Home / Headline / Gubernur Apresiasi Kontribusi Rahmat Shah Terhadap Sumut

Gubernur Apresiasi Kontribusi Rahmat Shah Terhadap Sumut

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (kedua kanan) disaksikan tokoh masyarakat Rahmat Shah (ketiga kanan), anggota DPD RI Prof. Dr Damayanti Lubis (kedua kiri) , Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung (kiri) dan Bupati Serdang Bedagai Soekirman (kanan), melakukan pemotongan nasi tumpeng pada acara peringatan enam tahun berdirinya Monumen Nasional Keadilan dan HUT ke-18 Rahmat International Wildlife Museum and Gallery,  di Legend Hall Rahmat Galeri Jalan S.Parman Medan, Minggu (14/5). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 14/5 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi, menegaskan, kontribusi positif yang selama ini dilakukan tokoh masyarakat seperti Rahmat Shah terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumut patut diapresiasi.

“Kontribusi Rahmat Shah kepada Sumut patut diberi apresiasi. Bahkan hampir semua kiprah mantan anggota DPD RI itu membangun sesuatu, kerap kali membuahkan keberhasilan,” katanya di Medan, Minggu.

Gubernur menegaskan hal itu pada acara peringatan enam tahun berdirinya Monumen Nasional Keadilan dan syukuran HUT ke-18 Rahmat International Wildlife Museum and Gallery di Legend Hall Rahmat Galeri Jalan S.Parman Medan.

Menurut dia, Monumen Nasional Keadilan yang didirikan Rahmat Shah pada 19 Maret 2011 adalah simbol refleksi atas sikap dan pendiriannya.

Menara berbentuk tangan yang berdiri di depan Museum Rahmat Galeri itu, kata Erry, diyakini dibangun atas dasar nurani Rahmat Shah dalam melihat banyaknya ketidakadilan, merajalelanya kezaliman, tertindasnya si miskin.

“Beliau (Rahmat Shah) adalah seorang penggiat keadilan yang ditunjukkan dengan membangun monumen nasional keadilan. Ini sebuah kepedulian yang patut mendapat apresiasi kita semua,” ujar Gubernur.

Semangat dan spirit tersebut, menurutnya, harus dilekatkan pada monumen itu agar tidak sekedar menjadi bangunan simbolis semata.

Sehingga, lanjut dia, dengan peringatan enam tahun berdirinya, dirinya berharap seluruh elemen memiliki komitmen yang sama dan bersatu mewujudkan keadilan dan kesejahteraan serta nilai-nilai didalamnya dapat diserukan ke seluruh penjuru Nusantara.

“Mari kita sama-sama berbuat yang terbaik bagi kemajuan bangsa ini. Apalagi saat ini, intoleransi menjadi satu ancaman bagi persatuan kita. Sudah saatnya kita mengedepankan kebersamaan,” kata Erry Nuradi.

Ia juga berharap keberadaan Rahmat Galeri sebagai satu dari 21 museum di Sumut dapat menjadi yang terbaik se-Indonesia.

Sebab, di dalam museum tersebut terdapat banyak informasi penting dan berharga tentang berbagai hal khususnya satwa liar.

“Kami yakin dengan keikhlasan seorang Rahang Shah, akan membawa dampak positif bagi Sumut. Apalagi kalau dari segi tiket, pendapatannya tidak akan cukup membiayai operasional galeri ini. Karenanya begitu banyak yang dibuat beliau tanpa pamrih,” ujarnya.

Sementara itu, pendiri Rahmat Galeri dan Monumen Nasional Keadilan Rahmat Shah menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung dan mendoakan keberadaan dua ikon Sumut itu.

“Dalam hidup ini jangan cerita menang kalah, mayoritas atau minoritas, karena yang terbaik adalah orang yang bisa membahagiakan semua pihak dan memberikan keadilan bagi semua,” ujar mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumut itu. (LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top