Wakil Walikota Ajak Warga Tingkatkan Kerukunan Beragama

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution menyampaikan sambutan pada acara peresmian gedung Sekolah Minggu HKBP Pulo Brayan Kota Resort Medan Utara di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Medan, Minggu (30/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 30/4 (LintasMedan) – Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mengajak warga terus meningkatkan kerukunan umat beragama mendukung pembangunan di ibukota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu.

“Mari terus kita jaga dan bina kerukunan ini sehingga semakin lebih baik lagi, sebab Medan adalah rumah kita,” katanya, saat menghadiri acara Partording Ni Parmingguon dan Pesta Pembangunan Peresmian Kantor/Gedung Sekolah Minggu HKBP Pulo Brayan Kota Resort Medan Utara di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Medan, Minggu (30/4).

Ia menilai kerukunan antarumat beragama di Medan selama ini relatif bagus, termasuk di Kelurahan Pulo Brayan Kota.

Meskipun di wilayah itu kehidupan antar umat beragama saat ini tergolong baik dan kondusif baik, kata Akhyar, upaya penguatan hubungan harmonisasi harus tetap dilakukan.

“Masyarakat harus terus menjaga kerukunan umat beragama, memperkokoh persatuan dan selalu menjaga kondisi daerah agar tetap aman dan nyaman.

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Medan juga mengajak segenap jemaat HKBP Pulo Brayan Kota Resort Medan Utara untuk ikut memerangi dan memberantas narkoba.

Sebab, peredaran narkoba saat ini sudah memasuki tahap yang sangat meresahkan dan tanpa pandang bulu menyerang siapa saja untuk menjadi korbannya.

“Untuk itu mari bentengi diri dan keluarga kita dengan keimanan agar tidak terlibat dengan narkoba. Ingat, narkoba saat ini merupakan musuh paling besar dan harus diperangi bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, Hendri Siagian selaku ketua panitia pembangunan, mengajak seluruh jemaat HKBP untuk bahu membahu untuk mendukung pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan Pemerintah Kota Medan.

“Semangat kebersamaan bisa diterapkan di manapun, bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga semua bidang dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga hasilnya bisa dirasakan bersama,” tuturnya. (LMC-03)




Gubernur Sumut Berharap IPHI Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (keempat kiri), Walikota Medan Dzulmi Eldin (ketiga kiri) dan sejumlah tokoh menerima penghargaan (award) dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) pada acara memperingati hari lahir ke-27 IPHI sekaligus penutupan Rakernas IPHI Regional I Sumatera, di Asrama Haji Medan, Sabtu (29/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 29/4 (LintasMedan) – Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi berharap pengurus dan anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di daerah itu terus meningkatkan program pemberdayaan umat melalui ekonomi syariah.

“IPHI Sumut dengan jumlah anggotanya yang terus bertambah setiap tahun, cukup potensial menggerakkan perekonomian masyarakat. Saya berharap IPHI Sumut terus melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat ekonomi syariah,” katanya pada acara memperingati hari lahir IPHI sekaligus penutupan Rakernas IPHI Regional I Sumatera, di Asrama Haji Medan, Sabtu .

Potensi yang dimiliki jajaran IPHI tersebut, menurut dia, jika dikelola secara baik melalui program pemberdayaan ekonomi syariah diyakini akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu program pemberdayaan ekonomi syariah yang perlu direalisasikan IPHI yakni mendirikan swalayan IPHI yang bertujuan memenuhi kebutuhan umat muslim.

“Pemberdayaan ekonomi syariah harus ditingkatkan, misalnya mendirikan swalayan IPHI yang bertujuan memenuhi kebutuhan umat muslim,” tutur Erry.

Gubernur menyatakan yakin model kegiatan ekonomi berbasis syariah itu efektif menambah lapangan kerja baru sekaligus mendorong dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Acara peringatan hari lahir ke-27 IPHI turut dimeriahkan dengan pawai mengenakan pakaian ikhram yang diikuti sekitar 10 ribu peserta dari 10 provinsi di Pulau Sumatera.

