Home / Medan / Pemko Komitmen Jadikan Medan Kota Layak Anak

Pemko Komitmen Jadikan Medan Kota Layak Anak

 Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kedua kiri) melepas balon ke udara dalam rangkaian acara peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Medan, di Gedung Dharma Wanita Medan, Selasa (29/11). (Foto: LintasMedan/ist) Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kedua kiri) melepas balon ke udara dalam rangkaian acara peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Medan, di Gedung Dharma Wanita Medan, Selasa (29/11). (Foto: LintasMedan/ist)

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kedua kiri) melepas balon ke udara dalam rangkaian acara peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Medan, di Gedung Dharma Wanita Medan, Selasa (29/11).

Medan, 29/11 (LintasMedan) – Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Medan sebagai Kota Layak Anak (KLA), guna melindungi anak dari berbagai kekerasan, diskriminasi dan eksploitasi.

“Sejak tahun 2010 sampai dengan 2014, Kota Medan telah berkomitmen untuk mewujudkan setiap satu kelurahan di 21 Kecamatan menjadi kelurahan layak anak,” kata Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution pada peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Medan, di Gedung Dharma Wanita Medan, Selasa.

Upaya menjadikan ibu kota Provinsi Sumut itu menjadi kota layak anak, lanjutnya, terus dilakukan Pemko Medan diantaranya dengan membangun komitmen dalam meningkatkan perlindungan anak dan memenuhi hak-hak anak.

Disebutkannya, kebijakan pengembangan kota layak anak telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Akhyar menambahkan, anak perlu dilindungi karena setiap anak terlahir dengan segenap potensi yang baik. Hak-hak anak yang harus dipenuhi dan dilindungi bersama, antara lain hak untuk bermain, mendapatkan pendidikan dan perlindungan.

Selain itu hak mendapatkan nama dan identitas, hak mendapat makanan, akses kesehatan, rekreasi serta hak untuk berkembang memiliki peran yang sesuai dengan kemampuan dan intelektual perkembangan usianya.

Hari Anak Nasional 2016 menyoroti tiga Isu anak, yakni kekerasan seksual anak, perkawinan anak dan prostitusi terhadap anak.

Isu tersebut sesuai dengan tema Hari Anak Nasional, yakni Stop Kekerasan pada Anak.

“Peringatan ini dapat menjadi motivasi kita khususnya orang tua untuk lebih meningkatkan kepedulian dan pemenuhan serta memberikan perlindungan kepada anak,” ujar Wakil Wali Kota Medan. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top