Home / Medan / DPRD : Retribusi Sampah Pedagang Pasar Tradisional Diduga Bocor

DPRD : Retribusi Sampah Pedagang Pasar Tradisional Diduga Bocor

Pasar Tradisional di Suka Ramai Medan. (Foto:lintasmedan/irma)

Medan, 30/10 (LintasMedan) – Anggota DPRD Kota Medan, Godfried Efendi Lubis mengaku prihatin dengan minimnya jumlah retribusi sampah yang dikutip pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar dari ribuan pedagang di sejumlah pasar tradisional Kota Medan.

“Jumlah tersebut sangat tidak masuk akal, Kita menduga telah terjadi kebocoran dengan jumlah yang cukup besar,” katanya saat pembahasan Perubahan APBD Pemko Medan 2016 di ruang rapat paripurna gedung DPRD Medan, Sabtu.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebersihan Endar Sutan Lubis mengungkap jumlah retribusi sampah yang disetor PD Pasar ke instansi yang dipimpinnya hanya sebesar Rp1.1 miliar pertahun.

Retribusi sampah bersumber dari 53 pasar tradisional di kota Medan  dikutip petugas PD Pasar setiap harinya.

“Kita menduga terjadi kebocoran hingga ratusan juta rupiah setiap bulan,” ujarnya.

Menurut Politisi Partai Gerindra ini, jika hasil yang diperoleh Pemko Medan dari retribusi sampah pedagang di 53 pasar tradisional hanya Rp 1,1 M per tahun , berarti dana yang berhasil dikutip dari satu pasar tradisional hanya Rp 1,7 juta per bulan atau Rp 57 ribu per hari.

Jumlah itu menurut dia sangat minim, padahal ada ribuan pedagang di pasar tradisional yang wajib membayar retribusi sampah.

“Kemana uang yang dikutip itu. Ini perlu diaudit,” tegasnya.

Kepala Bappeda Pemko Medan Zulkarnaen mengatakan persoalan ini akan menjadi perhatian dan pihaknya akan melakukan evaluasi.(LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top