Bupati Penajam Kunjungi PDAM Tirtanadi

Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo dampingi para direksi saat memberikan cendera mata kepada Bupati Kabupaten Penajam yang berkunjung ke perusahaan BUMD milik Sumut itu, Jumat (31/3).(Foto:Lintasmedan/ist)

Medan, 31/3 (LintasMedan) – Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur Yusran Aspar berkunjung ke PDAM Tirtanadi, Jumat.

Dia mengatakan ingin melihat secara langsung sistem manajemen pengelolaan air bersih yang dilakukan perusahaan BUMD milik Provinsi Sumut itu.

“Ketersediaan air bersih masih menjadi kendala di wilayah kami. Sehingga dari kunjungan ini kami mendapatkan ilmu tentang sistem pengelolaan dan pelayanan air bersih yang nantinya bisa diterapkan
di Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Yusran.

Bupati dua periode ini datang bersama rombongan, di antaranya Wakil Ketua DPRD M Syahruddin Nur, serta Direktur PDAM Penajam Paser Utara, Taufiq ST yang pernah bertugas di PDAM Tirtanadi.

“Di akhir periode jabatan saya sebagai Bupati, saya ingin persoalan minimnya air bersih di daerah kami bisa teratasi,” katanya.

Lebih lanjut dia menyampaikan tentang sosok Direktur PDAM Penajam Paser Utara, Taufiq yang pernah menjadi pegawai terbai di PDAM Tirtanadi.

“Saya yakin Taufiq akan mampu melakukan pembenahan untuk PDAM di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ucapnya.

Dirut PDAM Tirtanadi, Sutedi Raharjo didampingi para direksi lainnya menyambut baik kunjungan itu.

Menurutnya, ini adalah kunjungan yang pertama kali datang dari luar pulau Sumatera sepanjang tahun 2017.

Selanjutnya rombongan berlanjut meninjau lokasi Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sunggal, Hamparan Perak dan Martubung.(LMC/rel)




Zahir: Legislatif Solid Dukung Sumut Tuan Rumah PON

Zahir (Foto:lintasmedan/irma)

Medan, 31/3 (LintasMedan) – Rencana Sumatera Utara untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024 bisa terealisasi jika semua pihak punya komitmen bersama untuk mendukung termasuk kalangan legislatif di DPRD Sumut.

Anggota DPRD Sumut, Zahir mengaku optimistis rekannya sesama legislatif solid mendukung wacana tersebut.

Dukungan wakil rakyat tentunya dalam bentuk realisasi anggaran untuk persiapan, khususnya perbaikan sejumlah sarana olahraga di wilayah ini.

“Kami yakin kalau dari sisi anggaran sejauh ini tidak ada masalah dan legislatif akan merealisasikannya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu baru-baru ini.

Zahir yang juga Ketua Pengprov Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Sumut ini juga mengaku yakin Dispora Sumut di bawah kepemimpinan Kepala Dinasnya, Baharuddin Siagian mampu memenej anggaran tersebut secara profesional, sehingga pembangunan sarana yang berkaitan dengan persiapan Sumut menuju tuan rumah PON tidak terbengkalai dan mubazir.

“Kalau untuk anggaran tahun 2017 ini sudah tidak ada masalah. Tinggal menunggu proses tender sejumlah proyek agar pembangunan bisa dilaksanakan sesegera mungkin. Setelah itu tinggal kita membahas P-APBD di bulan Juni atau Juli,” katanya.

Menurut Zahir, jika seluruh pihak memiliki komitmen bersama baik eksekutif, legislatif dan insan olahraga diyakini pembangunan sarana olahraga tahun ini 80 persen akan selesai.

Selanjutnya, sebut Ketua Komisi E yang membidangi masalah olahraga ini, dewan segera membahas anggaran 2018. “Jadi untuk anggaran tahun tersebut tinggal proses finishing,” sebutnya.

Seperti diketahui hingga saat ini sejumlah sarana dan gedung olahraga telah tersedia dan sebagian sedang tahap pembangunan di kawasan Jalan Pancing Medan Estate seluas 25,5 Ha.

Pembangunan gedung dan sejumlah tempat latihan dipastikan rampung pada 2018.

