Home / Politik / Puluhan Simpul Relawan “Paten” Belum Alihkan Dukungan

Puluhan Simpul Relawan “Paten” Belum Alihkan Dukungan

Pimpinan pengurus organisasi relawan “Paten” memberi keterangan kepada pers di ‘Rumah Silaturahmi Tengku Erry Nuradi, di Medan, Jumat (12/1). (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 12/1 (LintasMedan) – Sedikitnya 20 simpul organisasi relawan bersandi PATEN yang selama ini mengatasnamakan pendukung Tengku Erry Nuradi, menyatakan belum menentukan sikap untuk mengalihkan dukungan kepada salah satu bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara (Sumut).

“Hingga saat ini kami belum ada membuat kesepakatan untuk mendukung salah satu pasangan bakal calon gubenur dan wakil gubernur Sumut untuk Pilkada 2018,” kata Ketua Barisan Muda Paten, Muhammad Ari Sugarna kepada pers, di Rumah Silaturahmi Paten Medan, Jumat.

Namun demikian, lanjutnya, tidak tertutup kemungkinan organisasi relawan Paten akan mengarahkan dukungan mereka ke salah satu dari tiga pasangan bakal cagub dan cawagub Sumut.

Sementara, kata dia, simpul-simpul pemenangan dari relawan Paten telah terbentuk di 33 kabupaten/kota di Sumut dan siap mememenangkan Tengku Erry Nuradi pada Pilkada yang dijadwalkan berlangsung 27 Juni 2018.

Ari mengklaim, total pengurus, relawan dan simpatisan organisasi dan komunitas pendukung Tengku Erry Nuradi di Sumut mencapai sebanyak dua juta orang.

Ia mengakui, pihaknya ikut merasa kecewa atas keputusan parpol-parpol yang sebelumnya telah siap mengusung Tengku Erry Nuradi maju dalam bursa Pilkada Sumut, tetapi menjelanga masa pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) justru mengalihkan dukungan ke bakal calon gubernur lain.

“Sikap parpol yang tidak konsisten dalam mendukung Tengku Erry Nuradi tersebut telah menggambarkan matinya demokrasi. Kami mencurigai ada skenario untuk menghalangi Tengku Erry Nuradi maju dalam Pilkada 2018,” ucapnya.

Dikatakan Ari, keputusan parpol-parpol membatalkan dukungan terhadap Erry Nuradi memang tidak bisa dicegah karena keputusan tersebut tidak bertentangan dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.

Mencermati realitas tersebu, kata dia, Erry Nuradi justru memilih bersikap lapang dada atau legowo dan memperlihatkan etika berpolitik secara santun kepada masyarakat Sumut.

“Pak Erry Nuradi adalah seorang negarawan dan dipastikan beliau tidak ingin massa simpatisan dan pendukungnya tidak menggunakan hak pilih atau golput pada Pilkada Sumut 2018,” ucap Ari. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top