Ketua IPHI Sumut Ahmad Husein menyebutkan pelaksanaan pawai tersebut menjadi momentum silaturahmi bagi para haji dan hajjah se Sumatera.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini, terlebih panitia yang berupaya melaksanakan kegiatan ini dengan baik,”katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumut menyerahkan dua hadiah umrah ke tanah suci bagi peserta pawai yang beruntung. (LMC-02)




Mandailing Natal Diguncang Gempa 5,1 SR

Medan, 30/4 (LintasMedan) – Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara diguncang gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter. Gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami.

Berdasarkan informasi dari situs BMKG, gempa terjadi pukul 00.52 WIB, Minggu (30/4/2017). Titik gempa berada di kedalaman 10 Km.

Lokasi gempa berada di 21 Km Timur Laut Mandailingnatal, Sumatera Utara. Tepatnya koordinat 0,77 LU dan 99,56 BT.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan mengenai kerusakan akibat gempa. Termasuk apakah ada korban jiwa karena peristiwa ini.(LMC/DTC)




Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-69 Sumut

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi gerak jalan santai bersama ribuan warga di puncak HUT Pemprov Sumut, Sabtu (29/4).(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 29/4 (LintasMedan) – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, TNI/Polri, mahasiswa, kelompok organisasi kepemudaan meramaikan kegiatan gerak jalan sehat beregu dalam rangka HUT Provinsi Sumatera Utara ke-69. Kegiatan yang menutup rangkaian kegiatan peringatan HUT Prov Sumut ini dibanjiri dengan ratusan hadiah menarik.

Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi melepas keberangkatan gerak jalan sehat dengan titik start di depan Kantor Gubsu Jl Diponegoro, Medan. Jalan sehat diikuti sekitar 5.128 peserta melintasi rute Jalan Diponegoro- Jl Zainul Arifin- Imam Bonjol-Jl Diponegoro.

Dari ribuan peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan gerak jalan sehat tersebut terdiri atas 224 regu dan selebihnya perorangan.

Usai gerak jalan seluruh peserta menikmati hiburan dan berjoget bersama bertempat di halaman Kantor Gubernur Sumut.

Gubernur Erry Nuradi berhasil membuat meriah acara dengan melempar kuiz berhadiah sepeda. Pertanyaan yang dilemparkan Gubernur membuat semangat para peserta yang hadir. “Sebutkan nama kabupaten/kota di kawasan pantai timur,” katanya.

Pertanyaan yang dilontarkan Gubernur membuat para peserta berebut untuk kesempatan menjawab pertanyaan. Salah seorang peserta dari masyarakat umum berhasil mejawab dan mendapat hadiah sepeda pertama,

Erry kemudian ​ melanjutkan kuiz dengan pertayaan berikutnya yaitu nama kabupaten/kota di kawasan dataran tinggi, delapan etnis lokal Sumut, nama pahlawan asal Sumut, 10 nama Gubernur Sumatera Utara. Sepeda-sepeda yang tersedia berhasil berpindah tangan dari panitia ke pemenang kuiz.

Tidak cukup di situ, Erry mengakomodir kalangan TNI dan ASN dengan melontarkan pertayaan yaitu menyebutkan panca prasetya korpri bagi ASN dan sapta marga bagi TNI. Uniknya seorang ibu rumah tangga juga ikut memboyong sepeda setelah sukses menyebutkan nama-nama pasar tradisional.

Usai kuiz, Erry mendadak membuat lomba joget beregu dimana setiap kelompok membentuk formasi lingkaran sambil berjoget. Iringan musik lagu Maumere membuat peserta lomba joget dadakan semakin atraktif menggerakkan badan sambil berteriak mengiringi musik. “Ayo bentuk lingkaran, silahkan berjoget ke atas ke bawah ke samping, tapi lingkaran tidak boleh putus,” seru Erry. Gubernur didampingi Kepala SKPD mengamati dari atas panggung dan menilai regu dengan joget paling kreatif dan atraktif.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pemuda Olahraga Provsu Baharuddin Siagian menjelaskan gerak jalan dalam rangkan HUT ke -69 sengaja tidak saja melibatkan ASN namun juga TNI, Polri, mahasiswa pelajar dan kelompok organisasi​ keolahragaan dan pemuda​ untuk memperkuat sikahturahmi.
” Tujuannya selain agar tubuh bugar dan sehat juga meningkatkan silahturahmi dan komunikasi,” ujar Bahar. Karena dengan komunikasi yang baik, lanjutnya, akan lebih mudah menyelsaikan berbagai persoalan.

