Home / Headline / Penertiban Pedagang Jalan Bulan Medan Ricuh

Penertiban Pedagang Jalan Bulan Medan Ricuh

Sejumlah pedagang memblokir sebagian ruas jalan dengan cara membakar ban dan keranjang bambu saat petugas tim gabungan hendak menertibkan lapak dan kios darurat di Jalan Bulan Medan, Selasa (25/7). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 25/7 (LintasMedan) – Penertiban lapak dan kios pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Bulan Medan oleh petugas tim gabungan penegak Perda, Selasa (25/7), berlangsung ricuh dan mengakibat empat orang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) terluka.

Kericuhan bermula karena ratusan pedagang menolak lapak dan kios mereka dikosongkan dan selanjutnya direlokasi ke beberapa pasar tradisional di Medan.

Para pedagang mengamuk, melakukan pemblokiran dengan membakar ban di tengah badan jalan serta melempari petugas tim gabungan dengan batu, kayu dan botol.

Di tengah suasana yang mulai memanas itu, Kepala Satpol-PP Kota Medan M.Sofyan masih memberi kesempatan waktu selama 20 menit agar seluruh pedagang mengosongkan kios mereka sendiri.

Namun peringatan tersebut tidak digubris, malah para pedagang membalasnya dengan kata-kata kasar dan caci maki.

Tim gabungan kemudian melakukan pendekatan persuasif dan bersedia membantu pedagang untuk mengosongkan sekaligus memindahkan barang dagangan mereka.

Sebagai pedagang akhirnya pasrah dan mengosongkan kios penampungan sementara korban kebakaran Pasar Mercu Buana itu, tetapi sebagian besar pedagang lainnya masih berusaha bertahan.

Setelah tengat waktu 20 menit, Sofyan memerintah tim gabungan memulai penertiban.

Petugas Satpol PP yang mengenakan tameng maupun yang tidak mengenakan tameng selanjutnya merangsek maju diikuti dengan alat berat di belakang mereka.

Selanjutnya, tim gabungan dan alat berat merobohkan seluruh kios , meski masih mendapat perlawanan dari sejumlah pedagang.

Dalam peristiwa itu, empat petugas Satpol PP harus dilarikan ke RSUD Dr Pirngadi Medan karena mengalami luka serius di bagian pelipis dan tangan.

Meski demikian penertiban terus berlanjut, dibantu tiga unit alat berat dan satu unit mobil crane milik Dinas Pekerjaan Umum, tim gabungan berhasil merubuhkan sebanyak 386 kios yang telah belasan tahun dijadikan lapak berjualan di Jalan Bulan tersebut.

Usai melakukan penertiban, tim gabungan akan terus melakukan pengawasan selama tiga hari di lokasi tersebut guna mencegah para pedagang berjualan kembali.

“Dalam tiga hari ini, kita targetkan seluruh kios penampungan harus bersih. Setelah itu, satuan perangkat kerja daerah terkait akan melakukan penataan,” ucap Sofyan.

Ia berharap para pedagang yang selama ini berjualan di kios penampungan Jalan Bulan dapat berjualan di sejumlah pasar tradisionil milik Pemko Medan, diantaranya Pasar Induk Laucih, Pasar Sentral, Pasar Sentosa dan Pasar Halat.

“Jika pedagang tidak berkenan, mereka dapat mengusulkan kepada PD Pasar untuk mendapatkan tempat di pasar lainnya yang dikehendaki di Kota Medan,” tambahnya. (LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top