Sebelumnya Sekretaris Dispora Sumut Sakiruddin menyampaikan saat ini telah terbangun sarana untuk 21 cabang olahraga di lokasi itu. “Stadion mini juga bisa untuk futsal dan anggar, sedangkan gedung bowling lagi tahap pembangunan,” katanya.

Selain itu sebut Sakirudin Sumut juga mendapat bantuan dari Menpora untuk pembangunan gedung basket.

2017, di lokasi Gedung Serba Guna (GSG) juga dibangun gedung latihan berlantai lima dengan luas 50×200 meter.

Sedangkan untuk pembangunan gedung boling di kawasan Sport Centre tersebut juga diprediksi bisa segera rampung pada akhir 2017.(LMC-02)




Erry Tawarkan Jalan Tol Medan-Berastagi ke Investor Malaysia

Para investor asal Malaysia saat beraudiensi ke ruang kerja Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi,Kamis (30/3)

Medan, 30/3 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi menawarkan investasi pembangunan jalan tol Medan-Berastagi kepada perusahaan konstruksi terkemuka asal Malaysia IJM Corporation Berhard.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi asal Malaysia IJM Corporation Berhad , Kamis (30/3) di ruang kerjanya Lt 10 Kantor Gubsu Jalan Dipenegoro Medan.

Gubernur mengaku bersyukur karena Sumut diminati investor hal ini menunjukan bahwa kondisi Sumut aman untuk berinvestasi.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi asal Malaysia IJM Corporation Berhad , Kamis (30/3) di ruang kerjanya Lt 10 Kantor Gubsu Jalan Dipenegoro Medan.

Hadir pada acara tersebut mewakili IJM Tan Boon Leng, Tan Yang Chang, Dato’Ton Chin Leong, Ab Halim Hussein dan Direktur KPPN, Dr Mutiara Murni Teguh dan Mina Penerjemah. Sementara Gubsu didampingi Assisten Ekbang Ibnu S Hutomo, Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Bendaharo Siregar, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumut Paul Ames .

Kepada IJM yang bergerak dalam kontruksi pembangunan jalan tol dari Malaysia, Gubernur menawarkan untuk menjadi investor pembangunan jalan tol Medan ke Berastagi (Tanah Karo). Karena selain investasinya menjanjikan sebab menjadi salah satu objek wisata, juga akan menjadi potensi jalan alternatif ke Kutacane, Aceh.

“Untuk investasi pembuatan jalan tol Medan – Berastagi belum ada dan ini menjadi peluang besar selain sebagai tempat objek wisata juga akan berpeluang sampai Aceh sampai Kotacane,”paparnya.

Menurut Erry saat ini pembangunan jalan tol Kuala Tanjung, Tebing Tinggi dan Parapat sudah dikerjakan oleh oleh HK, Jasamarga dan Waskita dan sudah mulai selesai dalam waktu dekat.

Selain itu dia mengatakan tidak hanya investasi pembangunan jalan tol yang dilirik oleh investor asing. Tetapi investasi pembangkit listrik tenaga air yang saat ini dilirik oleh investor asal Korea.

Pada kesempatan itu pihak IJM mengaku tertarik untuk berinvestasi di Sumut, Hal itu dikatakan Ab Halim Hussein, karena IJM sudah pernah berinvestasi di Sumut yakni pembangunan Rumah Sakit Murni Teguh.(LMC-04)




Gubernur Sumut Resmikan 5 Aplikasi Binjai Smart City

Gubernur Sumut Resmikan 5 Aplikasi Binjai Smart City, kamis (30/3)

Binjai, 30/3 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi meresmikan peluncuran lima aplikasi e-government Binjai Smart City dan Peresmian Binjai Command Center (BCC) di Kantor Walikota Binjai, Kamis.

Gubernur mengapresiasi progress yang dicapai Kota Binjai karena dari 14 Pemkab/pemko percontohan, Binjai unggul karena dalam tempo 5 bulan berhasil membangun lima aplikasi elektronik.

“Program harus diikuti Pemko/Pemkab lain. Karena kalau ingin Provinsi ini baik, maka Pemko dan Pemkab juga harus baik,” katanya.

