Sumut Siapkan Enam Pegolf Hadapi Pra-PON

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Golf Indonesia Sumut M. Ichsan Hakim Batubara (ketiga kiri) bersama pelatih dan atlet, di Polonia Golf Draving Range Medan, baru-baru. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 31/7 (LintasMedan) – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Golf Indonesia Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan sedikitnya enam atlet muda menghadapi babak kualifikasi atau pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jakarta tahun 2018.

“Seluruh atlet terus kita matangkan termasuk mengikutkan mereka pada uji tanding. Mudah-mudahan dengan persiapan yang kita lakukan, tim golf Sumut bisa lolos ke PON 2020 di Papua,” kata Ketua Umum Pengprov Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sumut M.Ichsan Hakim Batubara kepada pers, di Medan, Senin.

Pegolf putra dan putri yang saat ini sudah masuk dalam program pembinaan jangka panjang Pengprov PGI Sumut tersebut, antara lain Grace, Christianto, Riza, Rafli, Alred Sitohang dan Willie Martin.

Untuk mematangkan persiapan menghadapi Pra-PON, pihaknya berencana mengirimkan keenam pegolf itu mengikuti berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Diakuinya, perebutan tiket PON XX tahun 2020 untuk cabang golf dipastikan cukup berat karena semua daerah memiliki tekad dan ambisi lolos PON.

Meski demikian, kata Ichsan, Pengprov PGI Sumut cukup percaya diri menghadapi pra-PON nanti karena beberapa atlet yang dipersiapkan itu telah membuktikan kualitasnya selama menjalani pemusatan latihan jangka panjang maupun di beberapa turnamen golf.

Disebutkannya, Grace yang saat ini menempuh studi di Florida, Amerika Serikat termasuk salah satu pegolf potensial yang diprediksi mampu mengukir prestasi terbaik di Prakualifikasi PON 2018.

Menghadapi Pra-PON 2018 di Jakarta, Pengprov PGI Sumut mematok target bisa meloloskan sebanyak-banyaknya atlet meraih tiket PON 2020, meskipun peluang untuk meraih medali tetap terbuka lebar.

“Kuota untuk PON akan diambil hingga peringkat lima besar pada setiap nomor, maka kami berharap anak-anak bisa menembus zona medali,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, kontingen Sumut pada PON XIX Jabar tahun 2016 gagal menyumbangkan medali dari cabang golf.

Prestasi terakhir pegolf Sumut di pesta olahraga akbar empat tahunan itu, yakni di PON XVIII Riau 2012 dengan perolehan medali perak atas nama Kurnia Harisiandy.

Ichsan menambahkan, pihaknya juga akan terus berupaya menggalang kerja sama dengan berbagai institusi untuk menjaring atlet muda berbakat dari kalangan pelajar sekaligus memperbanyak frekeunsi penyelenggaraan turnamen golf, sehingga bisa menambah pengalaman bertanding dan mengasah kemampuan para pegolf amatir Sumut.

Selain fokus dalam melahirkan bibit baru, Pengprov PGI Sumut terus berupaya menjadikan golf menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu memberi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan turut berkontribusi nyata meningkatkan arus wisatawan mancanegara ke Sumut. (LMC-02)




Pegolf Rizal-Awang Lolos 16 Besar Liga Foursame II Sumut

Ketua Umum Pengprov Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sumut Ichsan Batubara (ketiga kanan) bersama sebagian peserta Liga Foursame II, di lapangan golf Royal Sumatera Medan, baru-baru ini. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 31/7 (LintasMedan) – Rizal Mardhani dan Awang Surbakti lolos ke babak 16 besar Turnamen Golf Liga Foursame II tahun 2017 yang digelar Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sumut di padang olf Royal Sumatera Medan.

Ketua panitia Liga Foorsame II Rizki Marwan di Medan, Senin,mengatakan, Rizal Mardhani-Awang Surbakti yang masuk ketegori flight A merupakan pasangan pegolf pertama yang memastikan diri lolos 16 besar setelah meraih poin tertinggi dalam babak penyisihan yang diikuti puluhan peserta tersebut.