“Dengan kegiatan ini kita rajut kebersamaan dan kekompakan anatara tni/polri dan masyarakat. Kalau sudah kompak, sumut yang berdaya saing dan sejahtera akan tercapai, Sumut akan semakin paten,” kata Bahar.

Adapun hadiah undian bagi peserta jalan sehat diantaranya Sepeda motor Yamaha, 21 unit sepeda, 10 unit TV LCD, belasan kompor gas, rice cooker, lemari pendingin dan sebagainya. Sedangkan bagi gerak jalan beregu memperebutkan piala dan uang tunai.(LMC-02)




Batik Medan Tampil di Inacraft 2017

Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan foto bersama di depan stand Pemko Medan di arena pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu (29/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 29/4 (LintasMedan) – Produk-produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk hasil kerajinan Batik Medan binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, tampil di pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada 26-30 April 2017.

“Banyak hal positif yang kami dapatkan melalui kegiatan itu, salah satunya memperkenalkan berbagai produk pengrajin lokal di pasar nasional dan internasional,” kata Dekranasda Kota Medan Rita Maharani Dzulmi Eldin di Jakarta, Sabtu.

Dalam pameran yang diikuti 1.392 peserta dari Indonesia dan luar negeri tersebut, Rita Maharani yang juga desainer batik khas Medan menjelaskan bahwa produk batik yang ditampilkan di Inacraf 2017 ada dalam bentuk casual (kekinian), busana muslim (hijab), gaun malam dan busana pria.

“Tentunya kita ingin batik khas Medan ini lebih dikenal masyarakat luar. Makanya kita terus gencar mempromosikannya,” ucap istri Walikota Medan Dzulmi Eldin itu, seperti dilansir dari pemkomedan.go.id.

Selain batik Medan, stand Pemko Medan di arena Inacraft 2017 juga disemarakkan dengan sejumlah produk kerajinan lain, seperti seperti lukisan dari bubuk teh dan kopi, lukisan dari sabut kelapa, tas dan kalung unik yang memiliki ciri khas dari Kota Medan.

Melalui momentum pameran itu, pihaknya ingin menjadikan produk-produk khas dari Kota Medan itu semakin dikenal dan pada akhirnya ikut memberi kontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para pengrajin binaan Dekrasnasda setempat.

“Kita bukan hanya memperdayakan pengrajin yang muda saja, tetapi kita juga memberdayakan lansia, yang putus sekolah bahkan yang tidak bekerja. Artinya kita berupaya agar mereka dapat berkembang dan berkarya, sehingga dapat menghasilkan uang dan membantu perekonomian keluarga,” ujar Rita.

Pada tahun ini Inacraft mengambil ikon Daerah Istimewa Yogyakarta dengan konsep “Magnificent of Jogjakarta” dan tema “From Smart Village to Global Market”.

Data Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) selaku penyelenggara pameran menunjukkan peserta Inacraft 2017 terdiri atas 65,95 persen peserta mandiri atau individu; 24,5 persen peserta dari dinas pariwisata; 8,7 persen peserta dari didikan BUMN dan sisanya 6,07 persen dari luar negeri seperti Myanmar, Jepang, Pakistan, Polandia dan India.

Tahun ini Inacraft menargetkan kenaikan bisnis retail (eceran) hingga 10 persen hingga mencapai Rp142 miliar dan kontak dagang hingga 12 juta dolar AS dan dengan pembeli hingga 200 ribu yang berasal dari berbagai negara seperti Mesir, Jepang, Singapura, Brazil, Brunei Darussalam, buyers teristrisasi 1000 buyers dari 70 negara.

Sejumlah produk yang ditawarkan adalah batik, fashion, asesoris dan perhiasan serta produk kerajinan tangan lainnya. (LMC-03)




Gubernur Sumut Janji Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (ketiga kanan) dan anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Sumut Hj. Darmayanti Lubis (kedua kiri),  foto bersama peserta Sosialisasi Guru Honorer Sekolah Negeri, di Medan, Sabtu (29/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 29/4 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi, mengatakan pihaknya berjanji memperjuangkan aspirasi  para guru honorer di Sumut terutama terkait pengangkatan menjadi calon pegawai negeri ripil (CPNS), karena guru honorer juga memiliki peran penting dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa.