September tahun lalu, kata Erry di Surabaya, Pemprov dan 14 Kabupaten/kota se Sumatera Utara menandatangani Nota Kesepakatan bersama implementasi e government Pemko Surabaya dan Pelayanan Perizinan Terpadu Berbasis Elektronik Kabupaten Sidoarjo disaksikan Wakil Ketua KPK RI Alexander Marwata di Gedung Balai Kota.
r
Kegiatan tersebut termasuk dalam bagian kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya pencegahan korupsi di Sumut oleh Kordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK yang melahirkan 9 rencana aksi cegah korupsi.

“Dari 14 kabupaten/kota hasil Pilkada terakhir, baru Binjai yang sudah membangun dan menerapkan lima aplikasi e-government,” kata Gubernur.

Saat meresmikan grand louncghing lima aplikasi tersebut, Gubernur mengimbau agar pencapaian Kota Binjai menjadi cambuk bagi daerah lain untuk melakukan hal yang sama.(LMC-04)




Gubernur Minta Inspektorat Tindaklanjuti Rekomendasi LHP BPK

Medan, 30/3 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara meminta inspektorat dan Badan
Kesbangpolinmas Pemprovsu dan Pemkab/pemko berkoordinasi dengan DPRD
menindaklanjuti rekomendasi-rekomendasi yang tertuang dalam Laporan
Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilam Sumut atas bantuan keuangan partai
politik.

Hal itu disampaikan Gubsu melalui Sekda Provsu H Hasban Ritonga pada
acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas laporan
pertanggungjawaban Penerimaan dan Pengeluaran Bantuan Keuangan Partai
Politik dari APBD TA 2016 di Kantor BPK RI Perwakilan Sumut di Medan, Kamis.

Dalam kesempatan yang sama Disampaikan juga hasil
Pemantauan penyelesaian kerugian daerah semester 1 tahun 2017 dan pemantauan tindak lanjut rekomendasi Hasil pemeriksaan per 13 Maret 2017.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BPK Sumut dra. Vincentia Moli Ambar Wahyuni, Wakil Ketua DPRD Ruben Tarigan , bupati/walikota se Sumut, Ketua DPRD se Sumut, Kepala badan Kesbangpol Pemprovsu dan kab/kota. Gubsu juga mengingatkan agar partai politik penerima bantuan keuangan dapat memberikan kerjasama yang baik dalam upaya penyelesaian tindaklanjut hasil pemeriksaan BPK RI atas bantuan
keuangan partai politik. “Kami Pemprovsu juga berkomitmen untuk segeramenyelesaikan tindaklanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK yang lainnya,” demikian Gubernur.

Untuk itu, lanjutnya, sebagai Gubsu saya telah memerintahkan inspektorat Provsu untuk meningkatkan intensitas
koordinasi dan mendorong SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut dalam hal penyelesaian seluruh tindak lanjut rekomendasi BPK RI Sumut.

Kepala Perwakilan BPK Sumut dra. Vincentia Moli Ambar Wahyuni, M.M.,Ak menjelaskan dari 299 organisasi parpol yang merima bantuan tahun 2016,
sebanyak 298 sudah sampaikan laporan kepada BPK. Satu partai, DPD Partai Demokrat yang tidak sampaikan laporan keuangan, karena
mengembalikan seluruh bantuan. Dia menegaskan untuk laporan pelaksanaan tahun 2017 pihaknya tidak lagi mentolerir penyerahan
laporan pertanggungjawaban lewat 31 januari 2018.

Pihaknya akan menerapkan aturan dan tidak akan mengaudit laporan yang diserahkan
lewat deadline.

“Tahun ini masih ada yang kami terima laporan pada Februari. Tahun depan sesuai ketentuan yang berlaku, kami tidak lagi tolerir. Parpol
tidak akan dapat bantuan kalau laporan sebelumnya tidak diaudit BPK,” kata Ambar.

Dalam kesempatan itu BPK memyerahkan serempak laporan hasil pemeriksaan kepada 34 pemda yaitu 33 pemkab/pemko dan Pemprovsu.
Laporan diterima kepala daerah dan pimpinan DPRD.