“Rizal Mardhani dan Awang Surbakti lolos 16 besar setelah berhasil mengumpulkan total skor , masing-masing 92 dan 91 angka di bawah par dalam babak penyisihan yang berlangsung Minggu (30/7),” ujarnya.

Persaingan antarsesama peserta untuk lolos ke babak 16 besar turnamen golf amatir itu diperkirakan masih akan berlangsung ketat, baik di flight A maupun flight B hingga akhir babak penyisihan yang dijadwalkan selesai sekitar pertengahan Agustus 2017.

Flight A menggunakan sistem pertandingan pastroke play, sedangkan flight B match play.

Liga Foursome II ini juga diikuti Jhony Sitepu, juara Piala Gubernur Sumut, serta beberapa pegolf handal lainnya.

Selain itu, diantara peserta tercatat dua anggota DPRD Sumut yakni H Muchrid “Coki” Nasution (Ketua Umum Pengprov PRSI Sumut) dan Yanthoni Purba.

Bagi peserta yang berhasil mengumpulkan total skor 83 di bawah par akan mendapatkan hadiah ekstra berupa satu unit rumah dari perusahaan pengembang River Valley Medan.

Antusiasme

Ketua Umum Pengprov PGI Sumut Ichsan Batubara, menyatakan bangga melihat antusiasme peserta turnamen golf yang digelar sejak 15 Juli 2017 tersebut.

“Tentu saja kami bangga karena para pegolf cukup antusias mengikuti Liga Foursame II dan sesama peserta yang berasal dari berbagai klub bisa saling lebih mengenal sehingga diharapkan semakin tumbuh rasa kekompakan,” ucapnya.

Disebutkannya, Pengprov PGI Sumut hingga saat ini masih merupakan satu-satunya provinsi yang menggelar turnamen golf amatir nomor berpasangan putra melalui event bertajuk Liga Foursame II.

Dengan dilaksanakan turnamen yang didukung penuh oleh Pengprov PGI Sumut itu, pihaknya berharap
Liga Forsume II selain dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas bertanding para pegolf, juga menjadikan cabang olahraga itu semakin dikenal dan digemari masyarakat.

Ichsan juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sponsor yang turut memberikan dukungan atas penyelenggaraan Turnamen Golf Liga Foursame II, antara lain Telkomsel dan River Valley Residence Medan (Wiraland Property Group).

“Saya sampaikan apresiasi kepada para sponsor. Semoga penyelenggaraan Liga Foursame II dapat menjadi salah satu momentum kebangkitan kembali prestasi Sumut di cabang olahraga golf,” katanya.

Sebagian dana yang berhasil dihimpun melalui penyelenggaraan Liga Foursame II ini akan dialokasikan untuk menopang biaya pembinaan para pegolf muda yang kelak akan diterjunkan Pengprov PGI Sumut dalam menghadapi sejumlah event berskala nasional maupun internasional.

“Kami saat ini juga sedang mempersiapkan para pegolf muda untuk menghadapi Pra PON 2018 di Jakarta,” tambahnya. (LMC-02)




Penggunaan Dana Haji Harus Sesuai Undang-Undang

Ilustrasi – Jemaah calon haji. (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 30/7 (LintasMedan) – Presiden Joko Widodo berharap penggunaan atau pemanfaatan dana haji itu harus mengacu pada perundang-undangan yang ada.

“Yang penting jangan bertentangan dengan peranturan undang-undang yang ada,” kata Presiden saat menghadiri Lebaran Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan bahwa dana haji itu dana umat sehingga penggunaanya harus hati-hati.

“Ingat bahwa ini dana umat, bukan dana pemerintah. Hati-hati dalam penggunaan. Harus prundent, harus hati-hati,” katanya.

Jokowi mempersilakan dana haji dipakai untuk pembiayaan infrastruktur atau ditempatkan pada investasi syariah lainnya.

“Silakan dipakai untuk infrastruktur. Saya hanya memberikan contoh lho. Silakan dipakai untuk sukuk, silakan ditaruh di bank syariah. Macam-macam banyak sekali. Silakan ditaruh di bisnis-bisnis syariah,” katanya.

