Home / Medan / Brilian Moktar Reses Jemput Aspirasi Warga Medan

Brilian Moktar Reses Jemput Aspirasi Warga Medan

Anggota DPRD Provinsi Sumut Brilian Moktar (tengah) melakukan dialog dengan sejumlah warga dalam rangkaian melaksanakan reses di Kecamatan Medan Kota, Rabu (7/3). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 7/3 (LintasMedan) – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Brilian Moktar memanfaatkan momentum reses dengan menjemput aspirasi maupun keluhan sejumlah masyarakat ke beberapa kecamatan di Kota Medan.

“Tujuan reses ini selain dalam rangka mempererat tali silaturrahmi, juga menjemput aspirasi masyarakat,” katanya di sela melakukan reses di Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Rabu (7/2) malam.

Disebutkannya, kegiatan reses dilaksanakan di Kecamatan Kecamatan Medan Kota, Kecamatan Medan Area, Kecamatan Medan Perjuangan, dan Kecamatan Medan Timur.

Selama melaksanakan reses masa sidang pertama tahun 2018, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) itu mengaku banyak menerima keluhan masyarakat, di antaranya pencairan bantuan pangan nontunai (BPNT) yang diperkirakan sarat dengan masalah.

Dalam sesi dialog dengan warga Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, kata Brilian, beberapa kepala keluarga yang sebelumnya masuk dalam program keluarga harapan (PKH) mengeluhkan hanya satu kali memperoleh BPNT.

Padahal, lanjutnya, mereka mengaku masih membutuhkan paket bantuan yang disalurkan Pemerintah melalui Kementerian Sosial tersebut.

Menanggapi keluhan warga mengenai BPNT, Brilian meminta masyarakat yang merasa kecewa karena tidak lagi menerima BPNT agar membuat surat pernyataan dengan melampirkan salinan data identitas dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) bank penyalur BPNT.

“Tolong siapkan segera datanya. Saya akan bawa masalah ini ke Dinas Sosial Sumut,” katanya kepada warga penerima BPNT di Kecamatan Medan Perjuangan.

Sementara itu, Brilian saat melaksanakan reses di Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan mendengarkan keluhan warga mengenai tumpukan sampah yang sering menumpuk di dekat kantor lurah setempat.

Berdasarkan pengakuan warga, kata dia, petugas yang mengangkut sampah tidak secara rutin datang dan kalau datang juga tidak diangkut sampai bersih.

Tumpukan sampah yang menyebabkan bau tak sedap dan banyak lalat itu, membuat warga setempat merasa tidak nyaman dan khawatir menimbulkan penyakit.

Menyikapi hal itu, Brilian menyarankan kepada warga setempat agar membuat pengaduan secara tertulis dan selanjutnya disampaikan kepada Walikota Medan.

Momentum reses di beberapa kecamatan tersebut juga dimanfaatkan Brilian Moktar dengan menghadirkan sejumlah kader dan pengurus ranting PDI-P.

Ia berharap kader dan pengurus PDI-P di masing-masing kecamatan agar ikut berperan nyata dalam membantu meringankan beban dan persoalan yang dihadapi masyarakat, sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan memahami peraturan, kader PDI Perjuangan tidak perlu takut dalam membantu urusan masyarakat, termasuk ketika mengurus berbagai keperluan ke kantor pemerintah,” ujar dia. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top