BPK juga menyerahkan hasil Pemantauan penyelesaian kerugian daerah untuk semester 1 tahun 2017 yang diakui Ambar secara keseluruhan masih
harus ditingkatkan. Dari 3.402 kasus kerugian daerah di Sumut, sebagian besar yaitu 70,92% atau sekitar Rp 832 milyar belum
diselesaikan. Sisanya sudah dilunasi dan masih dalam tahap pengangsuran.

Sedangkan pemantauan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Hasil pemeriksaan per 13 Maret 2017 secara umum di Sumut
mencapai 75,76 persen di atas rata rata nasional 62 persen.(LMC-04)




PRSI Sumut Akan Kelola Polo Air Secara Profesional

 

H Muchrid Nasution (Coki).(Foto:LintasMedan/FB)

Medan, 30/3 (LintasMedan) – Ketua Umum Pengprov PRSI Sumut Muchrid “Coki” Nasution menegaskan, pihaknya akan mengelola cabang polo air secara lebih profesional.

“pihaknya telah memiliki program khusus untuk cabang polo air yang diproyeksikan untuk merebut medali pada PON XX/2020 di Papua.

Mulai April, PRSI Sumut akan memulai program khusus tersebut. Tahap awal pihaknya merekrut sedikitnya 15 atlet yang berusia 17 tahun dengan melibatkan Pengkab/Pengkot PRSI se-Sumut.

Selanjutnya atlet tersebut akan ditangani pelatih khusus dengan program latihan minimal 40 jam perminggu yang dipusatkan di Kolam Renang Indoor Selayang Medan.

“Pelatih yang menangani tim polo air ini nantinya akan menandatangani kontrak melatih. Sedangkan atlet, selain akan mendapat latihan intensif juga diberi suplemen dan pelatihan gym/fitnes,” paparnya.

Tim polo air Sumut merupakan peraih lima emas PON yakni PON IX/1977, PON X/1981, PON XI/1985, PON XII/1989 dan PON XVII/2008.

Namun prestasinya terus menurun sejak PON XVIII/2012 dengan Raihan perunggu. Titik nadir prestasi polo air Sumut pada Kejurnas babak Pra PON XIX/2016 dimana Sumut menempati peringkat paling buncit sehingga absen tampil di arena PON 2016 Bandung.

Coki yang meneruskan estafet kepimpinan organisasi olahraga akuatik pada akhir 2015 dari tangan Drs OK HM Syafi’i itu mengaku sedih dengan absennya polo air di arena PON 2016.

“Saya akui, polo air kita pernah menorehkan sejarah emas Sumut sebagai tim yang sangat ditakuti lawan di era tahun 80-an. Namun prestasinya saat ini nyaris tidak ada lagi. Oleh karena itu, kami akan melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan kejayaan tersebut,” ucapnya.

Begitupun, untuk mengembalikan kejayaan emas polo air itu bukan lah hal yang gampang. Walaupun di satu sisi, Sumut masih memiliki para mantan atlet yang punya integritas memajukan cabang polo air, namun PRSI juga mengharapkan dukungan dari berbagai stake holder seperti KONI Sumut, Dispora Sumut maupun pihak sponsor.

“Keterlibatan stake holder membantu program polo air Sumut harus dilakukan. Apalagi daerah lain seperti DKI Jakarta akan berupaya mempertahankan medali emasnya di PON 2020 dengan merencakan akan melakukan try out di Eropa (Serbia). Peraih perak Jabar juga merancang try out ke Tiongkok,” tambahnya.

Selain memproyeksikan cabang polo air, PRSI Sumut juga mempersiapkan atletnya di cabang renang, loncat indah dan renang perairan terbuka yang sasarannya merebut medali di PON 2020.

“Saat ini ada satu atlet polo air kita yang sedang menjalani Pelatnas SEA Games 2017 yakni Silvester Golberg Manik. Selain itu, ada dua atlet loncat indah yang berlatih di Ragunan yakni Wahyu dan Angel Purba. Ketiga atlet ini aset kita untuk diproyeksikan pada PON 2020,” katanya.

Selain itu, PRSI Sumut juga masih memiliki aset atlet renang yakni M Fachri yang saat ini berlatih di klub Pari Jakarta.

