Home / Medan / Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Medan Dikukuhkan

Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Medan Dikukuhkan

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kiri) memberi ucapan selamat kepada para pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan periode 2017-2022 yang baru dikukuhkan, di Gelora Ball Room Hotel Madani Medan, Jumat (8/12). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 8/12 (LintasMedan) – Walikota Medan, H.T Dzulmi Eldin mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan periode 2017-2022 di Gelora Ball Room Hotel Madani Medan, Jumat (8/12).

“Kita berharap kepengurusan FKUB Kota Medan yang baru terus memantapkan harmoni sosial yang selama ini sudah terbangun dengan cukup baik melalui berbagai kegiatan dan sosialisasi lintas agama,” kata Walikota.

Ia mengemukakan, FKUB telah menjadi mitra penting Pemerintah Kota Medan dengan peran aktif mereka di bidang keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.

Para pengurus FKUB, lanjutnya, memiliki tanggung jawab yang strategis dalam pembinaan masyarakat menyangkut mental spiritual dan sosial kemasyarakatan.

Pelaksanaan tanggung jawab jajaran FKUB setempat secara konsisten, katanya, membuat semangat kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan hidup masyarakat senantiasa terjalin dengan erat dan harmonis.

Oleh karena itu, Eldin berharap para pengurus FKUB Kota Medan yang baru dikukuhkan itu melaksanakan amanah organisasi tersebut secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat luas.

“Syukur alhamdulillah, harmonis sosial di Kota Medan tetap terjaga dengan baik. Saya melihat peranan FKUB dalam mendukung terciptanya harmonisasi sosial sangat penting, termasuk terus mensosialisasikan budaya saling pengertian dan tenggang rasa di tengah kehidupan umat beragama di kota tercinta ini,” ucap Walikota.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Medan periode 2017-2022, Ilyas Halim mengemukakan pembentukan FKUB ini merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah bagi terpeliharanya kerukunan hidup antar warga negara yang plural.

Komitmen tersebut, menurut dia, merupakan salah satu syarat bagi kelanjutan pembangunan suatu masyarakat yang heterogen.

“Tentunya hal ini menjadi sesuatu yang krusial bila dikaitkan dengan visi pembangunan Medan, yakni menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera, dan religius,” ujar Ilyas.

Ia menambahkan, kerukunan tidak dapat dikembangkan hanya dengan pendekatan struktural, tetapi juga kultural, karena itu peran FKUB menjadi penting.

Karena itu, kata dia, FKUB Kota Medan berkomitmen menjaga kehidupan bersama masyarakat yang dilandasi semangat perdamaian dan kerukunan.

“Selain mengajak masyarakat menaati aturan soal kerukunan, FKUB juga harus bisa menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk memelihara kerukunan itu secara tulus, sesuai dengan visi menjadi cagar harmonitas kota metropolitan yang modern dan relijius,” tuturnya. (LMC-04)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top