Home / Medan / Kadispora Sumut : Keadilan Gender Penting Dalam Aktivitas Pembangunan

Kadispora Sumut : Keadilan Gender Penting Dalam Aktivitas Pembangunan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baharuddin Siagian bersama para peserta Sosialisasi dan Advokasi PUG (Pengarustamaan Gender) di Kalangan Generasi Muda tahun 2017 di Medan, Kamis (23/11) malam.(Foto:LintasMedan/Irma)

Medan, 24/11 (LintasMedan) – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, H Baharuddin Siagian mengatakan pengarustamaan gender atau disingkat PUG adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistimatis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan serta keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia yaitu rumah tangga, masyarakat, organisasi, dunia usaha, pemerintah dan negara.

“Strategi lain tetap mengacu kepada kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan dan program diberbagai bidang kehidupan dan pembangunan,” katanya pada acara Sosialisasi dan Advokasi PUG (Pengarustamaan Gender) di Kalangan Generasi Muda tahun 2017 di Hotel Saka Medan, kemarin.

Dalam penyelenggaraan pemerintah, kata dia keadilan gender sangat apenting dan harus direspon dalam setiap aktivitas pembangunan.

Hal ini dikarenakan gender merupakan salah satu tujuan utama pembangunan berkelanjutan (sustainable development) artinya semua laki-laki dan perempuan dapat dilibatkan secara optimal dalam peran pembangunan dengan mengedepankan prinsip-prinsip kesetaraan.

“Tentu saja kesetaraan gender ini tidak dimaksudkan untuk menjadikan perempuan lantas dapat bertindak dengan semau-maunya,” sebutnya.

Kesetaraan gender ini hanyalah merupakan solusi untuk mengakomodir keinginan perempuan yang ingin diperlakukan adil sehingga mampu berkembang dengan kualitas diri yang layak tanpa melupakan kodrat yang sesungguhnya.

Gender berawal dari tingkat keluarga dan kemudian meluas ke tingkat makro, seperti kualitas human development indeks (HDI) yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang terhambat, kualitas pendidikan yang rendah, kualitas kesehatan rendah, masalah sosiala yang tinggi dan sebagainya.

Sebelumnya Ketua Panitia, Henni Siswati dalam laporannya mengatakan pemberdayaan perempuan merupakan investasi yang mempunyai manfaat yang sangat tinggi. Memperkecil/menghilangkan kesenjangan gender (gender gap) yang terjadi diberbagai bidang pembangunan, baik pada tataran kebijakan, peraturan perundang-undangan, program maupun kegiatan.

Thema kegiatan sosialisasi dan Advokasi PUG (Pengarustamaan Gender) Dikalangan Generasi Muda adalah “Mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender di Berbagai Bidang Pembangunan Menuju Sumut Paten”.

Peserta kegiatan berasal dari kalangan generasi muda sebanyak 75 orang peserta siswa SMA/SMK, mahasiswa, OKP dan Remaja Mesjid/Gereja dengan ketentuan laki-laki/perempuan berusia antara 16 s/d 30 tahun berasal dari kabupaten/kota se Sumut. (LMC/rel)

 

 

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top