Aset lainnya yakni Sumut memiliki atlet andalan di cabang renang perairan terbuka yakni Resi yang merebut medali perunggu di PON 2016. (LMC-02)




GMKI dan YKI Siap Kawal Pembangunan Danau Toba

Kunjungan ketua GMKI pusat dan Sumut ke ruang anggota DPRD Sumut, Juliski Simorangkir, baru baru ini.(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 30/3 (LintasMedan) – Gerakan Maasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyatakan siap mengawal pembangunan Danau Toba sebagai kawasan destinasi pariwisata kedepan tanpa meninggalkan kearifan lokal.

“Kami para kader GMKI tidak akan tinggal diam untuk mendukung rencana pemerintah dalam membangun kawasan Danau Toba,” kata Ketua Umum GMKI Pusat Sahat Sinurat didampingi Ketua GMKI Sumut Swangro Lumbanbatu saat berkunjung ke gedung DPRD Sumut, Senin.

Kedua pimpinan organisasi ini diterima di ruang kerja anggota DPRD Sumut Juliski Simorangkir.

Menurut Sahat pertemuan kali ini tidak hanya membahas sebatas peranan umat Kristiani dalam pembangunan Sumut. Namun lebih menekankan peran pemuda untuk bersama-sama membangun bangsa di bawah bingkai NKRI.

Lebih jauh Sahat memaparkan Juliski yang juga Ketua Yayasan Komunikasi Indonesia (YKI) Sumut serta penasihat yayasan tersebut yakni RE Nainggolan dikenal sebagai sosok yang begitu peduli akan kemajuan pemuda Sumut.

Sehingga sebutnya, GMKI dan YKI diyakini memiliki visi yang sama serta bisa bekerjasama dalam mengawal pembangunan khususnya kawasan Danau Toba tanpa meninggalkan peran pemuda di dalamnya.

Politisi PKPI Juliski Simorangkir mengaku sangat mengapresiasi petertemuan tersebut.

Dia mengaku yakin, pembahasan ditingkat Sumut ini juga mendapat dukungan YKI Pusat yang diketuai Bernard Nainggolan dengan beberapa orang penasehat seperti Sabam Sirait dan Yasonna Laoly.(LMC/rel)




Kadispora : PPLP Sumut Terbaik se Indonesia

Rapat Kordinasi Bapopsi Sumut, Rabu (29/3) malam di Grand Kanaya Hotel.(Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 30/3 (LintasMedan) – Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara mengklaim Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut yang berada di Medan Sunggal merupakan asrama atlet pelajar terbaik secara nasional.

“PPLP Sumut merupakan yang terbaik se Indonesia. Fasilitas asrama atlet di lokasi itu juga tak kalah dengan hotel berbintang tiga,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut, Baharuddin Siagian saat membuka Rapat Kordinasi Badan Pembina Olahraga Pelajar Indonesia (Bapopsi) Sumut, Rabu malam di Medan.

Dia meyakini kedepan PPLP semakin potensial mampu menciptakan atlet pelajar berprestasi yang akan membawa nama Sumut dalam even-even berskala nasional seperti PON.

Di sisi lain Kadispora berharap Bapopsi segera melakukan pembinaan berkesinambungan dengan membentuk organisasi itu hingga ke tingkat kecamatan.

Untuk selanjutnya para atlet berprestasi yang terekrut dari tingkat kecamatan akan diintensifkan pembinaannya di PPLP Sumut.

“Bapopsi Sumut harus bisa menjadi contoh bagi provinsi lain dalam hal pembinaan olahraga yang terarah, termasuk bagi pembinaan atlet usia muda,” katanya.

Di tingkat kecamatan kata Baharuddin harus ada pengurus Bapopsi yang terdiri atas unsur pendidik atau guru yang punya sertifikat pelatih.

Hal itu sebagai tujuan untuk menyatukan visi dan misi dalam membangun olahraga Sumut mulai dari pembinaan berjenjang minimal SMP hingga SMA.

“Karena bibit potensial atlet itu ada di kecamatan,” ujarnya.

Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis yang hadir pada acara itu berharap Bapopsi mampu menjadi ujung tombak bagi pembinaan atlet berprestasi didaerah ini.

“Seratus persen atlet yang disiapkan KONI Sumut menuju PON adalah atlet pelajar. Kita optimis kedepan semakin banyak atlet pelajar yang bermunculoan dari berbagai cabang olahraga, apalagi Dispora juga punya PPLP,” kata Jhon Lubis.