“Guru-guru honorer banyak yang sudah mempunyai masa kerja panjang, sehingga saya juga akan mengusulkan pengangkatan guru honorer jadi CPNS tidak dibatasi pada usia 35 tahun, tetapi kebalikan angka itu, yakni 53 tahun,” katanya, di Medan, Sabtu.

Erry menegaskan hal itu dihadapan ratusan peserta Sosialisasi Guru Honorer Sekolah Negeri yang dilaksanakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumut dan PGRI Kota Medan.

Dalam acara sosialisasi yang mengusung tema ‘Guru Sejahtera, Terlindungi dan Profesional’ itu, Gubernur mengemukakan bahwa mengurai masalah guru honorer tidaklah mudah karena menyangkut banyak pihak.

Karena itu, lanjutnya, mutlak diperlukan keseriusan dan komitmen tinggi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Apalagi, menurut dia,dengan adanya kebijakan peralihan SMA/SMK menjadi kewenangan provinsi, tentunya hal itu membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mempunya kewajiban membayar gaji guru honorer.

Erry mengakui peran guru honorer tidak dapat dikesampingkan karena secara nyata telah berkontribusi mencerdaskan bangsa, meski disisi lain mereka mendapatkan honor yang relatif minim.

Padahal, katanya, dalam melaksanakan tugas keprofesionalan guru berhak memperoleh penghasilan diatas kebutuhan kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial, sebagaimana diatur dalam pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Menyikapi permasalahan tersebut, kata Gubernur, Pemprov Sumut siap bersama PGRI mendukung aspirasi para guru honorer sekolah negeri.

Saat ini Pemprov Sumut sedang mempelajari payung hukum penerbitan surat keputusan (SK) guru honorer, sehingga dengan SK itu para guru honorer dapat mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi guna mendapat tunjangan profesi, seperti yang sudah dilakukkan oleh Pemprov DKI dan Bali. (LMC-01)




Gubernur Dukung Turnamen Sepak Bola “Old Crack”

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi foto bersama para pemain klub Sumut Paten PLN yang berhasil menjuarai turnamen sepak bola “old crack” Sumut Paten Cup 2017, di lapangan PT Lonsum Sei Merah, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (29/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Deli Serdang, 29/4 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mendukung dan mengapresiasi gagasan segenap elemen masyarakat dan sektor dunia usaha menggelar turnamen sepak bola “old crack” Sumut Paten Cup.

“Kegiatan ini selain bermanfaat menjaga kebugaran tubuh, juga dapat dijadikan wahana untuk memperkuat tali silaturrahmi antarsesama warga,” kata Erry usai menghadiri penutupan turnamen sepakbola old crack Sumut Paten Cup 2017 di lapangan PT Lonsum Sei Merah Estate, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu.

Turnamen sepak bola yang khusus diikuti peserta di atas usia 40 tahun tersebut dimenangkan oleh Klub Sumut Paten PLN.

Menurut dia, harta yang termahal dalam hidup adalah kesehatan. Untuk mendapatkan kesehatan prima tentunya bisa didapatkan dari berolahraga.

Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh harus dilakukan dari diri sendiri seperti dengan rajin berolahraga.

Karena itu, ia berharap turnamen sepak bola tersebut daat dilaksanakan secara rutin secara periodik di semua kabupaten dan kota di Sumut.

“Hari ini turnamen untuk usia 40 tahun keatas. Diharapkan kedepannya akan ada turnamen untuk semua kalangan,” ujar Gubernur.

Sementara itu, penggagas Sumut Paten Ari Sugarna mengatakan, turnamen sepak bola old crack yang digelar di lapangan PT Lonsum Sei Merah Estate tersebut merupakan yang pertama dilaksanakan di Sumut.

“Salah satu tujuan digelarnya turnamen untuk usia diatas 40 tahun ini adalah agar bapak-bapak bisa memanfaatkan waktu luangnya dengan berolahraga. Dengan demikian tubuh lebih sehat dan pikiran lebih positif,” ucap Ari.

