Home / Bisnis / BPS: Pengangguran Terbuka di Sumut Berkurang

BPS: Pengangguran Terbuka di Sumut Berkurang

Medan, 10/11 (LintasMedan) – Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (Sumut) mencatat jumlah pengangguran terbuka selama Agustus 2016 turun 57 ribu orang dibandingkan jumlah pengangguran terbuka periode sama tahun 2015.

Data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Kamis, dari 13,937 juta lebih penduduk Sumut, tercatat jumlah pengangguran pada Agustus 2016 di provinsi ini sebanyak 372 ribu orang lebih.

Disebutkan, tingkat pengangguran terbuka di Sumut pada Agustus 2016 mencapai 5,84 persen, mengalami penurunan sebesar 0,87 poin dibanding TPT Agustus 2015, yang sebesar 6,71 persen.

Sementara, jumlah angkatan kerja di Sumut pada Agustus 2016 mencapai 6,36 juta orang atau berkurang sebanyak 28 ribu orang bila dibanding angkatan kerja Agustus 2015 sebanyak 6,39 juta orang lebih.

Jumlah penduduk yang bekerja di Sumut pada Agustus 2016 mencapai 5,99 ribu orang naik sebanyak 29 ribu orang dibanding tahun 2015 yang sebesar 5,96 juta orang.

Sektor pertanian masih menyerap jumlah tenaga kerja terbanyak, yaitu mencapai 44,50 persen meningkat 3,20 persen dibandingkan persentase penduduk yang bekerja di sektor pertanian pada Agustus 2015 yang sebesar 41,30 persen.
Sedangkan sektor perdagangan, rumah makan dan akomodasi dan beberapa sector lain mengalami penurunan.

Penduduk yang bekerja sebagai buruh/karyawan adalah jumlah yang terbanyak yaitu mencapai 2,17 juta orang atau sekitar 36,2 persen.

Selanjutnya, penduduk yang bekerja sebagai pekerja keluarga mencapai 1,22 juta orang atau sekitar 20,41 persen.

Berdasarkan jumlah jam kerja, pada Agustus 2016 sebesar 4,12 juta orang atau sekitar 68,76 persen rata-rata jam kerja sudah di atas 35 jam per minggu, sedangkan pekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 14 jam sebesar 321 ribu orang atau sekitar 5,36 persen.

Pada Agustus 2016, pekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah masih tetap mendominasi yaitu sebesar 1,92 juta orang atau sekitar 32,08 persen. Sedangkan pekerja dengan pendidikan Diploma mempunyai jumlah terkecil yaitu sebanyak 163 ribu orang atau sekitar 2,71 persen.

Secara umum, selama Agustus 2015 sampai Agustus 2016 terjadi peningkatan kondisi ketenagakerjaan di Sumut.

Hal tersebut disebabkan, antara lain meningkatnya jumlah penduduk bekerja, menurunnya jumlah pengangguran dan meningkatnya penduduk yang bekerja diatas jam kerja normal.

Namun demikian, jumlah penduduk yang bekerja sebagai pekerja keluarga semakin meningkat. Mereka bekerja tapi hanya bersifat membantu usaha keluarga dan tidak mendapat upah, yang pada umumnya bekerja di sektor pertanian. (LMC-01)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top