Home / Medan / Pemko Medan-YSKI Salurkan 12 Kaki Palsu

Pemko Medan-YSKI Salurkan 12 Kaki Palsu

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kiri) memasangkan kaki palsu kepada salah seorang penyandang cacat, di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan, Rabu (20/9). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 20/9 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan bekerja sama dengan Yayasan Surya Kebenaran Indonesia (YSKI) dan rumah sakit umum (RSU) Royal Prima menyalurkan 12 pasang kaki dan tangan palsu kepada penyandang disabilitas yang mengalami cacat kaki.

“Semoga dengan dengan bantuan ini dapat menumbuhkan kembali rasa percaya diri para penyandang cacat,” kata Walikota Medan, H.T Dzulmi Eldin, disela acara penyerahan bantuan kaki dan tangan palsu tersebut, di RSU Royal Prima Medan, Rabu (20/9).

Penyerahan kaki dan tangan palsu itu turut disaksikan Ketua YSKI, Annita, Komisaris Utama PT. Royal Prima, DR. dr. Nyoman E.Lichster, AIF M, M.Kes, Direktur Utama PT. Royal Prima, Tommy Leonard, dan Direktur Utama RSU Royal Prima Medan, Ali Nafiah Nasution.

Walikota mengungkapkan bahwa Pemko Medan bekerja sama dengan berbagai institusi dan donatur akan terus berupaya untuk meningkatkan fasilitas para penyandang cacat melalui program-program yang mampu menyejahterakan.

Ia mengakui, Pemko Medan belum mampu memenuhi kebutuhan terhadap kaki dan tangan palsu, karena harganya yang masih relatif tinggi dan sebagian bahan bakunya impor.

Padahal kebutuhan akan alat bantu prostetik ini makin meningkat seiring banyaknya angka kecelakaan, kondisi bawaan serta berbagai penyakit yang membuat seseorang harus menggunakan alat bantu prostetik.

Sementara, sebagian besar penyandang disabilitas masih harus dibantu agar mereka dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari.

Karena itu, lanjut Eldin, perhatian dari Pemerintah dan para pemangku kepentingan (stakehokders) sangat diperlukan dalam membantu para penyandang disabilitas ini.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita lakukan, ini menjadi tugas kita bersama untuk mendukung dan mewujudkan kondisi ideal yang ramah bagi para penyandang disabilitas tersebut.” tuturnya.

Untuk itu, Walikota berharap semakin tumbuh kesadaran di kalangan masyarakat Kota Medan untuk secara bertahap mulai memikirkan berbagai fasilitas khusus disabilitas ini.

Sebab, ia meyakini para penyandang disabilitas bukan orang yang mengharapkan untuk dikasihani, melainkan hanya butuh diberikan kesempatan untuk dapat menunjukkan kualitas dan kapasitas diri mereka yang sebenarnya.

“Mudah-mudahan dengan penyerahan kaki dan tangan pengganti ini, para penerima mampu meningkatkan kualitas hidupnya sehingga mampu hidup lebih baik,” ujar Walikota.

Sebelumnya Ketua YSKI, Annita, mengatakan, sebelum kaki dan tangan palsu itu diserahkan kepada 12 orang penyandang disabilitas, telah dilakukan pengukuran.

Pihaknya juga dalam waktu yang tidak terlalu lama akan menyalurkan bantuan kaki dan tangan palsu kepada 13 orang penyandang disabiltas. (LMC-04)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top