipta Karya Kementerian PU PERA Andreas Suhono saat menerima kunjungan kerja Asisten Perkenomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Binsar Situmorang.

Saat itu Binsar didampingi Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo, Direktur Air Limbah Heri Batangari Nst dan Wakil Ketua Tim PPAL PDAM Tirtanadi Lokot Parlindungan Siregar di Jakarta, baru-baru ini.

Dalam upaya peningkatan pelestarian lingkungan dan derajat kesehatan melalui pelayanan air limbah baik di Kota Medan maupun di Parapat-Ajibata, kata dia Kemen PU-PR)n akan mendukung penuh upaya pemerintah Kabupaten/Kota yang berkomitmen menyukseskan Program Nasional “100-0-100” yaitu Target Mencapai 100% Akses Pelayanan Air Minum, 0% Kawasan Permukiman Kumuh, 100% Akses Sanitasi Layak pada Tahun 2019,” tambah Andreas Suharso.

Sebelumnya Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo memaparkan beberapa program peningkatan pelayanan air minum dan air limbah serta hambatan yang dihadapi, dan meminta dukungan/bantuan alokasi APBN untuk pembiayaannya.

Menurutnya SPAM Regional Mebidang akan memproduksi kebutuhan air minum sebesar 2.200 liter/detik yang akan dibangun dalam 2 tahap dengan investasi sebesar ± Rp. 600 Milyar. Produksi Tahap Pertama adalah sebesar 1.100 liter/detik yang akan disalurkan ke Kota Medan sebesar 750 liter/detik, dan untuk Kab Deliserdang sebesar 200 liter/detik, sedangkan Kota Binjai sebesar 150 liter/detik.

“Saat ini progress SPAM Regional Mebidang dimaksud sedang dalam tahap kesepakatan para pihak yang dituangkan dalam satu Perjanjian Kerja Sama (PKS). Sedangkan DED dan AMDAL sudah selesai dikerjakan,” katanya.

Sedangkan di sektor air limbah, saat ini atas inisiatif DPRD Kota Medan sedang dibahas Ranperda Kota Medan tentang SPAL yang akan segera disahkan dalam waktu dekat.

Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Heri Batangari juga menambahkan bahwa bantuan APBN sangat dibutuhkan untuk mengembangkan SPAL yang ada di Kota Medan dan Parapat-Ajibata baik melalui pelayanan sistem terpusat maupun sistem setempat.

“Selain pengembangan jaringan perpipaan, kami berharap agar pembangunan IPLT di Kota Medan dapat direalisasikan pada TA-2017,” tuturnya.

Sedangkan untuk mendukung pelayanan SPAL di Kota Parapat-Ajibata, sebut Heri dibutuhkan peralatan kendaraan air limbah berupa Mobil High Pressure Combi yang berfungsi sebagai Jetting Cleaner dan Vacuum untuk peralatan pembersih saluran perpipaan air limbah.

“Peralatan yang kami usulkan adalah yang sesuai dengan kondisi medan dan kontur di Parapat-Ajibata dan diharap bisa terealisasi tahun depan,” kata Heri Batangari.

Asisten Ekbang Pemprovsu Binsar Situmorang, pada pertemuan itu menyerahkan surat permohonan bantuan peralatan kendaraan air limbah yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Hasban Ritonga.(LMC/rel)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top