Home / Medan / DPRD Medan Kebut Bahas LKPJ 2016

DPRD Medan Kebut Bahas LKPJ 2016

Henry Jhon Hutagalung

Medan, 9/5 (LintasMedan) – DPRD Medan segera mengebut pembahasan Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) 2016.

“Pembahasan sudah dijadwalkan berlangsung Sabtu – Minggu . Jadwal ini sudah berdasarkan kordinasi dengan TAPD Pemko Medan,” kata Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, Selasa.

Dia mengatakan Pansus LKPj tengah merampungkan hasil pembahasan untuk menjadi rekomendasi kepada eksekutif.

Dia mengatakan pihaknya harus mengebut pembahasan LKPj 2016 tersebut karena kedepan sudah ada agenda yang lebih penting, seperti Ranperda CSR, pelayanan tenaga kerja, pengawasan produk higienis dan halal, lalu soal kepala lingkungan, PAPBD 2017, APBD 2018 dan kegiatan pansus lainnya.

“Makanya di Banmus sudah dibahas dan dijadwalkan, agar Senin depan hasil finalisasi Pansus LKPj bisa diparipurnakan,” ucapnya.

Anggota Pansus LKPj DPRD Medan, Hendra DS, mengatakan pihaknya akan menyusun sekaligus merampungkan butir-butir rekomendasi terhadap capaian kinerja SKPD Pemko Medan pada tahun lalu.

“Ya, Senin depan kita finalisasi. Banyak catatan yang harus diperbaiki Pemko pada tahun ini,” katanya.

Dia menyebutkan, diantara poin-poin itu seperti permasalahan penataan lalu lintas sekaligus parkir berlapis, banyaknya rambu-rambu belum terpenuhi dan kemacetan, perlu mendapat perhatian serius Pemko Medan.

“Kita harap Pemko punya program yang jelas untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas. Kemudian penindakan terhadap bangunan menjamur tanpa IMB, yang jelas merugikan PAD Kota Medan. Teguran ini yang lambat diberikan, dan terkesan dimanfaatkan oknum tertentu,” paparnya.

Selain itu masalah jalan dan drainase, yang menurut pihaknya belum optimal dilakukan. Sebab di beberapa titik jalan di kota ini, bila terjadi hujan sebentar saja sudah tergenang air.

“Begitu juga dengan program keagamaan seperti Maghrib Mengaji, Subuh Berjamaah, keluhan bilal mayit dan jenazah yang kerap mengeluh honornya lama dibayarkan, kami nilai kurang serius diperhatikan. Padahal saat ini, salah satu menghempang persoalan narkoba dengan meningkatkan sisi keagamaan,” katanya.

Catatan lain yang masih berkaitan program keagamaan, kata politisi Hanura itu, jumlah khatam Alquran yang masih minim setiap tahunnya.(LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top