Home / Bisnis / Kontribusi Pangan Sumut untuk Nasional 6,28 Persen

Kontribusi Pangan Sumut untuk Nasional 6,28 Persen

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (kedua kiri) menyerahkan bantuan sepeda motor kepada perwakilan tenaga harian lepas dan tenaga bantuan penyuluh pertanian (THL-TBPP), di Medan, Senin (19/3). Pada kesempatan itu, juga diresmikan aplikasi e-sumutpaten yang terintegrasi dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut ke seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut. (Foto: LintasMedan/ist)atera Utara.

Medan, 19/3 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Tengku Erry Nuradi, mengemukakan kontribusi pangan khususnya aspek produksi padi provinsi ini terhadap nasional sebesar 6,28 persen.

“Sumut berkontribusi 6,28 persen terhadap sasaran surplus beras nasional,” katanya pada acara penyerahan surat keputusan kontrak kepada Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Peyuluh Pertanian (THL-TBPP) se Provinsi Sumut tahun 2018 kepada 130 orang petugas lapangan, di Medan, Senin.

Disebutkannya, total produksi padi Sumut sepanjang tahun 2017 mencapai 5,09 juta ton atau surplus 1,7 juta ton dari kebutuhan yang diperhitungkan sebanyak 3,4 juta ton.

Volume produksi padi Sumut tahun 2017 tersebut meningkat dibandingkan tahun 2016 sebanyak 4,6 juta ton.

Selain padi, kata Gubernur, Sumut selama 2017 juga mengalami peningkatan produksi jagung 11.81 persen atau menjadi 1,74 juta ton , kedelai 7.767 ton (meningkat 53 persen) dan bawang merah meningkat 19,7 persen atau menjadi sebanyak 16.002 ton.

Menurutnya, peningkatan produksi pangan di Sumut tidak terlepas dari peran para penyuluh dan bantuan yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Sumut, antara lain benih, alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Hasil yang memuaskan tersebut, kata Erry, merupakan kebanggaan bagi Sumut karena dalam kurun waktu tiga tahun terakhir berhasil meningkatkan produksi pangan, yaitu 11 persen pada 2015, 13 persen pada 2016 dan 10,40 persen pada 2017.

“Capaian ini tertinggi sejak berdirinya Provinsi Sumatera Utara,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur berpesan kepada seluruh penyuluh pertanian khususnya THL-TBPP agar terus berupaya mendukung program peningkatan produksi pangan sekaligus memanfaatkan alsintan secara optimal dalam menumbuh kembangkan pertanian modern dan efisien.

“Tumbuhkan terus kelompok tani baru, karena masih banyak petani yang belum berhimpun serta membangun kemitraan, sesuai mottonya penyuluh sahabat petani,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Azhar Harahap menjelaskan bahwa produksi padi di seluruh Sumut selama 2017 meningkat rata-rata sekitar 0,5 ton dari tahun sebelumnya. Pada 2016, produksi padi Sumut hanya 4,6 juta ton.

“Dengan surplus ini, tentu kita kelebihan produksi dan kemudian dikirim ke daerah lain seperti ke provinsi Riau dan lainnya yang membutuhkan,” ujarnya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top