Presiden kembali mengingatkan bahwa penempatan dana haji yang merupakan dana umat ini harus dengan kehati-hatian.

“Saya peringatkan lagi, perlu di kalkulasi, dihitung yang cermat, semuanya harus dihitung, semuanya harus mengikuti perundang-undangan yang ada,” katanya.

Presiden mengatakan penempatan dana haji ini memberikan keuntungan, baik untuk umat Muslim, pemilik dana, untuk keumatan lainnya juga untuk negara.

Dalam pemberitaan, Presiden berharap Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bisa mengelola keuangan dengan baik dan dana yang ada bisa diinvestasikan sehingga keuntungan yang diperoleh bisa untuk mensubsidi ongkos atau biaya haji di masa mendatang.

“Dana yang ada bisa dikelola, diinvestasikan di tempat yang memberikan keuntungan yang baik. Sehingga dari keuntungan itu nanti bisa dipakai untuk mensubsidi ongkos-ongkos, biaya-biaya, sehingga nanti lebih turun, turun, turun terus,” kata Presiden usai melantik Badan Pengawas dan Badan Pelaksana BPKH di Istana Negara, Rabu (26/7).

Jokowi berharap pengelolaan dana haji ini bisa mencontoh negara lain, seperti Malaysia juga melakukan hal tersebut dalam mengelola tabungan haji.

“Saya kira badan ini bisa melihat bagaimana negara lain, karena kita paling gede, karena haji paling banyak, kalau pengelolaan dilakukan dengan baik, saya kira akan memberikan keuntungan yang baik kepada siapa pun, terutama masyarakat yang akan pergi haji,” katanya. (LMC-05/AN)




Gerak Jalan Semarakkan ‘Car Free Day’ Medan

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kedua kiri) melepas peserta gerak jalan dalam rangkaian kegiatan penyelenggaraan hari bebas tanpa kendaraan bermotor  atau car free day, di kawasan Lapangan Merdeka Medan, Minggu (30/7). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 30/7 (LintasMedan) – Kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau ‘car free day’ di seputaran Lapangan Merdeka Medan, Minggu (30/7), disemarakkan dengan lomba gerak jalan beregu yang diikuti sekitar 1.600 orang peserta.

“Untuk lebih menyemarakkan acara `car free day, kami menggelar gerak jalan beregu yang diikuti sekitar 1.600 orang peserta,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan Mara Husin Lubis.

Lomba gerak jalan beregu tersebut dilepas oleh Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dari depan Lapangan Merdeka Jalan Pulau Pinang Medan dan selanjutnya menempuh rute beberapa jalan protokol di kota ini.

Peserta lomba gerak jalan terdiri dari 11 orang setiap regu itu berasal dari kalangan pelajar, aparatur sipil negara, ormas, serta karyawan BUMD dan BUMN.

“Penyelenggaraan kegiatan gerak jalan ini berjalan lancar dan para peserta umumnya cukup antusiasi mengikuti kegiatan ini,” kata Mara Husin.

Bersamaan dengan penyelenggaraan gerak jalan, di Lapangan Merdeka turut pula digelar senam jantung dan aerobik, hiburan musik dan pencabutan nomor lucky draw.

Sebelumnya Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, mengajak masyarakat untuk rutin mengikuti berbagai kegiatan dalam rangka hari bebas kendaraan bermotor yang rutin digelar Pemko Medan setiap hari Minggu pagi di kawasan Lapangan Merdeka.

“Kami akan terus menggugah kesadaran masyarakat untuk mengurangi tingkat polusi udara yang disebabkan asap kendaraan bermotor,” ujarnya.

Dengan berkurangnya polusi udara yang disebabkan asap kendaraan bermotor, lanjutnyaa, masyarakat tentunya akan selalu menghirup udara yang bersih dan sehat.

