Home / Medan / Tugas Tak Jelas, Camat di Medan Mengeluh

Tugas Tak Jelas, Camat di Medan Mengeluh

Salah saytu kawasan di Kota Medan yang dgenangi air saat hujan deras tiba.(Foto:LintasMedan/FB)

Salah satu kawasan di Kota Medan yang dgenangi air saat hujan deras tiba.(Foto:LintasMedan/FB)

Medan, 30/9 (LintasMedan) – Sejumlah Camat di Medan mengaku jika selama ini mereka tidak dilibatkan dalam pelaksanaan program kerja pemerintah di wilayah ini.

Untuk mewujudkan semboyan “Medan Rumah Kita” kedepan mereka berharap adanya pendelegasian tugas dan wewenang yang jelas kepada Kecamatan sehingga para aparatur ini bisa bekerja secara nyata.

“Kedepan kami para Camat berharap pendelegasian tugas dan wewenang yang jelas baik sarana dan prasarana maupun anggaran dalam menginterpestasikan program-program kerja Walikota Medan untuk mewujudkan Medan Rumah Kita,” kata Camat Medan Sunggal, M Fahri Matondang dalam rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan 2016-2021, Kamis.

Pada rapat yang dipimpin Ketua Pansus, Bahrumsyah dia mengungkap bahwa meskipun program dan pekerjaan di kecamatan ada, namun pihaknya selalu diintervensi.

“Akibatnya kecamatan tidak bisa berinovasi,” ujar Fahri.

Misalnya dilakukan pekerjaan pembangunan drainase di Kecamatan, namun tidak jelas kemana arah pembuangannya.

Kemudian adanya pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat di atas drainase, namun justru pihak kecamatan tidak bisa melakukan eksekusi.

“Kedepan, kami berharap ada pendelegasian wewenang kepada masing-masing kecamatan, sehingga ada kerja nyata kami,” tegasnya.

Camat Medan Petisah, Rahmat Harahap juga menyampaikan hal senada, dan menurutnya Camat merupakan garda terdepan aparat pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyatakat.
“Jadi kewenangan kami jangan hanya sebatas mengangkat dan memberhentikan Kepala Lingkungan saja,” katanya.

Tidak terlihatnya pendelegasian juga dicontohkan Rahmat, seperti untuk penataan Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Andai penataan PKL diserahkan kepada kecamatan tentu akan lebih baik. Pihak kecamatan bisa menempatkan atau membuat grand design,” cetusnya.(LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top