Home / Sports / Pordibya Beri Sabuk Hitam Kehormatan kepada Wakil Walikota Tebing Tinggi

Pordibya Beri Sabuk Hitam Kehormatan kepada Wakil Walikota Tebing Tinggi


Ketua Umum PB Inkatsu Pordibya Dahril Siregar (kedua kanan) disaksikan Ketua Pengurus Provinsi Pordibya Sumut Nezar Djoeli (kanan), menyerahkan surat keputusan gelar kehormatan Sabuk Hitam Kehormatan kepada Wakil Walikota Tebing Tinggi Oki Doni Siregar (kiri), di GOR Asber Nasution Tebing Tinggi, Minggu (4/3). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 4/3 (LintasMedan) – Pengurus Besar (PB) Inkatsu Pordibya memberi penghargaan berupa sabuk hitam (DAN) kehormatan kepada Wakil Walikota Tebing Tinggi, Oki Doni Siregar karena dinilai memiliki semangat dan perhatian terhadap olahraga bela diri karate, termasuk Inkatsu Pordibya.

Gelar sabuk kehormatan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PB Inkatsu Pordibya Dahril Siregar dalam rangkaian pelaksanaan gashuku ujian sabuk hitam Regional Sumatera tahun 2018, di GOR Asber Nasution Tebing Tinggi, Minggu.

“Terima kasih atas penghargaan kehormatan yang diberikan, semoga menjadi berkah,” kata Oki Doni Siregar seraya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta ujian sabuk hitam Pordibya Regional Sumatera.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi selama ini terus berupaya mendukung setiap penyelenggaraan kegiatan olahraga bela diri karate dalam upaya melahirkan bibit atlet berbakat.

“Penyelenggaraan Gashuku Pordibya di Tebing Tinggi juga sejalan dengan visi misi Pemko Tebing Tinggi untuk menjadikan kota ini sebagai salah kota “exibition”,” ujarnya.

Oki Doni berharap Pengurus Provinsi Inkatsu Pordibya Sumut dibawah kepemimpinan Nezar Djoeli dapat terus berkontribusi melahirkan atlet karate handal sekaligus mampu mengharimkan nama daerah itu di kancah nasional dan internasional.

“Selamat mengikuti Gashuku dan semoga berhasil naik tingkat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Inkatsu Pordibya Sumut, Nezar Djoeli mengatakan, Gashuku ini merupakan kegiatan yang pertama dilakukan di Tebing Tinggi.

“Kita memilih Tebing Tinggi, karena kota ini dikenal banyak menghasilkan karateka berprestasi. Melalui gashuku ini kita ingin menunjukkan bahwa Pordibya hadir ditengah-tengah masyarakat,” ujar Nezar yang juga anggota DPRD Sumut.

Khusus kepada seluruh peserta gashuku dan ujian sabuk hitam, ia berpesan agar senantiasa serius mengikuti seluruh tahapan kegiatan tersebut.

“Kami juga merasa bangga karena kegiatan ini turut dihadiri Dewan Guru Inkatsu Pordibya dari Jakarta,” ujar dia.

Dikatakan Nezar, Pordibya Sumut kini telah memiliki beberapa atlet andalan untuk mengikuti event nasional dan internasional.

Pada acara tersebut Nezar turut menyerahkan surat keputusan (SK) cabang khusus Perguruan Al Jami’atul Washliyah Tebing Tinggi.

“Saya berharap banyak sekolah-sekolah di Sumut khususnya di Tebing Tinggi yang menjadi cabang khusus,” ujarnya.

Hadir pada pada kesempatan tersebut, antara lain Sekretaris Inkatsu Pordibya Sumut, Fahroel Rozi, Ketua Dewan Guru Jaya Kirana dan para pengurus KONI dan Forki Tebing Tinggi.

Gashuku diikuti peserta, antara lain dari Aceh, Palembang, Pekan Baru, Riau dan Dojo PT Multimas Asahan Kuala Tanjung..

Sebelumnya, Ketua Umum PB Inkatsu Pordibya Dahril Siregar mengatakan bahwa pihaknya
telah mempersiapkan dana bagi atlet berprestasi untuk mengikuti pemusatan latihan di Eropa guna selanjutnya diterjunkan ke beberapa event internasional.

“Kepada peserta gashuku dan ujian sabuk hitam regional Sumatera, saya minta agar memanfaatkan momentum kegiatan ini juga persiapan mengikuti Kejuaraan Mandagria di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Dahril. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top