Home / Sports / Arjie Shah Penerima Penghargaan Haornas Termuda

Arjie Shah Penerima Penghargaan Haornas Termuda

Pembalap Sumut Arjie Shah saat menerima piagam dan kalungan medali penghargaan dari Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi pada Haornas 2016, Kamis (15/9).(Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 16/9 (LintasMedan) – Usia muda bukan menjadi penghalang bagi Arjian Shah untuk mampu mengukir prestasi.

Putera pengusaha terkenal Musa Rajecshah (Ijeck) ini pun terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan termuda dari 60 insan olahraga yang diberi penghargaan pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2016 tingkat Sumut.

Arjie panggilan akrabnya terpilih sebagai penerima penghargaan kategori olahragawan berprestasi dan mendapat kalungan medali langsung dari Gubernur Sumut H Tengku Erry Nuradi, di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah (Lapangan Pasir) Kota Tanjungbalai, Kamis.

Prestasi Arjie sebagai atlet otomotif terbilang segudang, kelahiran 28 Oktober 1998 ini masuk sebagai juara nasional Rally 2015 grup Gr 2.

Saat ini dia bertengger di peringkat teratas Kejurnas Ixor (Indonesia Xtreme off road) 2016 grup G1 yang sudah berlangsung tiga seri.

“Penghargaan di Haornas ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya. Itu suatu kehormatan,” ucap Arjie menjawab wartawan usai menerima penghargaan tersebut.

Penghargaan yang diberikan kepadanya saat Haornas, semakin menambah motivasi bagi Arjie untuk mampu mengharumkan nama Sumut dan Indonesia hingga jenjang internasional di bidang olahraga otomotif.

Darah pembalap menurut mahasiswa Universitas Parahyangan Bandung ini mengalir dari ayahnya Musa Rajecshah yang juga atlet otomotif andalan Sumut. Bahkan Arjie sangat mengidolakan sang ayah yang dikenal sebagai ‘flamboyan’ otomotif itu.

“Saya sudah menyukai dunia balap dan menggelutinya sejak duduk di kelas II Sekolah Dasar (SD), yang diawali dengan kenderaan jenis gokart,” paparnya.

Sulung dari empat bersaudara yang dikenal sebagai sosok rendah hati ini bahkan mengimbau remaja-remaja seusianya untuk tidak segan-segan terjun dalam dunia balap jika memang itu menjadi hobbi.

“Daripada ugal-ugalan di jalan raya, mari kita berlatih di sirkuit balap resmi untuk mampu menggapai prestasi,” kata Arjie.

Menurut kakak dari Nisa, Fahira dan Musanif Shah ini dengan rutin berlatih di lintasan otomotif resmi justru membuat remaja yang suka hobi balapan menjadi santun saat berkendara di jalan raya.

“Tidak perlu ugal-ugalan di jalan raya, karena untuk latihan uji kemampuan balap ada disediakan tempatnya,” ujar Arjie.

Sementara itu sang ayah Musa Rajecshah sangat mengatakan sangat mendukung penuh hobby putranya itu di dunia balap.

“Hobbi ini sangat positif, bahkan Arjie telah mendapat penghargaan dari pemerintah lewat dunia otomotif. Jadi wajar saya ikut mendukung hobinya itu,” ujar Ijeck yang juga Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Mpotor Indonesia Sumut.(LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top