“Melalui car free day ini, kami juga ingin terus membangun rasa kebersamaan dengan seluruh lapisan masyarakat sekaligus mengajak untuk gemar berolahraga,” tambahnya. (LMC-04)




Pemko Medan Bantu Eks Korban Tsunami Nias

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kiri) menyerahkan secara simbolis paket bantuan kepada masyarakat eks korban tsunami Nias yang bermukim di Lingkungan XIV, Kelurahan Brayan Barat I, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (29/7). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 29/7 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan bekerja sama dengan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) memberikan bantuan kepada masyarakat eks korban bencana gempa dan tsunami Nias yang sudah hampir 12 tahun bermukim di Kelurahan Brayan Barat I, Kecamatan Medan Timur.

Paket bantuan kepada sekitar 60 kepala keluarga eks korban gempa dan tsunami Nias tersebut diserahkan secara simbolis oleh Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin, di Lingkungan XIV, Kelurahan Brayan Barat I, Sabtu (29/7).

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita ini. Mereka masih membutuhkan uluran tangan, sekecil apapun bantuan yang diberikan tentunya sangat membantu bagi mereka,” ujar Walikota.

Bentuk bantuan yang diberikan berupa biskuit, gula pasir, bubuk teh dan perlengkapan sekolah seperti pakaian seragam, tas dan buku.

Pada kesempatan itu, Eldin juga mengetuk hati seluruh masyarakat, termasuk para stakeholders di Medan agar ikut peduli dan menyisihkan sebagian rezekinya guna membantu puluhan kepala keluarga korban bencana alam Nias tersebut.

”Mari tingkatkan rasa kepedulian dan empati kita kepada sesama. Yakinlah rezeki yang kita sumbangkan itu tidak akan membuat kita kekurangan, tetapi justru semakin bertambah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua YSKI Anita mengungkapkan, sebagian besar eks korban gempa dan tsunami Nias yang bermukim di Medan saat ini hidup di bawah garis kemiskinan.

Meski ada sebagian warga asal Nias itu yang bekerja di Medan, tetapi penghasilan mereka masih jauh di bawah standar hidup layak.

“Mencermati kondisi inilah kami berinisiatif bersama Pemko Medan menyalurkan bantuan kepada eks korban bencana alam itu,” ucap Anita seraya menambahkan bahwa pemberian bantuan kemanusiaan itu dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional Tahun 2017. (LMC-04)




Dewan Desak Walikota Terbitkan Perwal Penertiban Bangunan

Pembangunan proyek super blok Podomoro Deli City di Jalan Putri Hijau Medan. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 30/7 (Lintasmedan) Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Sahat Simbolon, mendesak Walikota Medan untuk segera menerbitkan Perwal soal penertiban bangunan di Kota Medan. Pasalnya, pasca peralihan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengawasan dan penertiban bangunan yang sebelumnya di Dinas TRTB ke Satpol PP, hingga kini belum jelas yang seharusnya diatur dalam Perwal.

Akibatnya, saat ini bangunan menyalah makin menjamur di Kota Medan, karena ketidakjelasan SKPD yang berhak menertibkannya.

“Kondisi ini sudah berlangsung satu tahun. Jadi, diperkirakan sekitaran miliaran rupiah kebocoran PAD dari retribusi bangunan, ” ujar Sahat Simbolon kepada wartawan, Minggu (30/7/2017).

Dikatakan politisi Gerindra ini, ada kesan Walikota Medan sengaja memperlambat penerbitan Perwal. Sehingga para developer leluasa mendirikan bangunan tanpa izin. “Ini kan sangat merugikan PAD Pemko Medan serta merusak estetika kota Medan, ” tandas Sahat.

Sahat mengingatkan Walikota Medan agar memaksimalkan peningkatan PAD dari sektor retribusi izin bangunan. Bahkan jangan sampai ada tudingan Pemko Medan dikendalikan pengusaha soal pendirian bangunan di kota Medan.

Seperti diketahui, dari pengamatan wartawan akhir akhir ini dilapangan, banyak bangunan melanggar izin berdiri hampir setiap sudut kota Medan. Seluruh proses pembangunan mulus berjalan tanpa ada penindakan.

