Home / Sports / KONI Sumut Apresiasi Pengabdian Johannes untuk Bulutangkis

KONI Sumut Apresiasi Pengabdian Johannes untuk Bulutangkis

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumut Johannes I.W (kiri) menyampaikan kata sambutan perpisahan, di Medan, Rabu (8/11). Johannes IW menyatakan mengundurkan diri dari PBSI Sumut setelah 21 tahun memimpin  induk organisasi olahraga bulutangkis tersebut. (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 8/11 (LintasMedan) – KONI Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi semangat pengabdian Johannes IW selama hampir lima periode memimpin Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Sumut.

“Pak Johannes merupakan salah satu sosok
yang sangat peduli serta rela berkorban tenaga, pikiran dan bahkan materi dalam melakukan pembinaan atlet demi memajukan prestasi bulutangkis Sumut,” kata Ketua Umum KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis, di Medan, Rabu.

Ia menyatakan hal tersebut pada acara perpisahan/pelepasan Johannes IW sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sumut setelah mengabdi selama 21 tahun di induk organisasi bulutangkis itu.

Dalam acara yang turut dihadiri mantan Ketua Umum PB PBSI periode 2012-2016 Jenderal (Purn) TNI Djoko Santoso tersebut, Jhon Ismadi menilai selama masa kepemimpinan Johannes IW, bulutangkis Sumut banyak merasakan perubahan yang lebih baik.

Beberapa catatan keberhasilan yang dilakukan pengurus PBSI Sumut di bawah kepemimpinan Johannes, antara lain juara umum bulutangkis Porwil Sumatera tahun 2015 di Provinsi Bangka Belitung.

Selain itu, sejumlah atlet muda binaan PBSI Sumut selama beberapa tahun terakhir telah pula berhasil mengukir prestasi di berbagai event berskala nasional dan internasional.

Pada kesempatan itu, Jhon Ismadi mengajak seluruh pihak untuk tetap bersatu demi peningkatan dan perkembangan bulutangkis Sumut kedepan.

Karena itu, pihaknya berharap kepengurusan PBSI Sumut periode berikutnya dapat dipimpin oleh sosok yang memiliki tekad dan komitmen pengabdian kuat untuk memajukan bulutangkis, seperti yang telah dilakukan pada masa kepengurusan sebelumnya di bawah kepimpinan Johannes IW.

“Sumut yang kini sedang berusaha mendapat kesempatan menjadi tuan rumah PON tahun 2024, sangat membutuhkan lebih banyak lagi sosok yang memiliki kepedulian yang tinggi dalam upaya memajukan prestasi olahraga,” ujar dia.

Sebelumnya, Johannes yang semula ditetapkan akan mengakhiri masa kepengurusannya sekitar lima bulan lagi, menyatakan keputusan melepas jabatan ketua Pengprov PBSI Sumut semata-mata atas keinginan sendiri, karena ingin memiliki banyak waktu bersama keluarga.

“Selama ini, porsi dan kualitas waktu saya untuk berkumpul bersama keluarga memang tergolong sangat sedikit, karena sibuk di kantor dan aktif di PBSI,” ujar pengusaha yang bergerak di bidang industri produk minuman itu.

Meski tidak duduk lagi duduk di struktur kepengurusan PBSI Sumut, ia berjanji akan berupaya mendukung setiap program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan prestasi atlet bukutangkis di daerah itu.

Diakuinya, untuk mencetak atlet bulutangkis yang handal, profesional dan berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Semuanya membutuhkan proses yang panjang dan kesiapan semua stakeholders olahraga, termasuk dukungan dari pemerintah dan sektor dunia usaha,” tuturnya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top