Home / Medan / Masyarakat Diminta Ikut Bantu Cegah Perdagangan Manusia

Masyarakat Diminta Ikut Bantu Cegah Perdagangan Manusia

traficMedan, 22/11 (LintasMedan) – Kalangan Fraksi di DPRD Medan setuju dan menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pencegahan dan penanganan korban perdagangan orang menjadi Perda.

Pengesahan Perda itu diambil melalui rapat paripurna DPRD Medan di gedung dewan, Senin.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli, Wakil Ketua Burhanundin Sitepu dan anggota dewan lainnya. Sementara itu pihak eksekutif dihadiri Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin dan SKPD serta para Camat. Usai penyampaian pendapat Fraksi fraksi, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung bersama Walikota Medan Dzulmi Eldin melakukan penandatanganan.

Fraksi Persatuan Nasional (Pernas) DPRD Medan yang disampaikan Ketua Fraksinya Drs S Maruli Tua Tarigan mengatakan, dengan disahkannya Perda diharapkan mampu memberi perlindungan bagi korban perdagangan.
Seperti perlindungan dari eksploitasi seks komersial anak (ESKA). Perlindungan itu sejalan dengan UU No 35/2014 tentang perlindungan anak.

Selain itu Maruli mengingatkan Pemko Medan agar Perda jangan menjadi pajangan yang tidak difungsikan.

“Namun harus ada implementasi dilapangan secara nyata dan dijalankan dengan baik. Dengan harapan, anak anak bisa terlindungi dari korban perdagangan,” katanya.

Sementara Fraksi Golkar yang disampaikan Modesta Marpaung mengatakan, maraknya perdagangan manusia terhadap perempuan dan anak, merupakan perbudakan era modern.

Karena itulah, aparat penegak hukum harus memberikan sanksi tegas kepada para pelaku perdagangan orang.

Disebutkannya, Perda ini diharap segera disosialisasikan di tengah-tengah masyarakat kota Medan. Karena untuk memberantas praktek perdagangan orang diperlukan kesadaran masyarakat, agar dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.(LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top