KONI Sumut, kata Jhon Lubis juga berharap Bapopsi membina seluruh cabor yang dipertandingkan di PON. “Jadi tidak hanya membina cabor yang dipertandingkan di Popnas yang jumlahnya terbatas,” katanya.

Mewakili Bapopsi pusat DR Pura Darmawan mengapresiasi Bapopsi Sumut yang selama ini aktif dalam melaksanakan kejuaraan, termasuk Rakor.

“Apalagi, hanya Sumut lah yang baru melaksanakan rakor di antara Bapopsi di seluruh Indonesia,” katanya.

Ketua panitia pelaksana John Erik mejelaskan Rakor Bapopsi Sumut berlangsung mulai 29 hingga 31 Maret di Hotel Grand Kanaya diikuti 75 peserta yang merupakan utusan dari 34 Kabupaten/Kota, serta utusan dari unsur kepengurusan Bapopsi Sumut. (LMC-02).




Peduli Kesehatan Jantung Sejak Dini

Medan, 30/3 (LintasMedan) – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Sumatera Utara, menggelar rapat kerja di Aula Gedung PKK Kota Medan, Jalan Rotan Medan, Kamis (30/3). Selain membahas program kerja kedepan, rapat ini juga membahas konsolidasi kepengurusan YJI Cabang Sumut periode 2014 – 2019. Rapat kerja ini dipimpin langsung Ketua Umum YJI Cabang Utama Sumut yang baru, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin.

Dalam rapat kerja yang dihadiri seluruh pengurus YJI Cabang Utama Sumut, diantaranya Wakil Ketua I, Prof dr Sutomo Kasiman, Wakil Ketua II, Drs Musadad, Sekretaris, Prof dr Afif Siregar, Ketua Badan Pelaksana Klub Jantung Sumut, Eka Susila serta perwakilan Klub Jantung Sehat Polonia, dan para instruktur Senam Jantung Sehat, Hj Rita mengajak seluruh pengurus aktif dan kompak untuk membesarkan YJI Cabang Utama Sumut.

Dikatakannya, banyak program yang akan dilakukan kedepannya. Di samping mensosialisasikan kepada masyarakat untuk rutin mengikuti senam jantung di Lapangan Merdeka Medan setiap Minggu pagi, juga membentuk klub jantung sehat di setiap kecamatan di Kota Medan. Kemudian melatih instruktur senam yang merupakan perwakilan dari masing – masing kecamatan.

“Saat ini saya telah memberikan masukan kepada Bapak Wali Kota agar menginstruksikan kepada seluruh SKPD, camat dan lurah untuk mengikuti senam jantung di Lapangan Merdeka setiap Minggu pagi. Sebab, kita ingin mensosialisasikan terlebih dahulu kepada keluarga besar Pemko Medan, baru masyarakat lain,” kata Hj Rita.

Selanjutnya, Hj Rita yang juga Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Kota Medan itu mengungkapkan, dirinya setiap minggunya ikut senam jantung sehat. Apa yang dilakukannya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi warga untuk peduli terhadap kesehatan jantungnya melalui senam jantung. Selain itu YJI merupakan yayasan sosial di bidang kesehatan, harus mampu mengajak dan merangkul warga baik itu dewasa dan anak- anak untuk menjaga kesehatan jantung mereka.

” Saya telah berkoordinasi dengan Pemko Medan, bahwasannya dalam memeriahkan Hut Kota Medan pada 1 Juli mendatang, akan digelar perlombaan senam jantung sehat tingkat PAUD. Dengan demikian mulai sejak dini, kita harus peduli terhadap kesehatan jantung. Selain itu juga akan ada penggalangan dana dengan melelang hasil binaan Dekranasda Kota Medan. Dana hasil lelang nantinya akan dipergunakan untuk YJI Cabang Utama Sumut,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua I YJI Cabang Utama Sumut, Prof dr Sutomo Kasiman dan Sekretaris Prof dr Afif Siregar yang telah lama membina YJI Cabang Utama Sumut ini, mengapresiasi semangat ketua umum dalam mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk senam jantung sehat. Tentunya apa yang telah dilakukan ketua umum ini telah dilihat dan sangat diapresiasi oleh pengurus YJI Pusat.

