Home / Sumut / Aquafarm-Warga Samosir Reboisasi Lahan Kritis

Aquafarm-Warga Samosir Reboisasi Lahan Kritis

Head of Area Toba PT Aquafarm Banuara Sialagan menyerahkan bibit tanaman secara simbolis kepada seorang siswa SD di sela acara penandatangan kerja sama reboisasi antara PT Aquafarm Nusantara dengan Mangasa Sidabutar, seorang warga di Dusun III, Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Kamis (5/10). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 9/10 (LintasMedan) – PT Aquafarm Nusantara menjalin kerja sama dengan salah seorang kepala keluarga pemilik tanah seluas 1,5 hektar di Dusun III, Desa Tomok, Kabupaten Samosir Mangasa Sidabutar, untuk melakukan penanaman kembali pohon atau reboisasi di lahan kritis yang berlokasi di sekitar daerah tangkapan air Danau Toba tersebut.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani antara pihak PT Aquafarm Nusantara yang diwakili Pimpinan Humas dan CSR Afrizal dengan Mangasa Sidabutar selaku pemilik lahan, di Desa Tomok, pada Kamis (5/10) dan turut disaksikan Head of Area Toba PT Aquafarm Nusantara, Banuara Sialagan, unsur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama gereja Katholik serta puluhan masyarakat setempat.

“Kegiatan reboisasi bersama warga ini dimaksudkan dalam rangka rehabilitasi lahan kritis di sekitar daerah tangkapan air Danau Toba,” kata Afrizal, di Medan, Senin.

Hal ini, lanjutnya, juga sebagai komitmen PT Aquafarm Nusantara menindaklanjuti amanah dari Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang telah membuat nota kesepahaman tentang rehabilitasi lahan kritis pada daerah tangkapan air Danau Toba.

Jenis pohon yang ditanam di lahan milik warga itu umumnya tanaman buah, antara lain durian, alpokat, mangga dan komoditi perkebunan seperti pohon Asam Jawa.

Total pohon yang ditanam di lahan kritis itu direncanakan mencapai sekitar 500 batang.

“Semoga manfaat dari program kerja sama reboisasi ini dapat dirasakan oleh masyarakat sekaligus meningkatkan kepeduli segenap elemen masyarakat lainnya untuk ikut menjaga kelestarian Danau Toba,” ucap Afrizal.

Sebelumnya, Kepala Desa Tomok, Hotman Sidabutar mengapresiasi kerja sama di bidang reboisasi lahan kritis yang dilakukan antara PT Aquafarm Nusantara dengan Mangasa Sidabutar.

“Kami berharap kegiatan reboisasi ini membawa manfaat yang besar. Tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat lain sekitar Danau Toba,” ujarnya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top