Home / Headline / Legislator Pertanyakan Makna Porkot Medan

Legislator Pertanyakan Makna Porkot Medan

Sebuah baliho berukuran besar bertuliskan ucapan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Pekan Olahraga Kota (Porkot) IX/2017, terpampang di salah satu pojok jalan raya di Kota Medan (Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 10/9 (LintasMedan) – Sekretraris Fraksi PPP DPRD Kota Medan, Irsal Fikri mempertanyakan makna penyelenggaraan Pekan Olahraga Kota (Porkot) yang rutin setiap tahun digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat.

“Kami tidak melihat ada sesuatu yang baru dari penyelenggaraan Porkot Medan. Sementara dana yang digelontorkan untuk kegiatan tersebut dipastikan tidak sedikit,” katanya kepada LintasMedan.com di Medan, Minggu.

Bahkan, anggota Komisi B DPRD Kota Medan ini mengamati tidak ada prestasi atlet yang menggembirakan dari perhelatan olahraga ini.

Penyelenggaraan Porkot, menurut dia, terkesan hanya menghabiskan anggaran dengan menyusun sejumlah kegiatan bernuansa seremonial.

Hal itu terlihat, dengan ramainya baleho dan spanduk yang tersebar di penjuru Kota Medan dan dipastikan menghabiskan biaya yang bersumber dari APBD.

Selain itu, ia mensinyalir para atlet yang tampil dalam Porkot 2017 tidak benar-benar mewakili masing-masing kontingen seluruh kecamatan di Kota Medan.

Dia juga meragukan efektifitas penyelenggaraan Porkot mampu menghasilkan bibit-bibit atlet baru yang berbakat, karena sebagian besar atlet yang ikut kegiatan ini didominasi wajah-wajah lama.

“Seharusnya Porkot Medan bisa menghasilkan regenerasi atlet dari sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan. Saya tidak melihat ada atlet pendatang baru yang berkualitas dihasilkan dari Porkot Medan,” tegasnya.

Jika KONI Medan merasa bangga dengan prestasi atlet dari cabang olahraga Wushu, lanjutnya, keberhasilan itu semata-mata atas program pembinaan berkelanjutan Pengprov Wushu Sumut di bawah asuhan pelatih Master Supandi Kusuma yang selama ini dikenal tanpa pamrih membina para atlet cabang olahraga tersebut.

Karena itu, kata Irsal, pihaknya segera membahas dan mengevaluasi kinerja program pembinaan dan pengelolaan anggaran yang selama ini dilaksanakan oleh KONI Medan di bawah kepemimpinan Eddy Sibarani.

Apabila dari hasil pembahasan ini disimpulkan bahwa penyelenggaraan Porkot yang digelar KONI Medan tidak tepat sasaran, Fraksi PPP berjanji akan mengeluarkan beberapa rekomendasi untuk selanujutnya dibahas dalam rapat badan anggaran DPRD setempat.

“Salah satu rekomendasi yang akan kami sampaikan, ¬†yakni anggaran KONI Medan supaya dikurangi,” ujarnya seraya mengatakan bahwa selama ini anggaran KONI Medan dari tahun ke tahun terus bertambah.

Sebagaimana diketahui KONI Medan kembali menggelar Porkot 2017 yang dibuka Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri di Stadion Teladan Medan, Sabtu (9/9). (LMC-01)

 

 

 

 

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top