Home / Headline / Wah, Paripurna DPRD Sumut Jadi Ajang “Guyon”

Wah, Paripurna DPRD Sumut Jadi Ajang “Guyon”

Paripurna LPJP Pertanggungjawaban APBD 2015 di gedung DPRD Sumut, Senin (15/8) terlihat sepi akibat minimnya anggota DPRD Sumut yang hadir.(Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 15/8 (LintasMedan) – Rapat paripurna di DPRD Sumatera Utara, Senin, diwarnai sejumlah aksi ‘guyonan’, akibat minimnya kehadiran anggota dewan.

Paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2015  yang dimulai sejak pagi hingga sore itu hanya dihadiri belasan anggota DPRD Sumut, akibatnya sejumlah kursi terlihat kosong.

Begitu juga bangku-bangku bagian belakang yang disediakan untuk para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hanya terlihat beberapa saja yang hadir.

Sekdaprov Sumut Hasban Ritonga yang hadir juga hanya didampingi seorang pimpinan DPRD Sumut Ruben Tarigan.

‘Selamat siang kepada pimpinan dewan, selamat siang kepada Sekdaprov Sumut dan kepada anggota DPRD Sumut. Juga selamat siang kepada sejumlah kursi kosong,” celoteh anggota DPRD Sumut, Leonard Samosir yang mengawali penyampaian pandangan fraksi Partai Golkar dari atas podium.

Guyonannya yang bernada menyindir itu spontan mengundang gelak tawa sejumlah yang hadir termasuk kalangan pers dan para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Aksi konyol wakil rakyat juga terlihat, usai politisi PAN, Iskandar Sakti Batubara menyampaikan pandangan fraksinya dan dilanjutkan pandangan Fraksi Partai Nasdem.

Bersamaan dengan itu kursi pimpinan sidang yang ditempati Ruben Tarigan kosong akibat Plt Ketua DPRD Sumut itu permisi sebentar keluar dari ruang sidang paripurna.

Selanjutnya guyonan kembali terjadi, dimana anggota Fraksi PAN Aripay Tambunan dari bangku belakang dengan bercanda mengambil alih dan mempersilahkan Inge Amalia Nasution membacakan pandangan fraksinya.

Akibatnya gelak tawa pun terjadi, hingga Ruben kembali memimpin sidang paripurna tersebut.

Sejauh ini tidak diketahui apa yang menyebabkan kalangan wakil rakyat terkesan malas dan kurang serius mengikuti paripurna Ranperda LPJP APBD Tahun Anggaran 2015 itu, meski dalam masing-masing pandangan fraksinya Dewan dinilai cukup kritis menyikapi temuan sejumlah proyek di lapangan.(LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top