Acara penutupan turnamen sepak bola old crack Sumut Paten Cup 2017 di lapangan PT Lonsum Sei Merah turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars bersama ratusan warga dan dimeriahkan dengan pembagian hadiah lucky draw. (LMC-03)




Gubernur Sumut Apresiasi Pameran Lukisan Mahasiswi Unimed

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (keempat kiri) foto bersama tujuh mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) yang menggelar pameran lukisan di Taman Budaya Medan, Jumat (28/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 28/4 (LintasMedan) – Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengapresiasi pameran lukisan karya tujuh mahasiswi jurusan pendidikan seni rupa Universitas Negeri Medan Unimed) di Taman Budaya Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Jumat.

Tujuh mahasiswi yang mengikuti pameran lukisan itu adalah Afini Syah, Dwi Adetia,Febrina Stevani,Renita Rusli, Sheila, Diaspita dan Zakiah Fitri Azura.

Erry Nuradi berharap para seniman muda itu untuk terus berinovasi dan berkreasi menghasilkan karya seni budaya yang berkualitas.

“Perupa-perupa muda ini memiliki karya yang hebat. Mereka menjadi kartini masa kini. Semoga dapat terus meningkatkan prestasinya,” tuturnya.

Pada saat melihat sejumlah lukisan di arena pameran itu, Gubernur merasa mendapat kesan berbeda pada salah satu lukisan yang dipamerkan, yaitu lukisan hasil karya Sheila.

“Lukisan ini menceritakan kehidupan yang sederhana satu keluarga duduk berkumpul diruang tamu saat air banjir setinggi betis masuk ke dalam rumah mereka. Walaupun banjir, keakraban sang ayah, ibu bersama anak-anaknya mencerminkan budaya bangsa kita yakni berkumpul untuk musyawarah,” ucap Erry.

Karena tertarik dengan lukisan tersebut, Gubernur langsung menanyakan berapa harga lukisan tersebut dan beberapa saat kemudian dia menyerahkan uang sebesar Rp10juta.

“Lima juta rupiah untuk ongkos produksi dan lima juta rupiah lagi dibagi ya sama teman-teman,” pesan Erry kepada Sheila.

Sheila menyatakan sangat bangga dan gembira dengan pilihan Gubernur Sumut atas lukisan yang dibuatnya tahun lalu itu.

Sementara itu Kepala Taman Budaya Deni berharap generasi muda khususnya perupa perempuan dapat ikut even yang lebih besar lagi. Yang pada akhirnya juga akan meningkatkan pariwisata di Sumut.

Pembukaan pameran lukisan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Pariwisata Sumut Maike Ritonga, Ketua Majelis Kebudayaan Medan Choking Susilo Sakeh dan Ketua Dewan Kesenian Medan Rianto Ahgly (Anto Genk). (LMC-02)




KONI Sumut – Aceh Siap Tuan Rumah Bersama PON XXI

Jhon Lubis (Foto:Lintasmedan/ist)

Medan, 28/4 ( LintasMedan ) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara dan Aceh sepakat mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024.

Kesepakatan tersebut diperoleh setelah kedua belah pihak melakukan rapat koordinasi di Kantor KONI Sumut, Jumat dengan agenda persiapan tuan rumah bersama PON XXI/2024 yang mengusung tema “Bersatu Kita Menang”.

Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis dalam kesempatan itu mengatakan kesepakatan kesiapan menjadi tuan rumah PON bersama tersebut selanjutnya akan disampaikan ke KONI Pusat, sebagai bahan dasar untuk dibawa ke bidding yang akan dilakukan pada Februari 2018.

“Tentunya dengan bekerjasama antara Sumut dan Aceh, peluang untuk bisa menjadi tuan rumah bersama PON mendatang akan semakin besar. Yang penting sekarang ini kita kuatkan dulu kesepakatan ini dan panitia yang akan dibentuk bekerja dengan maksimal,” katanya.

Dalam rapat koordinasi tersebut juga disepakti beberapa poin lainnya diantaranya dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kesepakatan tuan rumah bersama antara Pemprov Sumut dengan Pemprov Aceh oleh gubernur masing-masing.

Kemudian dibentuk panitia dan sekretariat bersama tim pemenangan tuan rumah PON XXI/2024 serta dilanjutkan beraudiensi dengan Menpora dan KONI Pusat untuk menyampaikan hasil kesepakatan antara KONI Sumut dan KONI Aceh tersebut.