“Saat ini YJI Sumut sudah dikenal internasional, dari 3 terbaik di Indonesia, YJI Sumut salah satunya. Untuk itu kita harus bekerja lebih keras lagi guna membesarkan YJI. Salah satunya YJI Sumut akan ‘memerahkan’ Lapangan Merdeka Medan di Hari Jantung Internasional pada September mendatang”, kata Sutomo.

Kemudian Sutomo juga menekankan, YJI hanya ada Cabang Utama Sumut. Untuk Kota Medan tidak perlu dibentuk cabang, nantinya akan ada dibentuk Badan Pelaksanaan Klub Jantung Kota Medan dan untuk ketua umum walaupun Cabang Sumatera Utara, diperbolehkan siapa saja yang memimpinnya. Artinya selain masuk kedalam kepengurusan, ketua umum juga harus aktif.

“Ibu Rita selain aktif mensosialisasikan senam jantung, beliau juga merupakan Wakil Ketua I. Untuk itu setelah meninggal dunianya Ketua Umum, maka sesuai aturan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ( AD/ ART) YJI, beliau yang memimpin YJI Cabang Utama Sumut periode 2014 – 2019,” pungkasnya.(LMC-4)




Dinas PU Benahi Drainase Tersumbat Di Jalan Cirebon/Jalan Pandu

Medan, 29/3 (LintasMedan) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan kembali turun untuk mengatasi genangan air yang terjadi setiap kali hujan deras turun. Rabu (29/3) dinihari, dinas yang menangani masalah infrastruktur di Kota Medan itu bekerja keras untuk membongkar drainase yang tersumbat di Jalan Cirebon/Jalan Pandu.

Pembongkaran drainase ini segaja dilakukan dinihari agar tidak menganggu kelancaran arus lalu lintas. Sebab, siang hari kawasan Jalan Cirebon/Jalan Pandu selalu padat dipenuhi kenderaan yang melintas. Dikhawatirkan kehadiran sejumlah alat berat, truk maupun pekerja yang membongkar drainase akan menyebabkan kemacetan.

Kadis PU Kota Medan, Khairul Syahnan memimpin langsung pembongkaran drainase yang tersumbat tersebut. “Penyumbatan drainase yang menjadi biang terjadinya genangan air di kawasan ini. Untuk mengatasinya, drainase kita bongkat dan ganti kembali sehingga air lancar mengalir kembali,” kata Syahnan.

Untuk mendukung pengerjaan, Syahnan menurunkan satu unit alat berat dan sejumlah truk yang digunakan untuk mengangkat lumpur maupun material bekas bongkaran drainase. “Selesai dilakukan pembenahan drainase, kita ingin kawasan ini bersih seperti semula. Kita tidak mau ada sisa material bekas pembongkaran drainase sedikit pun,” jelasnya.

Meski proses pengerjaan dilakukan lewat tengah malam namun puluhan petugas Dinas PU yang diturunkan terlihat penuh semangat untuk membenahi drainase tersumbat tersebut. Mereka bahu-membahu mengorek drainase yang tersumbat dibantu satu unit alat berat.

Selesai membongkar drainase dan memperbaikinya kembali, Syahnan pun memerintahkan anggotanya untuk menutup kembali. “Jangan sampai bekas pembongkaran drainase ini sampai mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Jadi tutuk kembali dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Keesokan harinya, Kamis (30/3), Syahnan kembali menurunkan anggotanya untuk menormalilasi Jalan Rakor III, kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Selain membuat gorong-gorong, juga melakukan pengorekan parit. Pengerjaan ini dilakukan untuk mengatasi genangan air yang terjadi setiap kali hujan deras turun.

“Selama ini gorong-gorong tersumbat. Akibatnya pada saat hujan deras turun, parit tidak mampu menampung debit air hujan sehingga meluap dan menggenangi jalan. Untuk itu gorong-gorong kita bongkar dan diganti dengan menggunakan box culvert. Penggunaan box culvert sangat efektif, selain pengerjaannya cepat, juga bisa langsung dilintasi kenderaan bermotor. Jadi aktifitas warga sekitar tidak terganggu,” papar Syahnan.(LMC-03)