Home / Medan / 2016, DPRD Sumut Gagal Hasilkan 17 Perda

2016, DPRD Sumut Gagal Hasilkan 17 Perda

Ilustrasi (Foto:lintasmedan/ist)

Medan, 14/11 (LintasMedan) – Hingga menjelang akhir tahun 2016, DPRD Sumut belum mampu menghasilkan 17 peraturan daerah (perda) yang menjadi program legislasi daerah.

Padahal 17 perda yang dirancang selama tahun 2016 tersebut merupakan target legislatif mnamun tidak tercapai.

Data diperoleh di DPRD Sumut di Medan, Senin, dari 17 perda yang direncanakan, hingga akhir Oktober 2016, baru satu yang berhasil dibahas dan disetujui yakni Perda tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA).

Ketua Badan Pembuatan Peraturan Daerah (BPPB) DPRD Sumut Astrayuda Bangun membenarkan tidak tercapainya target program legislasi daerah (prolegda) tersebut.

Menurut dia, dalam raker DPRD Sumut pada Desember 2015 di Medan, lembaga legislatif tersebut memproyeksi 17 perda dalam prolegda 2016.

Diantaranya, perda tentan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM), perda tentang Zonasi Perairan, tentang Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), tentang lingkungan hidup, dan tentang pasir laut.

Namun pihaknya mengalami kendala untuk membahasnya karena ada drafnya yang dicabut Pemprov Sumut seperti ranperda tentang Zona Perairan dan PDAM.

Lain lagi dengan tidak adanya draf ranperda yang diajukan seluruh komisi di DPRD Sumut meski menjadi inisiator dalam pengajuan ranperda tersebut.

“Satu pun ranperda yang menjadi kewenangan komisi tidak dimasukkan (ke BPPD),” katanya.

Ketika diajukan untuk dimasukkan dalam prolegda pada raker tersebut, komisi-komisi di DPRD Sumut hanya mencantumkan judul atau nama ranperda, tanpa dilengkapi naskah akademik dan drafnya.

BPPD Sumut telah empat kali memanggil seluruh pimpinan komisi untuk memberitahukan tentang ranperda yang menjadi menjadi kewenangan masing-masing.

“Namun sekali pun tidak pernah datang,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.(LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top