Home / Sumut / Sumut Klaim Tanam 22 Juta Pohon Penghijauan

Sumut Klaim Tanam 22 Juta Pohon Penghijauan

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (kiri) meyerahkan secara simbolis bibit penghijauan kepada perwakilan kelompok masyarakat pada peringatan Hari Menanam Pohon Tahun 2017, di Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagei, Minggu (3/12). (Foto: LintasMedan/ist)

Serdang Bedagai, 3/12 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, saat ini mengklaim telah melaksanakan penanaman sebanyak 22 juta pohon kayu penghijauan dalam program satu miliar pohon di Indonesia.

“Dengan adanya pohon yang kita tanam ini, mudah-mudahan akan mengurangi bancana yang terjadi, seperti banjir dan longsor, karena pohon yang ada di atas (hulu) semakin gundul, dan ini yang juga menyebabkan terjadinya bencana. Sehingga perlu dihijaukan kembali,” kata Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, di Serdang Bedagai, Minggu.

Gubernur menyatakan hal itu pada peringatan Hari Menanam Pohon Tahun 2017 yang dilaksanakan di sepanjang pinggiran jalan tol Kualanamu-Sei Rampah, tepatnya di sekitar pintu gerbang Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagei.

Menurut dia, realisasi penanaman pohon tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemprov Sumut dalam menangani kerusakan hutan dan menjaga kelestarian hutan di daerah itu.

Karena itu, Erry mengajak segenap komponen masyarakat agar senantiasa mencintai gerakan penghijauan dengan menanam aneka jenis pohon keras.

Sebab, lanjutnya, gerakan penghijauan itu sangat bermanfaat dan menguntungkan bagi kelangsungan hidup manusia.

“Kita juga mengimbau pemerintah kabupaten/kota agar mengajak seluruh masyarakat di wilayahnya masing-masing untuk menggalakkan gerakan menanam 25 pohon selama hidup,” ujarnya.

Ia memperkirakan, jika penduduk Sumut yang saat ini jumlahnya mencapai sekitar 14 juta jiwa menanam 25 pohon, maka di provinsi ini ada 350 juta pohon ditanam.

Sebelumnya, Kadis Kehutanan Sumut, Harlen Purba mengemukakan bahwa Pemprov Sumut mendapat peringkat ketiga terbaik dalam hal program penghijauan Nasional.

Karena itu, Presiden RI Joko Widodo akan memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil melaksanakan gerakan penghijauan, pada 9 Desember 2017. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top