Terkait dicapainya kesepakatan tersebut, John lebih lanjut mengatakan, pihaknya menyadari bahwa jika tetap berkeinginan menjadi tuan rumah PON tunggal, memang cukup berat terkait venue yang akan mempertandingkan 54 cabang olahraga.

Artinya jika dengan tuan rumah bersama, maka beban akan sedikit ringan, karena venue cabang olahraga yang dipertandingkan bisa dibagi dua, tergantung kesepakatan bersama sesuai dengan unggulannya masing-masing dan sarana yang tersedia.

“Tentunya soal pembagian lokasi cabang olahraga yang dipertandingkan itu masalah teknis yang pembicaraannya nanti setelah bidding. Yang penting saat ini bagimana keinginan kita untuk menjadi tuan rumah bersama dengan Aceh itu bisa tercapai,” katanya.

Sementara Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar mengatakan, pihaknya memang sangat berkeinginan bisa menjadi tuan rumah PON XXI/2024, apalagi selama ini memang pelaksanaan even olahraga terakbar di Indonesia itu sama sekali belum pernah digelar di Aceh.

Selain sudah mendapat persetujuan dari DPRD setempat, untuk mewujudkan keinginan itu, pihaknya juga telah membentuk panitia tim pemenangan yang sudah bekerja dengan melakukan pendekatan ke beberapa KONI di Indonesia.

Namun pihaknya juga menyadari jika menjadi tuan rumah tunggal, akan cukup berat mengingat venue yang masih terbatas dan tentunya juga saingan dari daerah lain terkait keinginan yang sama untuk menjadi tuan rumah PON.

“Artinya kalau bersama, tentunya beban itu akan lebih ringan. Kalau kita sudah bersatu Insha Allah kita bisa menang dan bisa menjadi tuan rumah bersama,” katanya.(LMC-02)




PLN dan Polda Sumut Tandatangani MoU

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel (kiri) berjabat tangan dengan General Manager PT (Persero) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) II Jurlian Sitanggang (kanan), usai menandatangani MoU antara PLN UIP II dengan Polda Sumut, di Medan, Jumat (28/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 28/4 (LintasMedan) – PT (Persero) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) II Medan dan Polda Sumatera Utara(Sumut), di Medan, Jumat, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) mengenai kerja sama penegakan hukum, tukar menukar informasi dan data serta bantuan pengamanan.

MoU tersebut ditandatangani Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel dan General Manajer PT PLN UIP II Jurlian Sitanggang.

Kapolda Sumut mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman di tingkat pusat antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan PLN Pusat yang telah ditandatangani 22 Agustus 2008 No. 012.MOU/040/DIR/2008.

Melalui MoU ini diharapkan terjalin sinkronisasi dan koordinasi yang sinergis antara Kepolisian dengan PLN untuk bersama-sama melakukan upaya represif melalui penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku pelanggaran di bidang Ketenagalistrikan serta melaksanakan pengamanan pada instalasi dan asset-asset PLN yang tersebar di wilayah Sumut.

Kapolda berharap dengan adanya MoU ini, masing-masing pihak (PLN dan Kepolisian) dapat bekerjasama dengan baik sesuai fungsi, peran dan tugas masing-masing, sehingga pengamanan instalasi dan asset serta penegakan hukum di bidang ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik tanpa pandang bulu.

“Selanjutnya akan disusun rencana kerja pengamanan instalasi dan pembinaan teknis dan koordinasi Pam Swakarsa, yang mencakup pola pengamanan, dan pembagian tugas masing masing pihak,” ujar Rycko.

Sebagaimana diinformasikan, untuk mewujudkan Tol Listrik 35.000 megawatt (MW) di Sumatera, PT PLN UIP II menyiapkan empat gardu induk.

Keempat gardu induk itu tersebar di tiga daerah, yakni Kota Sidempuan, Sarulla Kabupaten Tapanuli Utara, dan Galang Kabupaten Deli Serdang.

Pihak PLN UIP II menargetkan pengerjaan pembangunan jaringan tol listrik di Sumut sudah rampung 100 persen paling lambat pada Maret 2017. (LMC-01)