Home / Medan / DPRD Medan Larang Gunakan Sertifikat MSDC

DPRD Medan Larang Gunakan Sertifikat MSDC

Ilsutrasi

Medan, 6/10 (LintasMedan) – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan mendesak Kepala satuan lalulintas (Kasatlantas) Polrestabes Medan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tidak menggunakan sertifikat yang dikeluarkan oleh tempat pelatihan mengemudi Medan Safety Driving Centre (MSDC)dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Selain itu, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi A DPRD Medan dengan pihak Satlantas Polrestabes Medan yang dihadiri oleh Kasatlantas, T.Rizal Maulana dan pimpinan MSDC , Thomson Purba itu, Ketua Komisi A Roby Barus juga mendesak agar pihak Satlantas Polrestabes Medan tidak lagi memakai sertifikat MSDC untuk mendapatkan SIM.

“Ya, melalui rapat ini kami (DPRD-red) meminta kepada Kasatlantas Polrestabes Medan jangan dipakai lagi sertifikat yang dikeluarkan oleh MSDC. Karena, berdasarkan Sidak yang dilakukan kami menemukan banyak yang janggal mengenai sekolah mengemudi itu, memang masyarakat Medan terbebani dengan biaya mengurus SIM, ya Satlantas lah juga harus ditekankan agar tidak lagi me­makai MSDC,” kata Roby dalam RDP yang digelar di ruang Komisi A DPRD Medan, Kamis (6/10).

Ditambahkan politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Medan itu, berdasarkan hasil rapat dengan pihak MSDC beberapa waktu lalu, biro jasa yang telah beroperasi sejak 2011 itu tidak mampu menunjukkan legalitas berupa segala perizinan atas keberadaannya. Mereka hanya punya izin kursus, sama seperti tempat latihan mengemudi lainnya.

“Atas dasar itu, Komisi A DPRD Medan mengindikasikan MSDC merupakan lembaga ilegal. Selain itu sebelum MSDC mampu menunjukkan legalitas yang dimiliki harus berhenti beroperasi sementara.Dan kepada masyarakat juga dihimbau untuk tidak mengurus sertifikat ke MSDC, “tegasnya.(LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top