Home / Sports / Kumite Beregu Puteri Sumbang Emas Untuk Sumut

Kumite Beregu Puteri Sumbang Emas Untuk Sumut

Penyerahan medali karate kumite beregu puteri, dimana Sumatera Utara meraih medali emas, Rabu (21/9).(Foto:lintasMedan/irma)

Bandung, 21/9 (LintasMedan) – Kontingen Sumatera Utara menambah satu medali emas dari cabang olahraga karate pada hari kelima Pekan Olahraga Nasional XIX/2016 Jawa Barat, Rabu.

Tambahan medali emas tersebut diraih melalui nomor kumite beregu putri di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Institut Teknologi Bandung (ITB) setelah mengalahkan Sulawesi Selatan dengan skor 2-O.

Perjuangan karateka putri Sumut diawali dari Tri Winarni yang turun di laga pembuka menghadapi karateka Sulawesi Selatan Ayu Safitri yang berkesudahan dengan nilia 2-2.

Peluang Sumut mulai terbuka dari Srunita Sari yang turun dipartai kedua dengan mengalahkan Wiwi Pertiwi dengan skor 5-3 dan emas akhirnya dipastikan Nova Sinaga yang memang telak 7-2 atas Ifka Widya.

Sayangnya sukses yang diraih karate beregu putri Sumut tidak diikuti beregu putra yang di babak penyisihan harus menyerah dari Jawa Timur 2-3.

Kekalahan tersebut cukup dramatis, pasalnya Sumut yang menurunkan karateka Iwan Sirait, Jintar, Jhoni Abdilla, Dedi Irwansyah dan Widodo sempat menyamakan kedudukan sempat sama 2-2 setelah sempat tertinggal 2-1.

Sayangnya karateka terakhir. Sumut, Widodo yang menjadi penentu di laga itu dipaksa menyerah 1-6 oleh Hirga.

Dengan tambahan satu emas tersebut, hingga hari terakhir cabang olahraga karate PON Jawa Barat, karateka Sumut berhasil membawa pulang dua emas, satu perak dan lima perunggu.

Pelatih karate PON Sumut, Delpinus Rumahorbo mengatakan, pihaknya mengucapkan syukur karena bisa meraih dua medali meski raihan tersebut dicapai melalui perjuangan yang sangat berat.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada kami, hingga berhasil membawa pulang dua emas. Saya juga memberikan apresiasi atas perjuangan keras para atlet,” katanya.

Raihan dua emas tersebut disambut antusias oleh Ketua FORKI Medan Hasrul Beni Harahap yang mengatakan keberhasilan itu merupakan buah kerja keras yang sudah dilakukan selama ini dengan latihan keras.

Artinya hal itu patut diapresiasi karena atlet-atlet telah mampu berjuang demi mengahrumkan nama Sumatera Utara, sekaligus membuktikan Sumut masih menjadi pesaing bagi provinsi lain di cabang karate.

“Sebagai pengurus Forki Medan, kami bangga dengan dan salut atas perjuangan atlet yang mulai dari babak penyisihan hingga mampu mengalahkan Sulawesi Selatan di partai final,” katanya.(LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top