Home / Bisnis / Aquafarm Latih Keluarga Nelayan Produksi Kerupuk Kulit Ikan Nila

Aquafarm Latih Keluarga Nelayan Produksi Kerupuk Kulit Ikan Nila

Para peserta foto bersama seusai mengikuti pelatihan pengolahan kerajinan makanan berbahan baku ikan nila yang diselenggarakan PT Aquafarm Nusantara bekerja sama dengan Koperasi Serba Usaha Muara Baimbai, di Desa Sei Nagalawan, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (20/3). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 22/3 (LintasMedan) – PT Aquafarm Nusantara bekerjasama dengan Koperasi Serba Usaha Muara Baimbai menggelar pelatihan tehnis pembuatan produk makanan ringan berupa kerupuk dari bahan dasar kulit ikan nila.

Menurut pimpinan PT Aquafar Nusantara, Afrizal di Medan, Kamis, program pelatihan yang berlangsung selama satu hari tersebut diikuti sejumlah anggota kelompok masyarakat nelayan di Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (20/3) lalu.

“Program pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat nelayan, khususnya ibu-ibu rumah tangga dalam membuat kerupuk berbahan baku kulit ikan nila,” tuturnya.

Kerupuk dari kulit ikan nila, menurut dia, memiliki nilai jual jauh lebih tinggi dibanding produk sejenis dari kulit ikan tongkol maupun ikan patin.

Melalui kegiatan pelatihan tersebut, Afrizal berharap, para peserta akan mampu menumbuhkan usaha baru dalam sektor pengolahan produk makanan ringan berbahan baku ikan nila.

“Pelatihan ini merupakan proyek percontohan atau pilot project yang pertama kita gelar di Serdang Bedagai,” ucapnya.

Afrizal menambahkan, PT Aquafarm selaku perusahaan yang bergerak di bidang perikanan air tawar terintegrasi juga berencana mengembangkan aneka produk makanan olahan berbasis ikan nila.

Sebelumnya, Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Muara Baimbai, Sutrisno mengakui bahwa pelatihan teknis pembuatan produk kerupuk dari bahan dasar ikan nila merupakan kegiatan yang sangat positif dalam upaya meningkatkan pendapatan kelompok masyarakat yang selama ini bergerak di sektor usaha tersebut.

“Pelatihan yang digagas PT Aquafarm Nusantara ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan sekaligus menambah pengetahuan kelompok masyarakat yang tergabung di KSU Muara Baimbai, khususnya dari kalangan perempuan nelayan tentang nilai gizi, manfaat ikan dan nilai tambah dari produk olahan ikan nila,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Pengolahan dan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Serdang Bedagai, Teruna Tarigan, menilai pelatihan kerajinan produk kerupuk dari bahan baku nila yang digagas PT Aquafarm tersebut dapat menumbuhkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan masyarakat di Desa Sei Nagalawan.

“Kami berharap program pelatihan ini menjadikan para peserta lebih kreatif dan kelak mampu menjadi wirausahawan mandiri,” katanya.

Terkait dengan program pelatihan yang digelar PT Aquafarm Nusantara bersama KSU Muara Baimbai,
Kepala Desa Sei Nagalawan Jafar Sidik Nasution, mengakui, kegiatan pelatihan ini cukup efektif meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayahnya.

“Kegiatan dan kerja sama kami dengan PT Aquafarm bukan merupakan hal yang baru. PT Aquafarm banyak memberi solusi dalam hal pemberdayaan ekonomi, ¬†termasuk kepada anggota KSU Muara Baimbai,” ujar dia. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top