Home / Pendidikan / Tiga Guru Besar Komunikasi Isi Pelatihan Metode Riset Kombinasi

Tiga Guru Besar Komunikasi Isi Pelatihan Metode Riset Kombinasi

Medan, 16/9 (LintasMedan) – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin, membuka Pelatihan Mix Method Research (Metode Riset Kombinasi) oleh tiga Guru Besar Ilmu Komunkasi digelar Magister Ilmu Komunikasi (MIKOM) FISIP USU, di Grandhika Hotel, Jumat .

Muryanto menyambut baik pelaksanaan PMMR yang dilaksanakan sebagai rangkaian Dies Natalis ke 37 FISIP USU pada tahun ini. “Pelatihan ini diharapkan bisa menjadi sumber peningkatan kompetensi kita dalam metodologi penelitian di bidang ilmu sosial dan ilmu komunikasi khususnya,” katanya.

Pelatihan ini diisi oleh tiga Guru Besar Ilmu Komunikasi, yakni Prof Dr Alo Liliweri (Univ Nusa Cendana Kupang), Prof Dr Burhan Bungin (Univ 17 Agustus 1945, Surabaya) dan Prof Lusiana Andriani, PhD, Lubis (Ketua Program MIKOM FISIP USU).

Menurutnya, metodologi penelitian kombinasi (mix method research) saat ini sudah menjadi tradisi yang terus berkembang dalam ranah akademik dunia. Dia mencontohkan dalam Ilmu Politik, menganggap kualitatif adalah metodologi paling paripurna untuk menjawab permasalahan.

“Tapi belakangan kuantitatif semakin sering digunakan, terutama dalam meneliti perilaku politik masyarakat. Makanya saya berpikir bahwa mix method adalah jalan tengah yang memaksimalkan hasil penelitian kita. Terimakasih juga untuk para Guru Besar Ilmu Komunikasi yang berkenan mengisi materi dalam kegiatan ini,” katanya.

Muryanto Amin menambahkan, dirinya berharap pelatihan ini bisa mendorong meningkatkan produktivitas penulisan karya ilmiah di FISIP USU. Kemudian karya itu dimasukkan ke jurnal internasional terindeks scopus. “Harus diakui, di USU, produktivitas jurnal internasional bidang ilmu sosial kalah dari produktivitas bidang ilmu eksakta,” bebernya.

Dengan pelatihan ini, kata dia, mahasiswa diharapkan bisa berkontribusi untuk peningkatan produktivitas penulisan jurnal internasional bagi FISIP USU. Tentunya, mahasiswa bisa berkerjasama dengan dosen yang membimbingnya. “Target saya di FISIP USU, tahun ini ada 10 karya ilmiah yang terbit di jurnal internasional terindeks scopus,” ungkapnya.

Syafruddin Pohan, MA, PhD, Sekretaris Magister Ilmu Komunikasi FISIP USU, yang juga Ketua Panitia kegiatan, menambahkan, kegiatan ini merupakan program yang diarahkan pada peningkatan kompetensi insan komunikasi. “Hal ini juga menjadi tindaklanjut dari capaian status akreditasi ‘A’ Magister Ilmu Komunikasi FISIP USU dari BAN-PT,” bebernya.

Dia menambahkan selain pelatihan Mix Method, MIKOM FISIP USU juga menjadi tuan rumah Pertemuan V Konsorsium Guru Besar Ilmu Komunikasi se-Indonesia, yang akan digelar Sabtu (16/9/2017). Selanjutnya, MIKOM FISIP USU juga akan menggelar studium general yang menghadirkan pembicara Prof Hafied Cangara (Univ Hasanuddin Makassar) dan Menteri Komunikasi dan Informatika.

Selain dari USU, pelatihan ini sendiri diikuti peserta mulai kalangan mahasiswa dan dosen dari sejumlah universitas di Sumatera Utara dan Aceh. Diantaranya peserta berasal dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Univ Muhamadiyah Sumatera Utara, Univ Dharmawangsa. (LMC/rel)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top