Home / Bisnis / Konsultan UE Kagumi Unit Pengolahan Ikan Aquafarm di Sergai

Konsultan UE Kagumi Unit Pengolahan Ikan Aquafarm di Sergai

Bupati Serdang Bedagai Soekirman (kedua kanan) saat meninjau pusat pembenihan ikan nila milik PT Aquafarm Nusantara di di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, baru-baru ini. (Foto: LintasMedan/ist),

Medan, 10/8 (LintasMedan) – Konsultan Uni Eropa (UE) Andreas mengagumi kebijakan investasi yang dilakukan PT Aquafarm Nusantara mengembangkan unit pengolahan ikan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Pernyataan tersebut diungkapkan Andreas ketika bersama Bupati Sergai Soekirman mengunjungi unit pengolahan ikan milik PT Aquafarm Nusantara di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, pada 10 Agustus 2017.

Andreas setelah melakukan peninjauan ke area unit pengolahan ikan nila itu, berkesimpulan bahwa kawasan pesisir Kabupaten Sergai cukup potensial untuk pengembangan usaha perikanan, termasuk usaha pembenihan ikan nila seperti yang dilakukan PT Aquafarm Nusantara.

Karena itu, menurut dia, pengembangan investasi yang dilakukan PT Aquafarm Nusantara di Sergai merupakan sebuah kebijakan inovatif dan tepat, sehingga adalah wajar jika wilayah itu dijadikan salah satu lokasi yang menarik bagi calon investor yang berminat mengembangkan usaha perikanan.

“Potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang terdapat di wilayah Serdang Bedagai ini akan saya promosikan ke Eropa, sehingga diharapkan dapat menarik minat investor untuk menanamkan modal di daerah ini,” ujarnya.

Apalagi, menurut Andreas, ikan nila hasil pembesaran yang dilakukan di perairan Danau Toba selama ini telah menembus pasar Eropa dan Amerika.

Sebelumnya, Bupati Sergai Soekirman mengakui bahwa unit usaha pengolahan ikan milik PT Aquafarm Nusantara yang dioperasikan di Sergai sejak tahun 1997, hingga saat ini ikut memberi kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

“Keberadaan PT Aquafarm Nusantara di daerah ini merupakan suatu keberuntungan bagi masyarakat Sergai. Perusahaan ini selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, juga melibatkan masyarakat pesisir dalam hal pengembangan kegiatan budidaya serta pengolahan ikan nila,” ujar Bupati.

Soekirman berpendapat, kegiatan usaha pembesaran ikan nila yang selama ini dilakukan PT Aquafarm Nusantara di Danau Toba dapat disinergikan dengan program Pemerintah pusat.

Apalagi, lanjut dia, Presiden Jokowi telah membentuk Badan Otorita Danau Toba (BODT) untuk mewujudkan Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata internasional di Indonesia sehingga menjadikan kawasan wisata itu akan semakin banyak dikunjungi wisatawan domestik dan manca negara.

Soekirman menambahkan, Sergai termasuk salah satu kabupaten di Sumut yang potensial untuk pengembangan investasi karena didukung sumber daya alam cukup besar dan secara geografis letaknya strategis karena berhadapan langsung dengan perairan Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran internasional.

Selain itu, di wilayah ini juga banyak lokasi yang potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata bahari maupun wisata agro.

“Jika potensi wisata agro dan wisata pantai ini dikembangkan dan ditata secara lebih baik, tentunya akan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan untuk singgah terlebih dahulu ke Serdang Bedagai sebelum ke Danau Toba,” ucap dia.

Pada kesempatan itu, Director Head of Corporate Affair PT Aquafarm Nusantara Rudi Hertanto menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bupati Sergai dan konsultan UE Andreas ke unit pengolahan ikan di Desa Naga Kisar.

Diakuinya, Pemerintah Kabupaten dan Bupati Sergai selama ini banyak memberi dukungan dan kemudahan kepada PT Aquafarm Nsantara dalam melakukan kegiatan usaha pembenihan ikan nila.

Bahkan, kata Rudi, Bupati Sergai Soekirman juga ikut merasa gelisah dan memberi perhatian serius ketika aktivitas usaha PT Aquafarm Nusantara di kawasan Danau Toba diterpa isu seputar lingkungan hidup.

“Semoga kunjungan Pak Bupati dan Pak Andreas selaku konsultan Uni Eropa dapat memberikan hal positif, baik untuk Kabupaten Serdang Bedagai maupun PT Aquafarm Nusantara,” ujarnya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top