Menyikapi hal itu, Sahat menuding kebocoran PAD daei retribusi izin bangunan mencapai miliaran rupiah. Selain itu juga merusak estetika kota. Untuk itu Walikota patut harus menyikapi dengan serius. Sehingga kota Medan dapat tertata dengan baik. (LMC/rel)




Kapolda Sumut: Bekerjalah dengan Hati

Kapolda Sumut Irjen Pol. Paulus Waterpauw (kiri) menyalami personel Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Humbahas, Sabtu (29/7). (Foto: LintasMedan/ist)

Humbahas, 29/7 (LintasMedan) – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Paulus Waterpauw saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) mengajak seluruh polisi di wilayah itu agar senantiasa bekerja dengan hati dalam memberi pelayanan maksimal ke masyarakat.

“Bekerjalah dengan hati, hargai lebih dulu orang lain, selalu mengucap syukur, jangan mengeluh, peka terhadap harapan-harapan masyarakat dengan cara memperbanyak turun ke lapangan,” katanya, saat memberi arahan kepada jajaran Polres Humbahas, Sabtu.

Mengedepankan sikap humanis dalam menjalankan tugas kepolisian itu, menurut dia, bertujuan agar hasilnya bisa lebih baik dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, ia juga minta segenap jajaran Polri di Humbahas agar senantiasa menjalin silaturrahmi dengan masyarakat, sehingga tercipta suasana Kamtibmas yang aman dan terkendali

Pada kesempatan tersebut, Kapolda berpesan ke jajaran Polres Humbahas untuk bekerja secara profesional, meningkatkan kualitas kerja, serta terus memupuk kepercayaan masyarakat terhadap institusi polisi.

Kapolda mengapresiasi kekompakan dan kinerja jajaran Polres Humbahas dinilai dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibnas) di daerah itu selama ini berjalan kondusif.

Pada bagian lain, Kapolda Sumut menyampaikan commander wish atau harapan dari pimpinan Polri yang pada intinya belum ada perubahan.

“Kita tinggal melaksanakan apa yang menjadi direktif Presiden, Commander Wish Kapolri, dan kebijakan Kapolda Sumut sebelumnya serta harapan masyarakat atas pelayanan Polri,” ucap dia.

Disela-sela memberikan arahan, Kapolda Sumut memperkenalkan diri dan keluarganya.

“Istri saya boru Pasaribu, sehingga saya diberikan marga Pakpahan nomor 18 dan kampung kami berada di Desa Sioma Oma,” kata jenderal berbintang dua tersebut yang direspon dengan tepuk tangan meriah oleh seluruh personel Polres. (LMC-04)




PSMS U-17 Juara Piala Suratin Sumut

Para pemain dan pengurus PSMS merayakan kemenangan setelah berhasil menjuarai kompetisi U-17 Wilayah Sumut tahun 2017, di Stadion Teladan Medan, Sabtu (29/7). Di pertandingan final, PSMS menang 4-3 atas Patriot Dispora Sumut lewat tendangan adu penalti. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 28/7 (LintasMedan) – PSMS Medan U-17 keluar sebagai juara pada kompetisi sepak bola Liga Remaja Piala Suratin wilayah Sumatera Utara (Sumut) tahun 2017 setelah mengalahkan Patriot Dispora Sumut melalui drama adu penalti dengan skor 4-3, di Stadion Teladan Medan, Sabtu.

Laga final PSMS U-17 melawan Patriot Dispora Sumut hampir sepanjang pertandingan berlangsung dalam tempo cepat dan saling serang.

PSMS lebih dulu unggul 1-0 melalui tendangan penalti Randika di Medan ke 25, setelah salah seorang pemain belakang Patriot handsball di area kotak penalti.

Enam menit menjelang pertandingan babak pertama berakhir, Patriot berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan Irfansyah.

Hingga babak kedua berakhir, kedua tim bermain imbang 1-1 sehingga harus dilanjutkan dengan babak adu penalti, setelah menjalani tambahan waktu 2 x 15 menit.

