Home / Sumut / IKAPTK Diminta Terus Berkontribusi Majukan Sumut

IKAPTK Diminta Terus Berkontribusi Majukan Sumut

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi  (kelima kanan) foto bersama pengurus dan anggota Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Sumut periode 2017-2020 yang diketuai Arsyad Lubis (keempat kanan), di Medan, Kamis (20/7). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 20/7 (LintasMedan) – Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diminta untuk terus berkontribusi dan berperan aktif memajukan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

“Berikan sumbangsih pemikiran secara maksimal terhadap jalannya tata kelola pemerintahan dan pembangunan di daerah ini (Sumut),” kata Ketua Umum DPN IKAPTK Reydonnyzar Moenek pada acara pelantikan Dewan Pengurus Provinsi DPP (IKAPTK) Sumut periode 2017-2020 yang diketuai Arsyad Lubis, di Medan, Kamis.

Reydonnyzar menjelaskan, tujuan dibentuknya IKAPTK selain sebagai wahana silaturahmi, juga berbagi pengetahuan, informasi dan pengalaman, yang sangat positif untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“IKAPTK merupakan oraganisasi non-profesi yang tujuannya sebagai wadah berkumpulnya alumni kepamongprajaan untuk berbagi informasi dan pengalaman dalam rangka meningkatkan diri untuk mendukung pemerintahan daerah masing-masing tempat mereka bertugas,” paparnya.

Potensi yang dimiliki para alumni lulusan perguruan tinggi kedinasan yang kini bernama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tersebut, lanjutnya, sangat dibutuhkan dalam mendorong kelancaran pemerintahan.

Saat ini, menurut dia, tugas pejabat negara adalah memberikan pelayanan kepada rakyat, bukan lagi dilayani masyarakat.

Lebih lanjut ia memaparkan, IPDN kini memiliki sembilan kampus yang terdiri dari 7.000 lebih dan 50 ribu alumni tersebar di seluruh Indonesia.

Sedangkan kampus IPDN saat ini berada, antara lain di Cilandak, Baso (Sumbar), Kaltim, Sulut, Sulsel, Papua dan NTT.

“Kedepan, IPDN juga akan dibuka di daerah, antara lain di Rokan Hilir, Riau dan Pekanbaru,” ujar Reydonnyzar.

Dalam acara yang dirangkai dengan halal bihalal tersebut, ia menambahkan, Kementerian Dalam Negeri telah menggagas untuk menyelenggarakan pendidikan profesi kepamongprajaan bagi aparatur pemerintah yang belum dibekali ilmu pemerintahan.

Mereka akan dididik di kampus IPDN selama sembilan bulan.

“Saat ini sekitar 58 persen camat di Indonesia belum memiliki latar belakang ilmu pemerintahan,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumut dalam sambutannya berharap kepada para pamong, baik yang baru tamat maupun yang senior harus bisa memberikan sesuatu yang berdasarkan aturan.

“Kami sangat berterimakasih atas peran IKAPTK Sumut selama ini, sehingga roda pemerintahan di Sumut dapat berjalan baik. Kami juga berharap dengan peran IKAPTK Sumut, Pemprov Sumut akan menjadi pemerintahan yang lebih baik lagi di masa mendatang,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD IKAPTK Sumut terpilih Arsyad Lubis mengatakan, organisasi yang dipimpinnya siap mendukung kebijakan Pemprov Sumut dibawah kepemimpinan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

“Kami juga berpesan kepada para bupati/walikota agar dapat memberdayakan para alumni dari Pendidikan Tinggi Kepamonganprajaan yang ada di daerah masing-masing. Sehingga dapat mendukung setiap program pemerintahan, pembangunan maupun kegiatan kemasyarakatan,” ucap Arsyad yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sumut. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top