Atas keberhasilan itu, PSMS U-17 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp6 juta dan berhak mewakili Sumut ke putaran berikutnya untuk wilayah Sumatera bagian Utara (Sumbagut).

Pelatih PSMS U-17 Dasrul Bahri mengaku puas atas penampilan anak asuahannya di pertandingan final melawan Patriot Dispora Sumut.

“Mental bertanding anak-anak di partai final ini sangat bagus. Saya pikir itu kunci kemenangan kami. Pemain berhasil keluar dari tekanan,” ucap dia.

Sementara pelatih Patriot Dispora Sumut Hendri Dinal mengaku sudah puas dengan penampilan anak asuhnya, meski gagal menyabet juara.

“Perjuangan anak-anak sudah bagus. Mereka sudah sampai sini sudah hebat,” ujarnya.Sebaga

Sebagaimana diketahui, PSMS Medan U-17 melangkah ke final setelah mengalahkan PSK USU pada laga pertama semifinal, Rabu (26/7).

Sedangkan keesokan harinya pada laga kedua semifinal, Patriot Dispora Sumutu berhasil mengatasi perlawanan PSDS Deli Serdang. (LMC-02)




Medan Juara Bulutangkis Pelajar Piala Gubernur Sumut

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Baharuddin Siagian (keempat kiri, tengah)  bersama para atlet peraih medali Kejuaraan Bulutangkis Piala Gubernur Sumut 2017 yang berakhir di GOR Bulutangkis Jalan Willem Iskandar, Meda Estate, Sabtu (29/7). (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 29/7 (LintasMedan) – Kontingen Kota Medan menjadi juara umum Kejuaraan Bulutangkis Piala Gubernur Sumatera Utara (Sumut) tahun 2017 yang digelar di GOR PBSI Jalan Willem Iskandar Medan, 26-20 Juli.

Pada perhelatan yang diikuti sekitar 300 atlet dari 15 kabupaten/kota tersebut, Medan tampil sebagai juara umum setelah berhasil menyabet dua medali emas, dua perak dan lima perunggu.

Sementara itu, kontingen Kabupaten Deli Serdang berada di posisi dengan meraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu disusul Kota Pematang Siantar 1 emas, Asahan 1 perak dan Tebing Tinggi 2 perunggu.

Atlet peraih medali emas dari kontingen Medan Tri Intan, mengaku medali emas yang diraihnya tidak terlepas dari kerja keras dan latihan intensif yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir.

“Hanya saja memang saya tidak boleh berpuas diri dan harus terus berlatih, karena ke depan saya akan nengikuti event Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN),” ujar dia.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Baharuddin Siagian pada acara penutupan event tersebut, mengatakan bahwa momentum kejuaraan bulutangkis ini juga menjadi sarana untuk menginventarisir potensial atlet usia muda dalam rangka meraih prestasi di masa depan.

“Ajang ini juga menjadi wahana tepat bagi atlet pelajar untuk membuktikan kemampuan dan meraih prestasi,” ujarnya.

Dikatakan Baharuddin, penyelengaraan kejuaraan bulutangkis tingkat pelajar ini diharapkan dapat menjadi muara pengembangan bakat dan minat murid dan siswa di bidang olahraga.

Mereka diharapkan bisa berprestasi maksimal sambil mengembangkan kepribadian positif seperti sportivitas dan semangat pantang menyerah.

“Kami berharap para peserta yang baru saja selesai mengikuti kejuaraan bulutangkis Piala Gubernur Sumut ini tetap semangatm, terus berlatih dan menjadikan event ini sebagai salah satu momentum untuk mengevaluasi kemampuan,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan kepada para pelajar agar senantiasa menjauhi narkotika karena akan membawa penderitaan seumur hidup dan bahkan kematian, sebagaimana pesan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

Selain merugikan secara ekonomi, katanya, narkotika juga memicu berbagai penyakit, menurunkan produktifitas, menghancurkan rumah tangga hingga merenggut nyawa para pecandunya. (LMC-02)




Wakil Walikota Medan Buka Pameran Buku dan Gebyar Minat Baca